ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Riset: Ransomware Berbasis AI Jadi Ancaman Serius

Fauzi
29 December 2025 | 14:14
rubrik: Research
Riset: Ransomware Berbasis AI Jadi Ancaman Serius
Share on FacebookShare on Twitter

ESET Research mengeluarkan laporan terbaru ESET Threat Report H2 2025 yang mengungkap sejumlah temuan penting dan memicu alarm serius tengah meningkatnya kasus penipuan online, kebocoran data, dan ransomware yang menargetkan individu maupun bisnis.

Laporan tersebut antara lain mengungkap bahwa serangan siber berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) kini bukan lagi sekadar teori, melainkan sudah digunakan secara nyata oleh pelaku kejahatan digital.

Di dalam ESET Threat Report H2 2025, yang merangkum data periode Juni hingga November 2025, ESET mencatat kemunculan PromptLock, ransomware berbasis AI pertama yang diketahui mampu membuat skrip berbahaya secara dinamis. Hal ini menandai babak baru dunia kejahatan siber, di mana AI tidak hanya dipakai untuk menipu korban, tetapi juga untuk mengotomatisasi dan mempercepat serangan.

“Selama ini AI sudah digunakan untuk membuat konten phishing atau scam sehingga makin hari makin tampak menyakinkan. Namun kemunculan ransomware berbasis AI seperti PromptLock menunjukkan arah ancaman yang jauh lebih serius dan ini perlu menjadi alarm, terutama dalam menghadapi serangan siber di Indonesia,” kata Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group.

ESET juga menemukan bahwa modus penipuan investasi dan scam online terus berevolusi. Salah satunya adalah Nomani scam, yang mengalami peningkatan deteksi hingga 62 persen secara tahunan. Pelaku kini menggunakan deepfake berkualitas tinggi, situs phishing yang dibuat oleh AI, serta iklan digital yang berumur sangat singkat untuk menghindari pendeteksian.

Ransomware Meledak, Target Tak Lagi Hanya Perusahaan Besar
Ancaman ransomware juga menunjukkan peningkatan yang tajam. Menurut ESET, jumlah korban ransomware pada 2025 melampaui total sepanjang 2024 bahkan sebelum akhir tahun, dengan proyeksi kenaikan 40 persen year-on-year. Akira dan Qilin kini mendominasi model ransomware-as-a-service, sementara pendatang baru seperti Warlock membawa teknik pengelakan yang lebih canggih.

BACA JUGA:  Digital Competitiveness Index Indonesia Tahun 2023 Menunjukkan Transformasi Digital di Indonesia Berkembang Signifikan

Yang mengkhawatirkan, ransomware tidak hanya menyasar perusahaan besar. UKM, institusi pendidikan, layanan kesehatan, hingga individu menjadi target empuk, terutama yang belum memiliki sistem keamanan berlapis atau kebiasaan digital yang aman.

Ancaman NFC Melonjak, Ponsel Jadi Target Serius
Di sisi perangkat mobile, ESET mencatat lonjakan signifikan pada serangan berbasis Near Field Communication (NFC), dengan peningkatan deteksi hingga 87 persen pada paruh kedua 2025. Malware lama seperti Ngate, yang pertama kali ditemukan oleh ESET, kini berkembang dengan fitur pencurian kontak. Sementara pendatang baru RatOn memperkenalkan kombinasi langka antara remote access trojan (RAT) dan serangan relay NFC.

RatOn disebarkan melalui halaman Google Play palsu dan iklan yang menyamar sebagai aplikasi populer, termasuk layanan perbankan digital. Tren ini patut jadi perhatian serius di Indonesia, di mana pengadopsian mobile banking dan dompet digital terus meningkat namun kesadaran keamanan pada pengguna smartphone masih perlu terus didorong.

Infostealer Lama Melemah, Ancaman Baru Bermunculan
Sementara itu, infostealer Lumma Stealer yang sempat merebak pada awal 2025 mengalami penurunan drastis. Setelah mengalami gangguan pada Mei, deteksinya turun hingga 86 persen di paruh kedua tahun ini. Namun, kekosongan tersebut cepat diisi oleh malware baru seperti CloudEyE (GuLoader), yang melonjak hampir 30 kali lipat dan digunakan sebagai pintu masuk untuk ransomware serta pencuri data lain.

Temuan ESET ini mempertegas satu hal penting. Ancaman siber kini bergerak lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih sulit dideteksi, seiring pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan. Bagi Indonesia, yang tengah mendorong transformasi digital, ekonomi berbasis data, dan adopsi AI di berbagai sektor, risiko ini tidak bisa dianggap sepele.

BACA JUGA:  AppsFlyer: Lebih dari Separuh Aplikasi Langsung Di-uninstall dalam 30 Hari Selama 2020
Tags: AIESET ResearchESET Threat Report H2 2025Ransomware
Previous Post

Percepat Transformasi Digital, Telkom Gelar ICRES–ISCLO 2025

Next Post

Axioo Class Program Raih Penghargaan ‘Certified School Impact Award’ dari Intel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APJATEL Perkuat Kolaborasi, Dorong Akselerasi Infrastruktur Digital Indonesia di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat Kelas Kr3asi, Tri dan Adobe Express Ajak Pelajar Bikin Konten Naik Level

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto