Jakarta, Itech – Sebagai bagian dari ekosistem jual-beli mobil bekas melalui jaringan on-line , OLX menggelar penghargaan yang ditujukan untuk para pelaku industri mobil bekas, di Indonesia. Penghargaan yang diberi nama “OLX Otojurnal Award ini”, dilakukan di kawasan SCBD, Jakarta.
Acara ini dihadiri para pelaku industri mobil bekas, seperti dealer mobil bekas, bursa mobil, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), dan juga perwakilan dari industri pendukung, seperti pembiayaan dan asuransi kendaraan. Melalui OLX Otojurnal Award, OLX ingin menunjukan komitmen dalam memberikan kontribusinya terhadap industri mobil bekas.
Apresiasi ini diharapkan bisa meningkatkan kompetensi para pelaku usaha ini, sehingga pertumbuhan industrinya dapat terakselerasi dengan baik.Dalam ekosistem jual-beli mobil bekas, OLX memberikan nilai tambah bagi industri ini, dengan menyediakan platform jual-beli online, sehingga transaksi dapat terjadi lebih cepat.
“OLX Otojurnal Award menjadi refleksi perjalanan bisnis jual-beli mobil bekas, selama setahun ke belakang. Pencapaian yang terjadi di dalam industri ini, tidak lepas dari peran para pelaku industrinya, seperti para pemilik dealer, bursa mobil, ATPM, dan segenap industri pendukung lainnya. Ini adalah bentuk apresiasi kami untuk kontribusi yang selama ini mereka lakukan,” ujar Olaf Van Schagen, Chief Executive Officer OLX Indonesia dalam acara pemberian Award yang berlangsung (14/12), kawasan SCBD, Jakarta.
Untuk memajukan industri mobil bekas, di Indonesia OLX juga telah menjalin kerja sama dengan pihak-pihak lainnya. Salah satu dukungan tersebut datang dari Futuready, sebagai mitra resmi OLX dalam memberikan servis broker asuransi untuk pengguna. Futuready bekerjasama dengan OLX untuk mewujudkan keinginan konsumen dalam mendapatkan proteksi kendaraan bermotor.
“Saat ini, dukungan asuransi Futuready mencakup tidak hanya mobil baru tetapi juga mobil bekas. Bersama dengan OLX, kami mengoptimalkan layanan asuransi kepada pemilik kendaraan dengan menawarkan asuransi kendaraan mobil bekas atau masa kredit mobil baru yang sudah habis,” ujar Sendy, Chief Executive Officer, Futuready. (AC)














