Jakarta, Itech – Facebook sedang mengembangkan chipset prosesornya sendiri untuk memperkuat perangkat dan servernya sendiri sekaligus menandakan keseriusan Facebook di pasar hardware dan melepas ketergantungan dari sokongan Qualcomm Snapdragon.
Bahkan, Facebook sedang membuka lowongan kerja untuk kategori infrastruktur guna merakit “end-to-end SoC / ASIC, firmware, dan driver development” seperti dikutip The Verge.
Saat ini server yang melatih sistem AI Facebook, adalah perangkat Nvidia. Mark Zuckerberg (CEO Facebook) telah mengatakan bahwa AI pada akhirnya akan memainkan peran yang lebih besar dalam menandai konten yang tidak pantas di jejaring sosial tersebut.
Dengan memiliki chip sendiri, Facebook juga dapat menghidupkan speaker pintar atau headset Virtual Reality (AR) Oculus-nya di masa depan. Menariknya, apabila langkah ini benar-benar diwujudkan oleh Facebook maka besar kemungkinan Facebook mampu menyediakan perangkat untuk segmen consumer.
Selain Facebook, ada beberapa perusahaan teknologi yang memiliki chipset buatan sendiri seperti Apple. Google pun memproduksi chip kecerdasan buatan (AI) dan termasuk chip pertamanya (prosesor gambar) Pixel 2 tahun lalu.
Amazon juga mengembangkan chip untuk meningkatkan kecerdasan Alexa.
Tentunya, Facebook masih menghadapi permasalahan kepercayaan, menyusul insiden pembocoran data jika perusahaan tersebut ingin mulai membenamkan chip-nya sendiri ke dalam gawai konsumen.














