Jakarta, Itech – PT. Computrade Technology International (CTI Group) menggelar konferensi dan pameran CTI IT Infrastructure Summit 2018 untuk ratusan profesional TI, keuangan, pemasaran dan lainnya dari berbagai industri.
Ajang CTI kali IT Infrastructure kali ini fokus mengupas blockchain sebagai teknologi di balik Bitcoin, mengingat ajang itu mengangkat tema “Blockchain: The Next Digital Revolution in Every Industry”.
CTI IT Infrastructure Summit menghadirkan pakar teknologi Vice President (Southeast Asia) Gartner Advisory Jonathan Krause dan Fitra Suryanto, Head of Presales, Dell EMC Indonesia sebagai keynote speakers.
Rachmat Gunawan (Direktur CTI Group) mengatakan teknologi blockchain memang mulai mencuat ke publik berkat peredaran Bitcoin dan potensi blockchain jauh lebih luas dari sekedar mata uang digital. Bahkan, pakar teknologi memprediksi teknologi blockchain akan mendisrupsi 19 industri.
“Dari keuangan, blockchain bisa menghilangkan fungsi perantara dalam proses transaksi antara dua belah pihak, sampai ke kesehatan untuk membantu proses diagnosis pasien yang lebih cepat dan akurat,” katanya dalam siaran persnya, Kamis.
Untuk sukses mengadopsi blockcahin, kata Rachmat, perusahaan harus melakukan beragam pendekatan yang memperhatikan beberapa aspek seperti proses bisnis, teknologi, operasional, skill, budaya perusahaan dan kematangan digital di perusahaan tersebut.
“Bisnis juga perlu mempertimbangkan tantangan yang mungkin hadir dari adopsi blockchain, seperti kesulitan memilih platform yang kehandalannya belum teruji mengingat market blockchain masih terbilang baru, ketersediaan skill, manajemen data, dan keamanan,” ucapnya.
Lembaga riset Gartner mengatakan nilai bisnis yang akan diciptakan oleh adopsi blockchain secara global akan meningkat menjadi USD176 miliar pada 2025 dan akan melonjak menjadi USD3,1 triliun pada tahun 2030.
Gartner juga memprediksi industri perbankan akan mendapatkan nilai bisnis sebesar USD1 milyar dari adopsi blockchain hingga akhir 2020, khususnya dari penggunaan crypto currency.
Dell EMC dan Dell Technologies memiliki beragam solusi dan layanan untuk membantu pelanggan mencapai gol bisnis mereka. Dukungan ini diawali dengan memvalidasi pemanfaatan blockchain, sampai ke pengimplementasian on premise, off premise, aplikasi dan teknologi blockchain berkelas enterprise,” pungkas Fitra Suryanto, Head of (Presales Dell EMC Indonesia).
CTI IT Infrastructure Summit 2018 didukung oleh lembaga riset Gartner serta vendor-vendor TI terkemuka di dunia, seperti Dell EMC, Hewlett-Packard Enterprise (HPE), HPE Aruba, Samsung, IBM, Lenovo, Red Hat, Huawei, Defenxor, Trend Micro dan Tata Communications.














