ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Jurus Kominfo Atasi Perang Tarif Data

Ahmad Churi
1 August 2017 | 16:01
rubrik: Indeks
Share on FacebookShare on Twitter

Seiring tren penggunaan komunikasi di kalangan masyarakat yang bergeser dari voice, SMS ke data (internet), persaingan tarif dari para operator seluler terhadap layanan data internet juga makin ketat, bahkan cenderung tidak sehat. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) segara keluarkan formulasi penetapan tarif yang bisa dijadikan acuan para operator dalam menentukan sendiri besaran tarifnya, dan tetap menolak untuk menetapkan batasan angkanya.

Sikap pemeritah itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, saat diminta menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional bertema “Mencari Tarif Data Yang Ideal” yang diselenggarakan Indonesia Technology Forum (ITF), di Jakarta, beberapa waktu lalu. Seminar ini digelar, di antaranya menyikapi keluhan PT Indosat Ooredoo melalui surat resmi yang ditandatangani CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli kepada Kemenkominfo mengenai kondisi persaingan tarif data yang kian tak sehat. Isinya antara lain meminta pemerintah agar segera turun  tangan dengan membuat aturan mengenai batas bawah tarif data di industri telekomunikasi.

“Saya tegaskan, kita tidak akan mungkin membuat rujukan angkanya. Angka itu, misalkan, berapa rupiah per megabytenya. Itu tidak mungkin kita buat,  tetapi yang akan dibuat hanya semacam formulanya saja. Selebihnya diserahkan kepada masing-masing  operator. Intinya kita ingin sama-sama enak, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang baik dengan tarif terjangkau, namun industri atau operator tetap bisa terus berkelanjutan. Jadi sekali lagi saya katakan, pemerintah tidak akan menetapkan besaran angkanya,”tegas Rudiantara kepada wartawan, usai menjadi keynote speaker “Seminar Nasional Mencari Tarif Data Yang Ideal”, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam Peraturan Menteri 9/2008, pemerintah selama ini baru memiliki regulasi tentang cara penetapan tarif panggilan (voice) dan pesan pendek (SMS). Beredarnya surat dari Indosat Ooredoo kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), sempat membuat geger kalangan industri selular. Dalam surat tersebut, Indosat Ooredoo meminta kepada pemerintah untuk membuat aturan terkait harga batas bawah layanan data. Mereka beralasan, harga layanan data atau internet sudah tak lagi rasional yang membuat persaingan antaroperator makin sengit.

BACA JUGA:  Susah Diatur, Rusia Ancam Tutup Telegram

Dalam kesempatan itu, Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli mengatakan, apabila tidak ada langkah dan dukungan dari pemerintah, sulit bagi operator untuk menahan penurunan yield data yang terjadi dalam beberapa tahun ini. Penurunan itu katanya, makin irrasional dan bisa menjadi tak prospektif lagi bagi para operator dalam memberikan layanan data kepada masyarakat luas.
Sementara itu, terkait persoalan tarif data, anggota Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), I Ketut Prihadi Kresna menyatakan, pihaknya akan segera mematangkan formula tarif sesuai amanat pasal 28 UU no.36 tahun 1999 tentang telekomunikasi. Untuk menjaring masukan, pihaknya juga akan mengumpulkan semua operator dalam rangka membuat formula tarif data ini. Bahkan formula tarif yang akan diatur, tak cuma formula tarif data, namun juga untuk penyempurnaan formula tarif voice dan SMS melalui jaringan seluler.

Peraturan ini nantinya diharapkan bisa menjadi sarana pengawasan dan pengendalian terhadap tarif data operator. Dengan begitu, pemerintah bisa lebih tegas terhadap operator yang menawarkan tarif yang terlalu murah yang selama ini memicu terjadinya persaingan tidak sehat. “Pada prinsipnya variabel untuk formula data dengan formula SMS dan voice, sama. Usulan Indosat soal atur data yield, tetap akan kami tampung,” ujarnya. (AC)

Previous Post

WD Hadirkan Penyimpanan Mobile Pro Wifi

Next Post

Bekraf Dukung Festival Habibie 2017

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mendukung NVIDIA Nemotron, Dataiku Hadirkan Framework Open Source untuk Explainability Agen AI Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJS Kesehatan Hadirkan Layanan 24 Jam via Chat, Komdigi Dorong Perluasan Layanan Publik Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Luncurkan HUAWEI Mate 80 Pro, Bawa Kamera Canggih dan Durabilitas Terdepan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto