Transformasi digital kini menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan di berbagai sektor industri. Namun, tidak sedikit perusahaan yang masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan sistem lama dengan teknologi baru karena infrastruktur yang terpisah atau silo.
Kondisi tersebut membuat proses bisnis berjalan lambat, aliran data tidak optimal, dan pengambilan keputusan menjadi kurang efisien. Untuk menjawab tantangan itu, PT Multipolar Technology Tbk menghadirkan IBM webMethods dan IBM Instana sebagai solusi orkestrasi sistem dan pemantauan performa aplikasi secara real-time berbasis artificial intelligence (AI).
Orkestrasi Sistem Jadi Fondasi Transformasi Digital
Department Head Middleware Cloud Platform Solution PT Multipolar Technology Tbk Elen mengatakan, IBM webMethods memungkinkan perusahaan menghubungkan berbagai aplikasi, data, dan proses bisnis dalam satu ekosistem terpadu tanpa perlu mengganti seluruh sistem lama yang sudah berjalan.
Menurut dia, pendekatan orkestrasi sistem menjadi lebih relevan dibandingkan integrasi konvensional karena mampu mengelola berbagai lingkungan teknologi, mulai dari on-premise, cloud, hybrid cloud, hingga multicloud.
“Dengan IBM webMethods, perusahaan tidak perlu melakukan penggantian sistem secara menyeluruh. Mereka dapat mengorkestrasi sistem yang sudah ada, mempercepat aliran data, serta mengotomatisasi proses bisnis secara end-to-end,” ujar Elen dalam seminar “The Future of Connectivity: Empowering Your Ecosystem with AI-Integration” di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan, solusi tersebut juga dapat menjadi fondasi penting bagi perusahaan yang ingin mengadopsi teknologi generative AI (GenAI) secara lebih cepat dan minim risiko.
Monitoring Real-Time Berbasis AI
Selain integrasi sistem, Multipolar Technology juga memperkenalkan IBM Instana sebagai solusi observabilitas berbasis AI untuk memantau performa aplikasi dan infrastruktur teknologi secara real-time.
Senior Software Engineer Multipolar Technology Hansen Panjaitan menjelaskan, IBM Instana memungkinkan tim teknologi informasi mendeteksi bottleneck, anomali, hingga potensi gangguan sistem sebelum berdampak terhadap operasional bisnis.
“Jika webMethods berperan sebagai konduktor yang mengorkestrasi seluruh sistem bisnis, maka Instana memastikan performa aplikasi tetap optimal melalui monitoring dan observabilitas real-time berbasis AI,” kata Hansen.
Berdasarkan laporan Fortune Business Insights, nilai pasar integrasi sistem global diproyeksikan meningkat dari 481,81 miliar dollar AS pada 2026 menjadi 1,13 triliun dollar AS pada 2034. Tren tersebut menunjukkan kebutuhan solusi integrasi dan orkestrasi sistem akan terus tumbuh di tengah percepatan adopsi AI dan cloud computing.
Elen menilai, perusahaan yang masih terjebak dalam silo data berisiko tertinggal dalam persaingan bisnis digital. Karena itu, perusahaan perlu beralih dari sekadar integrasi menuju orkestrasi sistem yang lebih adaptif dan terukur.














