ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dukung Aktivitas Kebugaran, Ini Deretan Fitur Tersembunyi Garmin Connect

Fauzi
3 February 2026 | 11:19
rubrik: Product
Dukung Aktivitas Kebugaran, Ini Deretan Fitur Tersembunyi Garmin Connect
Share on FacebookShare on Twitter

Untuk mendukung aktivitas kebugaran sehari-hari, Garmin menghadirkan inovasi yang tidak hanya terletak pada perangkat keras, tetapi juga pada ekosistem aplikasi yang terintegrasi secara menyeluruh. Salah satu fondasi utama dari ekosistem tersebut adalah Garmin Connect, aplikasi pendamping yang memungkinkan pengguna memantau aktivitas, kesehatan, dan performa olahraga secara lebih komprehensif. Namun, dengan banyaknya fitur yang tersedia, masih banyak pengguna yang belum memanfaatkan seluruh potensi Garmin Connect secara optimal.

Garmin Connect memiliki sejumlah fitur tersembunyi yang dirancang untuk membantu pengguna berlatih lebih cerdas, menjaga konsistensi, serta meminimalkan risiko cedera. Fitur-fitur ini dapat diaktifkan secara gratis dan telah terintegrasi dengan berbagai lini smartwatch Garmin, mulai dari seri Forerunner, Venu, vívoactive, fēnix, hingga epix.

Berikut adalah tiga fitur tersembunyi di Garmin Connect yang wajib dicoba oleh pengguna di Indonesia.

1. Garmin Coach: Program Latihan Adaptif dengan Pelatih Virtual Profesional
Bagi banyak orang, memulai program latihan lari sering kali terasa membingungkan. Pertanyaan seperti berapa kali harus berlatih dalam seminggu, seberapa jauh jarak yang aman, dan bagaimana meningkatkan intensitas secara bertahap menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pemula.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Garmin menghadirkan fitur Garmin Coach, sebuah program latihan adaptif dengan pelatih virtual profesional yang dapat diakses secara gratis melalui Garmin Connect.

Melalui Garmin Coach, pengguna mendapatkan akses ke program latihan gratis yang dirancang secara adaptif untuk berbagai jenis olahraga, seperti Garmin Run Coach, Garmin Cycling Coach, Garmin Triathlon Coach, dan Garmin Fitness Coach, yang dibuat secara personal sesuai tujuan masing-masing pengguna.

Yang membedakan Garmin Coach dari program latihan konvensional adalah kemampuannya untuk beradaptasi secara dinamis. Rencana latihannya menyesuaikan dari hari ke hari berdasarkan metrik performa dan pemulihan ketika terhubung dengan perangkat Garmin yang kompatibel, sehingga pengguna mendapatkan rekomendasi latihan yang lebih cerdas dan relevan. Jika pengguna melewatkan satu atau beberapa sesi, jadwal akan otomatis disesuaikan agar tetap realistis dan aman untuk diikuti.

BACA JUGA:  Samsung Umumkan SmartThings Station di CES 2023

Selain itu, Garmin Coach juga memanfaatkan data performa yang direkam oleh smartwatch Garmin, seperti detak jantung, pace, dan VO2 Max, untuk memberikan rekomendasi latihan yang lebih personal. Dengan demikian, setiap pengguna mendapatkan pengalaman latihan yang terasa seperti memiliki pelatih pribadi di pergelangan tangan.

Cara mengaktifkan Garmin Coach:

  1. Buka menu More/Lainnya di aplikasi Garmin Connect
  2. Pilih Training & Planning
  3. Klik Garmin Coach
  4. Jika memilih program lari, tentukan target jarak (5K / 10K / 21K)
  5. Pilih pelatih favorit (Coach Jeff, Amy, atau Greg)
  6. Sinkronkan jam tangan Garmin, dan jadwal latihan akan langsung muncul di perangkat

Dengan Garmin Coach, pengguna dapat menikmati pengalaman personal training tanpa biaya tambahan, sekaligus memastikan latihan dilakukan secara terstruktur dan progresif.

2. Gear Tracking: Pantau Umur Perlengkapan untuk Kurangi Risiko Cedera
Cedera ringan seperti nyeri lutut, tumit, atau kaki pegal sering kali dianggap sebagai risiko umum oleh pelari dan pecinta olahraga. Padahal, salah satu penyebab dari keluhan tersebut adalah penggunaan sepatu lari yang sudah melewati masa pakainya.

Secara umum, sepatu lari direkomendasikan untuk diganti setelah menempuh jarak sekitar 500 hingga 800 kilometer, tergantung pada jenis sepatu, gaya berlari, dan permukaan lintasan. Namun, banyak pengguna yang tidak menyadari sudah berapa jauh sepatu mereka digunakan, terutama jika memiliki lebih dari satu pasang sepatu.

Untuk menjawab tantangan ini, Garmin Connect menghadirkan fitur Gear Tracking, sebuah fitur tersembunyi yang memungkinkan pengguna melacak jarak tempuh sepatu dan perlengkapan olahraga lainnya secara otomatis.

Melalui Gear Tracking, pengguna dapat menambahkan detail sepatu lari atau perlengkapan lain yang digunakan untuk berolahraga. Setiap kali pengguna merekam aktivitas, jarak tempuh akan otomatis ditambahkan ke perlengkapan yang dipilih.

BACA JUGA:  Mulai Dijual, Ini yang Ditawarkan TWS Airy C-Bridge HUAWEI FreeClip 2S

Pengguna juga dapat mengatur batas maksimum jarak (Max Distance) untuk setiap perlengkapan. Saat batas tersebut tercapai, Garmin Connect akan memberikan pengingat agar pengguna mempertimbangkan untuk mengganti sepatu atau melakukan perawatan pada perlengkapan tersebut.

Cara mengaktifkan Gear Tracking:

  1. Buka menu More/Lainnya di Garmin Connect
  2. Pilih Gear (Perlengkapan)
  3. Tekan ikon Tambah (+) dan masukkan detail sepatu atau perlengkapan
  4. Atur batas Max Distance (misalnya 600 km)
  5. Aktifkan opsi Automatically Add to… agar jarak aktivitas otomatis tercatat pada perlengkapan tersebut

Dengan Gear Tracking, pengguna tidak hanya dapat menjaga performa sepatu tetap optimal, tetapi juga membantu mengurangi risiko cedera akibat penggunaan perlengkapan yang sudah tidak layak pakai.

3. Insights: Bandingkan Kebugaran dengan Jutaan Pengguna Garmin di Dunia
Selain mencatat data pribadi, Garmin Connect juga memungkinkan pengguna untuk melihat tingkat kebugaran mereka dan membandingkannya dengan pengguna Garmin lain di seluruh dunia melalui fitur Insights.

Fitur ini membandingkan data aktivitas seperti jarak lari, jumlah langkah, dan durasi tidur dengan jutaan pengguna Garmin lain yang memiliki rentang usia dan jenis kelamin yang sama. Hasil perbandingan ditampilkan dalam bentuk grafik batang yang mudah dipahami.

Melalui Insights, pengguna dapat mengetahui apakah level aktivitas dan kebugaran mereka berada di bawah rata-rata, di atas rata-rata, atau bahkan masuk dalam kategori Superior (Top 10%).

Lebih dari sekadar perbandingan angka, fitur ini dirancang untuk memotivasi pengguna agar tetap konsisten dalam menjalani gaya hidup aktif. Bagi sebagian orang, melihat progres dibandingkan dengan komunitas global dapat menjadi dorongan tambahan untuk bergerak lebih banyak dan tidur lebih cukup.

Cara mengaktifkan Insights:

  1. Buka menu More/Lainnya di Garmin Connect
  2. Pilih Insights
  3. Lihat grafik perbandingan performa pribadi
BACA JUGA:  Semarakkan Moment Ramadhan, Polytron Hadirkan Inovasi Produk Air Circulation Fan

Dengan Insights, pengguna dapat memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai kebugaran mereka, sekaligus menetapkan target yang lebih realistis untuk perbaikan kedepannya.

Memaksimalkan Ekosistem Garmin untuk Gaya Hidup Aktif
Garmin Indonesia menegaskan bahwa smartwatch bukan sekadar aksesoris atau alat pencatat data. Dengan memanfaatkan fitur-fitur pintar di Garmin Connect, pengguna dapat mengubah data menjadi panduan nyata untuk meningkatkan kualitas latihan, menjaga kesehatan, dan mendorong konsistensi.

“Garmin tidak hanya menghadirkan perangkat, tetapi juga membangun sebuah ekosistem yang membantu pengguna memahami tubuh mereka dengan lebih baik dan berlatih secara lebih terarah. Melalui Garmin Connect, kami ingin setiap pengguna, baik pemula maupun atlet berpengalaman, dapat merasakan manfaat teknologi Garmin secara maksimal,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Garmin Connect dapat diunduh secara gratis melalui App Store dan Google Play, serta kompatibel dengan berbagai lini smartwatch Garmin. Aplikasi ini juga terus diperbarui untuk menghadirkan fitur-fitur baru dan peningkatan pengalaman pengguna.

Tags: AIGarminGarmin Connectsmartwatch
Previous Post

Komdigi Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Cerminkan Kekayaan Indonesia

Next Post

Acerpure Clean V2, Cordless Vacuum Cleaner Solusi Praktis Jaga Kebersihan Rumah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

bprs-bhakti-sumekar-e-channel-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan Digital Lewat E-Channel

Teguh Imam Suyudi
22 October 2026 | 15:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zoom Hadirkan Unified Context Layer, Ubah Percakapan Jadi Hasil Kerja Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto