ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Indosat dan Arsari Group Luncurkan PT Infra Fiber Teknologi, Platform Infrastruktur Fiber Digital Independen

Fauzi
3 July 2026 | 13:37
rubrik: Business Solution
Indosat dan Arsari Group Luncurkan PT Infra Fiber Teknologi, Platform Infrastruktur Fiber Digital Independen

Foto: Indosat

Share on FacebookShare on Twitter

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) dan Arsari Group menjalin kemitraan strategis dengan meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT), salah satu platform infrastruktur fiber digital independen terdepan di Indonesia.

Dibentuk melalui kemitraan oleh kedua perusahaan tersebut, IFT hadir untuk memperkuat tulang punggung infrastruktur digital nasional sekaligus mendukung percepatan transformasi digital Indonesia. Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi komitmen kedua belah pihak untuk memperluas ketersediaan infrastruktur digital berkualitas tinggi dengan akses terbuka (open-access) di seluruh Indonesia.

Sebagai platform independen, IFT akan mengelola lebih dari 86.000 kilometer jaringan fiber yang mencakup jaringan backbone, kabel bawah laut domestik, serta jaringan akses. Dengan tata kelola yang independen dan model bisnis open access, IFT dirancang untuk memperluas kemitraan wholesale dengan operator telekomunikasi, perusahaan, hyperscaler, dan penyedia layanan digital guna mempercepat pemerataan konektivitas berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.

Peluncuran IFT juga menandai rampungnya transaksi strategis yang diawali dengan penandatanganan Perjanjian Investasi pada Desember 2025, di mana Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta mengalihkan kepemilikan saham mereka di IFT kepada PT Nusantara Fiber Teknologi (NFT), platform investasi milik Arsari Group.

Setelah rampungnya transaksi ini, Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta secara kolektif memiliki 49,9% saham di NFT. Transaksi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset fibernya sekaligus mempertahankan kepemilikan strategis jangka panjang di platform tersebut. Dari transaksi ini, Indosat Group memperoleh dana bruto sebesar sekitar Rp11,7 triliun yang akan dialokasikan untuk memperkuat investasi pada bisnis inti perusahaan, termasuk pengembangan konektivitas, percepatan implementasi jaringan 5G, serta pengembangan layanan digital yang siap mendukung era kecerdasan artifisial (AI).

Aryo P.S. Djojohadikusumo, Deputy CEO & COO Arsari Group, mengatakan, “Daya saing sebuah bangsa hanya dapat terwujud apabila seluruh lapisan masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Para pemimpin yang kini mengemban amanah di IFT membawa tanggung jawab tersebut. Kami menghadirkan pemimpin yang tidak hanya memahami bagaimana membangun dan mengelola infrastruktur dalam skala besar, tetapi juga memahami mengapa hal itu penting bagi masyarakat yang terhubung, bagi dunia usaha yang diberdayakan, serta bagi posisi Indonesia dalam perekonomian digital di masa depan.”

BACA JUGA:  Laporan Ungkap Pencurian Data Perbankan pada Smartphone Melonjak 3 Kali Lipat di 2024

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Tujuan utama kami untuk memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia melalui teknologi tidak pernah berubah. Kehadiran IFT merupakan perwujudan dari komitmen tersebut. Dengan menghadirkan infrastruktur fiber kelas dunia melalui platform independen berbasis open access yang dipimpin para ahli di industrinya, kami ingin memastikan manfaat AI, cloud, dan layanan digital generasi berikutnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh masyarakat. Inilah bentuk teknologi bagi semuanya.”

Ekonomi digital Indonesia terus berkembang pesat, namun pemerataan akses terhadap konektivitas berkualitas tinggi masih menjadi tantangan. Di tengah tingginya investasi infrastruktur di berbagai kota besar, masih terdapat kesenjangan konektivitas di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur yang dapat membatasi akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, layanan keuangan, maupun peluang ekonomi.

Dengan komposisi jaringan yang mencakup sekitar 45 persen di Pulau Jawa dan 55 persen di luar Jawa, IFT berada pada posisi strategis untuk mendukung konektivitas digital yang lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia. Platform ini dirancang untuk memperluas jangkauan jaringan fiber, meningkatkan kualitas serta ketersediaan layanan telekomunikasi, dan mendukung terwujudnya ekonomi digital yang siap menghadapi era AI sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang Indonesia.

Hendry Syam, Presiden Direktur PT Infra Fiber Teknologi, mengatakan, “IFT tidak dibangun hanya untuk melayani wilayah yang telah memiliki konektivitas memadai. Mandat kami jauh lebih besar dari itu. Kami membangun infrastruktur yang menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum terlayani secara optimal, menghadirkan akses terhadap layanan yang tepercaya dan andal bagi masyarakat, sekaligus memberdayakan pelaku usaha yang menjadi penggerak perekonomian Indonesia di seluruh nusantara.”

BACA JUGA:  AVEVA Dorong Kecerdasan Industri Jadi Akselerator Pertumbuhan Berkelanjutan

Struktur tata kelola IFT dirancang untuk memenuhi standar tertinggi dalam aspek independensi, akuntabilitas, serta penciptaan nilai jangka panjang. Didukung oleh para pemegang saham yang memiliki keunggulan di bidang operasional telekomunikasi, investasi digital, dan pasar modal, IFT memiliki posisi yang kuat untuk membangun kemitraan strategis, menarik investasi institusional jangka panjang, serta memperluas kolaborasi operasional di berbagai wilayah Indonesia.

Prioritas utama IFT adalah percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang masih minim layanan, memperluas kemitraan wholesale dengan operator telekomunikasi dan hyperscaler, serta membangun kapabilitas operasional yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi yang siap mendukung perkembangan AI di Indonesia. Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan para mitra dan pelanggan, IFT berkomitmen meningkatkan ketahanan jaringan, mendorong efisiensi biaya, serta berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Dalam transaksi ini, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat.

Tags: AIArsari Groupfiber opticIFTIndosatPT Infra Fiber Teknologi
Previous Post

Monash University Indonesia Perkuat Kompetensi Dosen Hadapi Era AI Lewat Teaching Excellence Program

Next Post

Perkuat Regulasi, OJK Siapkan Roadmap IAKD 2026-2031 untuk Dorong Ekosistem Keuangan Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

bprs-bhakti-sumekar-e-channel-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan Digital Lewat E-Channel

Teguh Imam Suyudi
22 October 2026 | 15:00

TOP Digital Awards 2026:  PA Tasikmalaya Terus Perkuat e-Court  Wujudkan Peradilan yang Cepat dan Transparan

TOP Digital Awards 2026: PA Tasikmalaya Terus Perkuat e-Court Wujudkan Peradilan yang Cepat dan Transparan

Ahmad Churi
21 October 2026 | 23:53

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PA Tasikmalaya Terus Perkuat e-Court Wujudkan Peradilan yang Cepat dan Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zoom Hadirkan Unified Context Layer, Ubah Percakapan Jadi Hasil Kerja Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto