Jakarta, Itech – Facebook menunda peluncuran speaker pintarnya karena waktunya yang kurang tepat, menyusul pasar dan pengguna masih marah serta kecewa terhadap Facebook terkait kasus kebocoran 50 juta data pengguna Facebook.
Rencananya, Facebook akan meluncurkan dua speaker pintarnya dalam ajang pengembang Facebook, Mei. Saat ini ada beberapa produk-produk speaker pintar di pasar yaitu Google Home, Amazon Echo dan Apple HomePod.
Speaker pintar pertama memiliki kode Aloha yang memiliki layar seukuran laptop dan speaker standalone. Tentunya, Aloha memiliki asisten digital buatan mirip dengan Alexa milik Amazon dan Siri buatan Apple seperti dikutip Mashable.
Kedua speaker pintar Facebook itu memiliki panel layar sentuh LG berukuran 15 inci, sangat besar dan mirip dengan laptop.
Layar yang besar itu memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan rekan dan keluarga via video chat.
Facebook pun telah menandatangani kesepakatan lisensi musik dengan Sony dan Universal Music untuk menyediakan konten bagi speaker tersebut.
Facebook akan memproduksi kedua spekaer pintarnya itu di salah pabrik iPhone asal Tiongkok, Pegatron seperti dikutip BGR.
Speaker pintar Aloha akan berfungsi sebagai Portal dan akan memiliki lebih banyak fungsi media sosial dibandingkan dengan model Fiona. Aloha juga akan menawarkan teknologi pengenalan wajah melalui bekal kamera bersudut pandang luas pada bagian atas unit.
Teknologi pengenalan wajah itu berfungsi sebagai sistem keamanan dan memungkinkan pengguna segera masuk ke akun Facebook.
Nantinya, kedua speaker pintar Facebook itu akan berhadapan dengan Amazon Echo Show yang memiliki layar 7 inci.
Apalagi, saat ini Amazon adalah pemimpin pasar untuk produk speaker pintar.
Kedua speaker pintar Facebook itu didesain oleh Building 8, sebuah laboratorium rahasia perangkat keras Facebook. Rencananya, Facebook akan meluncurkan kedua speaker pintarnya itu pada Juli tahun ini.
Sebelumnya skandal Cambridge Analytica, banyak pengguna yang sudah tidak mempercayai Facebook karena Facebook diam-diam memanfaatkan mikrofon smartphone untuk merekam pembicaraan demi strategi iklan yang lebih baik.














