ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Monash University Indonesia Perkuat Kompetensi Dosen Hadapi Era AI Lewat Teaching Excellence Program

Ahmad Churi
3 July 2026 | 11:32
rubrik: Event
Monash University Indonesia Perkuat Kompetensi Dosen Hadapi Era AI Lewat Teaching Excellence Program
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Monash University Indonesia terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui Teaching Excellence Program (TEP) 2026, sebuah program pengembangan kapasitas dosen yang dirancang untuk menghadirkan praktik pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Melalui program ini, para pendidik didorong tidak hanya meningkatkan kompetensi mengajar, tetapi juga merefleksikan metode pembelajaran yang digunakan agar lebih kontekstual, responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, dan selaras dengan tantangan dunia kerja masa depan.

Berbeda dengan pelatihan dosen pada umumnya, TEP 2026 mengintegrasikan pendekatan authentic assessment (asesmen autentik), dialogic feedback (masukan interaktif), serta pemanfaatan teknologi dan AI secara bertanggung jawab untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih aplikatif.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Monash Education Academy Monash University Australia, Education & Training Academy Monash University Malaysia, serta Learning & Teaching Operations Monash University Indonesia. Sinergi ini memadukan perspektif global dengan kebutuhan lokal dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Dalam pelaksanaan TEP 2026, peningkatan kualitas pengajar menjadi fokus utama. Hal ini didorong oleh data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang menunjukkan hanya sekitar 25 persen dosen di Indonesia bergelar doktor, sementara sekitar 71–72 persen masih bergelar magister.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh jenjang pendidikan formal, tetapi juga oleh komitmen dosen untuk terus mengembangkan metode pengajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Melalui program ini, para pengajar diajak mengevaluasi strategi pembelajaran, merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan beragam karakteristik mahasiswa, sekaligus memanfaatkan AI sebagai alat untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, penalaran, dan menjaga integritas akademik.

BACA JUGA:  Melalui Kaum Muda, UMKM Terus Didorong Manfaatkan Platform Digital

Program ini juga menjadi ruang diskusi mengenai tantangan yang selama ini dihadapi kalangan akademisi dalam menyeimbangkan tanggung jawab penelitian dan pengajaran. Meski penelitian masih menjadi indikator utama dalam pengembangan karier dosen, meningkatnya tuntutan terhadap kualitas lulusan membuat pengajaran kini dipandang sebagai aspek strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten.

Selain itu, pendekatan dialogic feedback diterapkan untuk membangun komunikasi dua arah antara dosen dan mahasiswa. Model ini memungkinkan mahasiswa memperoleh umpan balik yang lebih bermakna sehingga mampu meningkatkan pemahaman, rasa percaya diri, dan kemampuan berpikir reflektif.

Pendekatan tersebut diperkuat melalui inisiatif global Teaching that Transforms, yang menjadi bagian dari filosofi pembelajaran Monash University. Melalui konsep ini, dosen tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendorong rasa ingin tahu, kemampuan memecahkan masalah, serta pengembangan kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia profesional.

Associate Professor Claudia Stoicescu dari bidang Kesehatan Masyarakat, misalnya, mengintegrasikan pengalaman riset dan praktik kesehatan masyarakat ke dalam kelas melalui metode experiential learning, simulasi tantangan dunia nyata, serta pembelajaran yang menempatkan isu kesetaraan dan keadilan sosial sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami bagaimana teori akademik dapat diterapkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Dr. Harriman Saragih dari bidang Inovasi Bisnis mengembangkan konsep “pracademics”, yakni lulusan yang mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Melalui studi kasus dan tantangan nyata dari dunia industri, mahasiswa dilatih mengembangkan kemampuan berpikir sistematis, mengambil keputusan, serta memecahkan persoalan yang dihadapi organisasi dan dunia usaha.

Pengajar Berkualitas Jadi Fondasi

Pro Vice-Chancellor & President Monash University Indonesia, Professor Matthew Nicholson, menegaskan bahwa kualitas pendidikan selalu berawal dari kualitas para pengajarnya.”Di Monash University Indonesia, kami percaya bahwa kualitas pendidikan berawal dari kualitas para pengajarnya. Melalui Teaching Excellence Program 2026, kami berkomitmen mendukung para pengajar dalam mengembangkan praktik pengajaran yang reflektif, adaptif, dan relevan, termasuk dalam merespons pesatnya perkembangan AI. Pengajaran bukan sekadar proses transfer pengetahuan, tetapi juga membangun cara berpikir kritis serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi mahasiswa,” ujarnya dalam keterangan pers yang dirilis (03/07/2026), di Jakarta.

BACA JUGA:  Upbit Dukung Pencapaian VerifyVASP US$200 Miliar Transfer Aset Digital

Melalui Teaching Excellence Program 2026, Monash University Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan tinggi yang menempatkan kualitas pengajaran sebagai fondasi utama. Investasi berkelanjutan terhadap pengembangan kapasitas dosen diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap perubahan, percaya diri menghadapi tantangan global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

Tags: dukungan AI
Previous Post

Lewat CSR Fiber Academy, Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T

Next Post

Indosat dan Arsari Group Luncurkan PT Infra Fiber Teknologi, Platform Infrastruktur Fiber Digital Independen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • realme P4 Series Meluncur di Indonesia, HP Gaming dengan Baterai 8000mAh Nan Terjangkau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rahasia Infrastruktur TI Tangguh Terungkap, Multipolar Technology Ungkap Strategi Hadapi Era AI dan Ancaman Siber

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Keuangan Berkelanjutan dan Bursa Karbon di Forum Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto