ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dukung Inovasi Lebih Cepat, Red Hat-NVIDIA Gabungkan Enterprise Open Source dan Rack-Scale AI

Fauzi
14 January 2026 | 16:46
rubrik: Business Solution
Dukung Inovasi Lebih Cepat, Red Hat-NVIDIA Gabungkan Enterprise Open Source dan Rack-Scale AI
Share on FacebookShare on Twitter

Red Hat mengumumkan perluasan kolaborasi strategisnya dengan NVIDIA untuk menyelaraskan teknologi open source enterprise dengan laju evolusi AI enterprise dan kemajuan rack-scale AI.

Seiring dengan industri yang beralih dari server individual menuju sistem yang terpadu dan high-density, Red Hat menargetkan titik awal transformasi ini melalui Red Hat Enterprise Linux untuk NVIDIA, edisi khusus platform Linux enterprise terkemuka di dunia yang dioptimalkan untuk platform NVIDIA Rubin dan disesuaikan untuk mendorong produksi masa depan pada Red Hat OpenShift dan Red Hat AI.

“Terobosan arsitektur NVIDIA telah menjadikan AI sebagai kebutuhan utama dan membuktikan bahwa stack komputasi akan menentukan masa depan industri ini,” kata Matt Hicks, president dan CEO Red Hat. “Untuk menjawab perubahan besar ini sejak awal, Red Hat dan NVIDIA berkomitmen untuk menyediakan dukungan sejak Day 0 untuk arsitektur NVIDIA terbaru di seluruh portofolio hybrid cloud dan AI Red Hat. Bersama-sama, kami mendorong generasi baru AI enterprise melalui kekuatan open source.”

“Red Hat merevolusi komputasi enterprise melalui software open-source untuk industri,” kata Jensen Huang, founder dan CEO NVIDIA. “Di era AI ini, seluruh stack komputasi, mulai dari chip dan sistem, hingga middleware, model, dan lifecycle AI, sedang diciptakan ulang dari awal. Bersama Red Hat, NVIDIA melakukan industrialisasi open source untuk menghadirkan AI ke lingkungan enterprise, dimulai dari platform Vera Rubin.”

Memasuki tahun 2026, banyak organisasi siap untuk memindahkan AI dari fase eksperimentasi ke fase produksi, didorong strategi top-down dan AI toolboxes terpusat yang mencakup agen AI serta inovasi lainnya. Akan tetapi, pergeseran ini membutuhkan stack infrastruktur yang stabil, berperforma tinggi dan lebih aman, mulai dari arsitektur dasar hingga software yang berjalan di atasnya.

BACA JUGA:  Motorola Pamer Jajaran Perangkat Flagship Terbaru Berbasis AI di Lenovo Tech World 2026

Platform NVIDIA Rubin, yang terdiri dari CPU NVIDIA Vera dan GPU NVIDIA Rubin terbaru, dirancang untuk menghadirkan lompatan besar dalam kecerdasan agentic AI dan penalaran tingkat lanjut. Dengan mengoptimalkan portofolio hybrid cloud untuk inovasi NVIDIA dan menyediakan dukungan Day 0 sejak awal, Red Hat memampukan organisasi untuk mengembangkan inisiatif AI mereka dengan lebih percaya diri, didukung keandalan kelas enterprise dan model operasional yang konsisten di seluruh hybrid cloud.

Tulang punggung infrastruktur AI skala besar
Platform NVIDIA Vera Rubin menghadirkan inovasi yang transformatif, di antaranya CPU Vera, CPU yang paling hemat energi untuk infrastruktur AI skala besar, prosesor data BlueField-4 dan solusi rack-scale NVIDIA Vera Rubin NVL72. Hari ini, Red Hat mengumumkan niatnya untuk memberikan dukungan sejak Day 0 kepada platform NVIDIA Rubin di seluruh portofolio AI Red Hat, yang meliputi:

  • Red Hat Enterprise Linux berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan hardware mutakhir ini dengan ekosistem software kompleks yang dibutuhkan AI modern. Sebagai fondasi utama portofolio hybrid cloud Red Hat, termasuk Red Hat OpenShift dan Red Hat AI, Red Hat Enterprise Linux akan memberikan dukungan kepada NVIDIA Confidential Computing untuk seluruh lifecycle AI. Fitur ini memberikan kemampuan keamanan yang lebih kuat untuk GPU, memori dan data model, sekaligus memberikan bukti kriptografis bahwa beban kerja AI yang paling sensitif tetap terlindungi secara menyeluruh.
  • Red Hat OpenShift memberikan pelanggan platform NVIDIA Rubin akses ke platform hybrid cloud enterprise berbasis Kubernetes terkemuka di industri. Untuk mengotomatiskan deployment, konfigurasi, dan manajemen lifecycle komputasi terakselerasi, Red Hat OpenShift menambahkan dukungan untuk software infrastruktur NVIDIA dan library NVIDIA CUDA X, untuk menghadirkan performa optimal bagi beragam beban kerja terakselerasi. Selain itu, dukungan untuk NVIDIA Bluefield juga menghadirkan peningkatan jaringan, manajemen cluster tingkat lanjut, serta utilisasi sumber daya yang lebih baik melalui pengalaman operasional kelas enterprise yang lebih konsisten.
  • Red Hat AI, platform AI enterprise yang siap produksi dari Red Hat, akan menambahkan integrasi baru dengan NVIDIA dengan memperluas dukungan untuk inferensi terdistribusi menggunakan model open source NVIDIA di Red Hat AI Inference Server, Red Hat Enterprise Linux AI, dan Red Hat OpenShift AI. Red Hat dan NVIDIA juga berkolaborasi untuk memperluas dukungan di luar seri NVIDIA Nemotron, hingga ke model terbuka NVIDIA lainnya, termasuk untuk vision, robotik, dan kebutuhan vertikal tertentu.
BACA JUGA:  Tingkatkan Pengalaman Pelanggan, Zebra Technologies Tekankan Pentingnya Investasi Teknologi bagi Peritel

Inovasi AI didukung oleh platform Linux enterprise terkemuka di dunia sejak Day 0
Red Hat memperkenalkan Red Hat Enterprise Linux for NVIDIA, edisi baru platform enterprise Linux terkemuka di dunia yang mengintegrasikan kemajuan terbaru platform NVIDIA sejak hari pertama peluncurannya. Berkolaborasi dengan NVIDIA, Red Hat Enterprise Linux untuk NVIDIA akan mendukung fitur-fitur platform arsitektur NVIDIA terbaru sejak Day 0 ketersediaannya, dimulai dengan platform NVIDIA Rubin.

Red Hat Enterprise Linux untuk NVIDIA tetap selaras sepenuhnya dengan main build pada sistem operasi. Seiring peningkatan Red Hat Enterprise Linux untuk NVIDIA ditambahkan ke Red Hat Enterprise Linux, pelanggan bisa dengan mudah bertransisi ke Red Hat Enterprise Linux tradisional sesuai kebutuhan produksi mereka, dengan keyakinan bahwa sistem produksi akan tetap mempertahankan tingkat performa dan kompatibilitas aplikasi yang diharapkan.

Dengan fokus baru ini, Red Hat dan NVIDIA menghadirkan platform Linux kelas enterprise kepada pelanggan, yang siap digunakan sejak diluncurkan dan sepenuhnya mendukung inovasi terbaru rack-scale AI, termasuk:

  • Interoperabilitas tervalidasi: Red Hat Enterprise Linux adalah sistem operasi tervalidasi untuk akselerator terbaru NVIDIA, memastikan hardware dan software bekerja secara mulus serta mengurangi friksi saat implementasi.
  • Manajemen driver yang disederhanakan: Organisasi bisa mengakses driver NVIDIA GPU OpenRM dan toolkit CUDA tervalidasi langsung melalui repository Red Hat Enterprise Linux, menyederhanakan manajemen lifecycle infrastruktur AI.
  • Postur keamanan yang ditingkatkan: Red Hat Enterprise Linux menyediakan fondasi yang telah diperkuat dengan fitur seperti SELinux dan manajemen kerentanan yang proaktif, yang sangat penting untuk melindungi data sensitif dalam lingkungan pelatihan dan inferensi AI.
  • Konsistensi hybrid cloud: Baik di on-premise, di edge, atau di public cloud, Red Hat Enterprise Linux menawarkan platform terpadu untuk infrastruktur komputasi NVIDIA yang terakselerasi, mengurangi silo pada infrastruktur dan menekan total biaya kepemilikan.
  • Didukung oleh ekosistem open source komersial terbesar dalam industri: Red Hat Enterprise Linux didukung ekosistem penyedia software, hardware dan cloud yang luas, guna menghadirkan pilihan yang lebih besar dan kemampuan yang lebih mendalam di lingkungan hybrid cloud.
BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2023: Jumpstart Hadirkan Vending Machine Berteknologi AI

Ketersediaan
Dukungan Red Hat Enterprise Linux untuk platform NVIDIA Vera Rubin akan tersedia bertepatan dengan ketersediaan umumnya di semester kedua 2026. Pelanggan bisa mengakses driver dan tools integrasi terbaru melalui Red Hat Customer Portal.

Tags: AINVIDIAopen sourceRack-Scale AIRed Hat
Previous Post

Jadi Kebutuhan, Perusahaan Mulai Hitung Dampak Bisnis dari Adopsi AI

Next Post

Hadapi Ramadhan, BAZNAS Perkuat Inovasi Kantor Digital untuk Dongkrak Penghimpunan ZIS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Ikut Kampanye Global 50-in-5, Perkuat Transformasi Digital Berbasis Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Talenta Digital Kreatif Masa Depan, BINUS University Gelar SIS Web Design Competition 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto