Jakarta, Itech – Media cetak sedang mengalami masa-masa suram, seiring menjamurnya media digital. Namun, media cetak The New York Times Company mencatat pertumbuhan pelanggan yang signifikan dan sukses mencetak rekor pendapatan pada tahun lalu.
Mark Thompson (Chief Executive of The Times) mengatakan perusahaan senang dengan retensi kuat yang terus berlanjut setelah euforia pemilihan presiden 2016. “Kami terus membuat kemajuan yang menggembirakan dan melihat gejolak bulanan yang jauh lebih rendah daripada beberapa tahun yang lalu,” katanya seperti dikutip The New York Times.
“Kami memiliki jurnalis yang berkualitas karena mampu meliput isu internasional dan nasional sekaligus mengerahkan jurnalis mereka untuk investigasi,” pungkasnya.
The New York Times Company mengungkapkan pelanggan digitalnya tumbuh 157.000 orang pada kuartal empat pada tahun lalu dan pendapatannya mencapai lebih dari USD1 miliar pada tahun lalu.
Pelanggan digital memberikan kontribusi 60 persen dari total pendapatan perusahaan. Saat ini The Times Company memiliki lebih dari 2,6 juta langganan digital (belum termasuk layanan cetak), yang mencakup produk berita, memasak dan teka-teki silang hingga akhir 2017.
Pendapatan pelanggan digital meningkat 46 persen dibandingkan tahun lalu menjadi 340 juta dollar, dan meningkat 51 persen dibandingkan kuartal IV tahun lalu menjadi 96 juta dollar.
G. Sulzberger (pemilik Times) mengatakan media cetak saat ini memiliki tantangan yaitu turunnya kepercayaan pelanggan terhadap media, menyusul teknologi yang mengagung-agungkan clickbait, rumor dan propaganda. Apalagi, para buzzer politik memanas-manasi masyarakat untuk curiga terhadap pers.
“Times akan berusaha menyajikan berita paling penting lewat keingintahuan, keteguhan, dan empati. Kami yakin cara memperbaiki dunia adalah dengan mulai memahaminya,” kata Sulzberger.
“Kami akan memegang teguh standard paling tinggi untuk independensi, akurat, dan tidak berat sebelah. Kami akan terus memberi jurnalis kami kesempatan untuk menggali suatu berita hingga berbulan-bulan,” pungkasnya.
Pendapatan iklan digital meningkat 14 persen pada 2017 menjadi USD238 juta. Dalam tiga bulan terakhir, pendapatan iklan digital naik 9 persen menjadi 84 juta dollar dan berkontribusi 46 persen dari total pendapatan iklan perusahaan.














