ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Jadi Kebutuhan, Perusahaan Mulai Hitung Dampak Bisnis dari Adopsi AI

Fauzi
14 January 2026 | 15:23
rubrik: Business Solution
Jadi Kebutuhan, Perusahaan Mulai Hitung Dampak Bisnis dari Adopsi AI

Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera

Share on FacebookShare on Twitter

Transformasi digital berbasis data dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang sehat. Sejumlah organisasi besar, mulai dari perbankan, telekomunikasi, manufaktur, hingga sektor publik, semakin agresif mengadopsi solusi data dan AI untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Country Manager Indonesia Cloudera, Sherlie Karnidta, mengatakan Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial dalam pemanfaatan AI, terutama di kalangan perusahaan skala besar dan institusi strategis.

“Banyak organisasi di Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan adopsi solusi Cloudera yang cukup sehat. Tidak hanya perbankan dan telko, tetapi juga manufaktur, sektor publik, bahkan pemerintahan,” ujar Sherlie dalam paparannya di acara Media Briefing yang digelar di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Sekilas Adopsi AI Sektor Finansial
Sherlie mencontohkan Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai salah satu pengguna Cloudera yang telah memanfaatkan fondasi data secara matang. BNI telah menjadi pelanggan Cloudera selama lebih dari enam tahun dan memulai transformasinya melalui pembangunan data lakehouse yang kuat.

“BNI terus bertumbuh dan berkembang. Tahun lalu mereka mengadopsi Cloudera AI Inference yang bekerja sama dengan NVIDIA,” kata Sherlie.

AI tersebut digunakan untuk berbagai kasus nyata, antara lain perlindungan terhadap kejahatan digital yang semakin canggih. Selain itu, BNI juga bekerja sama dengan lembaga penegak hukum untuk mendeteksi anomali terkait aktivitas judi online.

“Mereka menggunakan AI untuk mendeteksi pola-pola yang tidak wajar, sehingga pencegahan bisa dilakukan lebih dini,” jelasnya.

Selain BNI, Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga menjadi contoh adopsi data dan AI yang konsisten. Bahkan, menurut Sherlie, BRI telah menggunakan Cloudera lebih lama dan memiliki fondasi infrastruktur data yang sangat kuat.

“Mereka sangat agresif mengembangkan fitur-fitur baru. Bahkan mereka yang bertanya kepada kami, ‘feature apa lagi yang bisa Cloudera berikan?’,” ungkap Sherlie.

BACA JUGA:  Tangkal Penipuan Fintech dan Keuangan Digital, Jalin dan AFTECH Bentuk Fraud Detection Consortium

BRI kini mulai mengembangkan model AI dan machine learning di lingkungan internal mereka, khususnya untuk meningkatkan kepuasan nasabah. Salah satu penerapannya adalah rekomendasi produk berbasis segmentasi yang lebih presisi.

“Segmentasi pelanggan dibuat sangat spesifik. Misalnya, wanita usia 40 tahun yang bekerja tentu berbeda kebutuhannya dengan wanita usia 40 tahun yang tidak bekerja. Ini yang mereka manfaatkan untuk menawarkan produk secara lebih relevan,” ujarnya.

Tren AI
Dalam paparannya, secara sekilas Sherlie juga mengungkap lima tren utama AI yang diprediksi akan menguat pada 2026.

Pertama, munculnya silo AI di dalam organisasi. Banyak divisi mengadopsi tools AI yang berbeda tanpa standar yang seragam, sehingga menimbulkan tantangan dalam tata kelola.

“Organisasi mulai khawatir bagaimana mengontrol AI-AI ini agar tetap ter-monitor dan memiliki tata kelola yang terpercaya,” kata Sherlie. Ia mencontohkan OCBC sebagai salah satu institusi yang berhasil menstandarkan governance AI secara terencana.

Kedua, AI tidak lagi sekadar tren, tetapi kebutuhan bisnis, khususnya melalui penerapan agentic AI. Di sektor perbankan, AI telah digunakan untuk kebutuhan nyata seperti source of wealth dan analisis risiko.

Ketiga, private AI menjadi prioritas perusahaan, terutama yang mengelola data sensitif seperti bank, rumah sakit, dan institusi pemerintah.

“Perusahaan ingin AI yang bisa mereka kontrol sepenuhnya di dalam organisasi sendiri, sehingga mereka bisa berinovasi tanpa khawatir terhadap kebocoran data atau risiko audit regulator,” jelas Sherlie.

Keempat, tantangan kesenjangan talenta dan literasi AI. Menurut Sherlie, kecanggihan teknologi tidak akan optimal tanpa kesiapan sumber daya manusia.

“Perusahaan yang berinvestasi pada peningkatan literasi AI tenaga kerjanya akan memiliki peluang sukses yang jauh lebih besar dalam implementasi AI,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cloudera Ungkap Open Data Lakehouse Fase Selanjutnya, Siap Buka Potensi Enterprise AI

Kelima, perusahaan mulai menggeser fokus dari investasi AI ke dampak bisnis AI. Penghitungan ROI (return of investment), efisiensi biaya, dan nilai bisnis menjadi prioritas utama.

“AI tidak lagi hanya soal investasi teknologi, tetapi bagaimana memberikan business value yang nyata,” kata Sherlie.

Fondasi Data dan Talenta Jadi Kunci
Sebagai penutup, Sherlie menegaskan bahwa fondasi data yang kuat menjadi kunci utama keberhasilan implementasi AI yang tepercaya di masa depan. Fondasi ini juga membantu organisasi mengatasi masalah silo AI dan meningkatkan kontrol terhadap data serta model AI yang digunakan.

“Fase selanjutnya dari AI adalah menghitung ROI, biaya, dan efisiensi, hingga benar-benar menghasilkan dampak bisnis,” ujarnya.

Selain itu, perhatian terhadap pengembangan talenta AI secara berkelanjutan dinilai menjadi faktor krusial agar transformasi digital berjalan optimal.

“Indonesia adalah pasar besar untuk AI. Namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh kesiapan data, tata kelola, dan kemampuan manusianya,” tutup Sherlie.

Tags: Agentic AIAIClouderaGenerative AI
Previous Post

Tangsel Dorong Digitalisasi Pengelolaan Bank Sampah, Targetkan 1 RW 1 Bank Sampah

Next Post

Dukung Inovasi Lebih Cepat, Red Hat-NVIDIA Gabungkan Enterprise Open Source dan Rack-Scale AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

bprs-bhakti-sumekar-e-channel-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan Digital Lewat E-Channel

Teguh Imam Suyudi
22 October 2026 | 15:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zoom Hadirkan Unified Context Layer, Ubah Percakapan Jadi Hasil Kerja Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto