Jakarta, Itech- Saat ini, sebagian besar kondisi mutu perguruan tinggi (PT) dan program studi di Indonesia masih mengalami disparitas, masih terdapat jurang pemisah antara PT dengan mutu baik dan akreditasi baik dengan PT dengan akreditasi rendah. Padahal, budaya mutu penting ditumbuhkan, sebab mutu PT terkait erat dengan lulusan yang dihasilkan
“Mutu PT dan program studi di Indonesia saat ini belum pada kondisi yang ideal. Saat ini baru 50 PT dari 4.472 PT yang memiliki akreditasi A dan program studi terakreditasi A” ujar Direktur Penjaminan Mutu, Kemenristekdikti, Aris Junaidi di Jakarta, Jumat (5/5).
Aris mengatakan bahwa Kemenristekdikti telah membuat program terobosan untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia, salah satunya Program Asuh PT Unggul yang bertujuan untuk meningkatkan layanan, menumbuhkan budaya serta meningkatkan mutu prodi melalui penguatan sistem penjaminan mutu internal pada PT, yang dilaksanakan dengan program pengasuhan oleh PT unggul.
Diharapkan, PT yang sudah unggul akreditasinya dapat memberikan sharing best practice, dan bimbingan, sehingga pada PT yang masih berakreditasi C itu bisa terdorong dan terinspirasi yang akhirnya mampu melakukan praktek yang baik di PT masing-masing untuk meningkatkan akreditasinya.
Aris menambahkan bahwa semangat berbudaya mutu inilah yang harus dibangun. Aris berharap melalui program asuh ini, nantinya prodi yang dibimbing itu bisa mandiri, bisa meningkatkan dan lebih banyak membangun serta meningkatkan sistem dan implementasinya sehingga bisa terinspirasi pada PT yang sudah unggul di Indonesia. (red/ju)













