ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2025: Inovatif! Pestigo Hadirkan Systigo, Platform Digital Serba Ada Pengelolaan Hama

Busthomi
24 November 2025 | 12:24
rubrik: TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2025: Inovatif! Pestigo Hadirkan Systigo, Platform Digital Serba Ada Pengelolaan Hama
Share on FacebookShare on Twitter

PT Asa Panca Cipta Optima, yang lebih dikenal dengan merek Pestigo, menegaskan posisinya sebagai salah satu pelopor digitalisasi di industri pengelolaan hama (pest management) Indonesia melalui presentasi mereka dalam ajang TOP Digital Awards 2025 yang digelar secara daring pada Jumat (21/11/2025).

Dalam sesi tersebut, co-founder sekaligus Chief Marketing Officer Pestigo, Yurio Solarto, memaparkan bagaimana perusahaan yang baru berdiri tiga tahun ini berhasil melampaui standar operasional konvensional yang selama puluhan tahun mendominasi jasa pengendalian hama di dalam negeri.

Yurio hadir bersama Riscian Junaedi selaku IT Manager dan Nadia sebagai IT Staff yang membeberkan kinerja Pestigo dan keberhasilannya dalam menjalankan transformasi digital di Perusahaan.

Pestigo, yang berpusat di Bogor, Jawa Barat dan kini beroperasi di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, dan Makassar, menawarkan pendekatan yang lebih modern dibanding praktik “tukang semprot” yang lazim ditemui di industri ini.

Menurut Yurio, sebagian besar perusahaan sejenis masih bergantung pada formulir kertas, laporan manual, dan rekap Excel yang rentan kesalahan. “Kami tidak melihat diri kami sebagai penyemprot hama,” ujarnya di depan dewan juri. “Kami bergerak pada pengelolaan hama terpadu, dan itu hanya dapat efektif jika seluruh prosesnya ditopang sistem yang modern dan terintegrasi.”

Ditilik dari bisnis, kata dia, bisnis jasa pengelolaan hama adalah sebuah bisnis yang sangat menarik, khususnya di negara tropis seperti Indonesia yang keberadaan hama urban (perkotaan), seperti semut, lalat, kecoa, nyamuk, tikus, rayap dan hama-hama lainnya akan terus ada.

Seiring dengan kemajuan ekonomi dan bertumbuhnya kelas menengah dari tahun ke tahun dan didukung oleh regulasi pemerintah yang mewajibkan area komersial menggunakan jasa pengendalian hama, bisnis ini akan selalu berkembang selaras dengan terus bertambahnya jumlah perusahaan jasa pengendalian hama di Indonesia.

BACA JUGA:  Kazee Digital Indonesia Borong Dua Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2024

“Kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan hama, termasuk layanan pengendalian hama umum (pest control), pengendalian rayap (termite control), dan fumigasi, dengan brand yang dikenal sebagai Pestigo,” katanya.

Mengutamakan pengendalian hama dengan secara preventive, untuk hasil yang lebih maksimal dan ramah lingkungan, selain itu Pestigo juga selalu menerapkan IPM (Integrated Pest Management) atau Pengelolaan Hama Terpadu.

Ini adalah pendekatan pengendalian hama secara menyeluruh dan berkelanjutan dengan memadukan berbagai metode yang efektif, ramah lingkungan, dan aman bagi manusia serta non-target organisme.

Transformasi Digital
Lebih jauh ditegaskan Yurio, Pestigo terbilang berhasil dalam menjalankan proses transformasi digital yang diwujudkan melalui pengembangan sistem internal bernama Systigo. Ini adalah sebuah platform operasional menyeluruh yang dibangun sendiri oleh tim IT Pestigo di bawah koordinasi IT Manager Riscian Junaedi.

Systigo menggabungkan seluruh fungsi bisnis—mulai dari pemasaran, manajemen prospek, aktivitas sales, survei lapangan, pembuatan proposal, penjadwalan layanan, hingga pelaporan—ke dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung.

Integrasi end-to-end ini menjadikan Pestigo sebagai satu-satunya perusahaan pest control di Indonesia yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem digital internal secara lengkap.

Sebelum kehadiran Systigo, laporan operasional harian di setiap cabang harus disusun secara manual: teknisi mencatat pekerjaan di kertas, manajemen merekap di Excel panjang dan kompleks, dan data antar cabang harus dikumpulkan secara terpisah.

Kini, seluruh proses tersebut berlangsung otomatis dan real time. Setiap aktivitas teknisi direkam melalui service ticket digital, lengkap dengan foto bukti, catatan temuan, serta hasil analisa.

Laporan bulanan yang dulu harus dirangkai manual kini tersusun otomatis dalam bentuk grafik tren hama, analisa risiko, dan ringkasan temuan yang siap dibagikan kepada klien.

BACA JUGA:  Infinix Resmikan Kampung Gaming Pertama di Indonesia

Digitalisasi ini juga memberi nilai tambah bagi klien. Pestigo menyampaikan laporan layanan secara paperless, langsung terkirim ke berbagai pihak yang berkepentingan, seperti kepala store, manajer area, hingga housekeeping hotel.

Kecepatan dan ketepatan informasi inilah yang menurut Yurio menjadi pembeda utama Pestigo dibanding kompetitor.

“Saat klien menandatangani laporan di lapangan, laporan itu otomatis terkirim ke seluruh stakeholder. Tidak ada lagi kertas, tidak ada lagi data hilang,” katanya.

Dari sisi penjualan dan pemasaran, Systigo menyediakan dashboard dinamis yang menampilkan pergerakan lead dari digital marketing, proses sales dari tahap prospek hingga kontrak, serta performa penjualan secara keseluruhan.

Semua aktivitas terekam detail, memungkinkan manajemen mengambil keputusan berbasis data. Pestigo bahkan berencana menambahkan modul kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis penggunaan bahan kimia di lapangan, mendeteksi anomali, hingga memetakan potensi pasar berdasarkan lokasi pelanggan.

Fitur geospasial ini akan membantu perusahaan mengarahkan strategi pemasaran dengan lebih presisi.

Transformasi ini menjadi semakin menarik mengingat Pestigo merupakan perusahaan muda yang didirikan oleh tim berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri pest control. Setelah sebelumnya berkarya dan kemudian melepas perusahaan pertama mereka pada 2019, para pendiri kembali membangun Pestigo dengan visi baru yang lebih berorientasi teknologi.

Visi perusahaan adalah menjadi perusahaan pengelolaan hama terpandang di Indonesia, bukan sekadar terbesar. Filosofi ini diterjemahkan dalam komitmen untuk terus berinovasi, membangun SDM, menjaga integritas, serta memberikan pengalaman pelanggan yang unggul.

Tidak hanya fokus pada internal, ke depan Pestigo juga berencana membuka penggunaan Systigo bagi perusahaan pest control lain.

Yurio menegaskan bahwa digitalisasi tidak seharusnya menjadi keunggulan eksklusif, melainkan dapat memperbaiki kualitas industri secara keseluruhan.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: BAZNAS RI Tunjukkan Keunggulan Transformasi Digital yang Layak Ditiru

“Kami ingin industri ini naik kelas. Dengan sistem ini, perusahaan lain pun bisa lebih efisien dan profesional,” ujarnya.

Dengan digitalisasi yang terstruktur, inovatif, dan menyeluruh, Pestigo kini tampil sebagai salah satu representasi bagaimana sebuah industri tradisional dapat bertransformasi melalui teknologi.

Di tengah layanan yang mencakup wilayah dari Sabang hingga Merauke—termasuk penanganan hama-hama unik seperti ular, anjing liar, hingga monyet—Pestigo membuktikan bahwa teknologi bukan hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memengaruhi kualitas pengalaman pelanggan dan standar industri pengelolaan hama di Indonesia.

Editor: Fauzi

Tags: AIGenerative AIPestigoPT Asa Panca Cipta OptimaSystigoTop Digital Awards 2025Transformasi Digital
Previous Post

Manekraf Riefky Ungkap Peran Strategis Desain Grafis dalam Ekonomi Kreatif

Next Post

Terungkap, Botnet ‘Tsundere’ Disebut Targetkan Pengguna Windows

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NVIDIA RTX AI PC Day Back to School Campaign Sambangi UPH Lippo Karawaci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Cisco: Lebih dari 50% Serangan Siber di Indonesia Manfaatkan Teknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto