Jakarta, ItWorks- Gojek terus berkomitmen untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi mitra dengan memberikan pelatihan melalui wadah bertajuk Bengkel Belajar Mitra (BBM). Program ini menghadirkan dua jenis pelatihan, yaitu Pengembangan Layanan Prima dan Pengembangan Kemampuan Diri melalui peningkatan ketrampilan mitra driver agar menjadi sumber daya yang semakin berkualitas.
“Mitra driver merupakan garda depan pelayanan Gojek sekaligus bagian penting dalam ekosistem. Dengan hadirnya BBM, mitra Gojek kian terpapar dengan ragam pengembangan keterampilan, sehingga mereka terus memberikan layanan yang andal sekaligus naik kelas di saat yang bersamaan. Sejak diluncurkan Oktober 2018 lalu, hingga saat ini sudah 1.000 mitra yang bergabung dalam kegiatan ini,” ujar VP Transport Marketing Gojek, Monita Moerdani, dalam acara Diskusi Bertajuk “Gojek Siap Cetak Lebih Banyak Mitra Berkualitas” pada (5/4), di kantor Gojek, Jakarta.
Sejak diluncurkan tahun lalu, Gojek rutin melaksanakan BBM tiap bulannya dan bisa menghasilkan kontribusi positif terhadap mitra dan konsumen. Di antaranya telah dilakukan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Pelatihan ini dilakukan dengan mengangkat berbagai topik yang disesuaikan dengan aspirasi dan kebutuhan mitra Gojek dengan menggandeng pelatih berkompetent untuk mendukung pengembangan keterampilan para mitra yang ada di seluruh Indonesia. Program BBM ini akan terus dikembangkan secara komprehensif dan diharapkan dapat makin meningkatkan kepuasan konsumen.
“Kami telah melaksanakan Pelatihan Bahasa Inggris, pelatihan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, pelatihan penanganan Anti Kekerasan Seksual yang baru-baru ini juga kami selenggarakan. Dengan pelatihan ini, kita harapkan mitra bisa andal dan sigap melayani konsumen. Misalnya pelatihan bahasa Ingris kami lakukan karena selama ini pengguna jasa Gojek juga banyak dari orang asing,” ujarnya.
Dalam kesemapatan sama, Ivan Muliadi Ceo Siaga, Partner Gojek, dalam pelatihan P3K, turut menyampaikan rasa bangganya berkolaborasi besama Gojek untuk melatih para mitra (driver) dalam memitigasi risiko kecelakaan lalu lintas. Dengan pelatihan yang telah diterima, diharapkan mitra driver kian memahami sisi praktis P3K sehingga dapat menerapkannya ketika menghadapi menghadapi kecelakaan lalu lintas di jalan. “Kegiatan pembekalan ilmu dasar P3K ini menarik karena jutaan mitra driver yang telah tergabung dengan Gojek sering menghabiskan waktunya di jalan,” ujarnya.
Monita Moerdani menambahkan, selain pelatihan yang terkait langsung dengan pengembangan layanan prima, Gojek juga menghadirkan pelatihan tambahan untuk pengembangan kemampuan diri di rangkaian BBM agar mitra semakin sejahtera. Di antaranya pelatihan pengelolaan keuangan di antaranya dengan menggandeng konsultan keuangan Jouska Indonesia. Di samping itu juga ada program pelatihan untuk wirausaha, di antara dengan mengembangkan hobi dari para mitra untuk dikembangkan agar bisa menjadi penghasilan tambahan.
“Dari survey yang dilakukan ke 645 mitra driver Gojek, kami menemukan bahwa 90% mitra menyatakan ingin memperoleh pendapatan tambahan dari hobi yang biasa mereka lakukan. Dan banyak di antaranya ingin memiliki usaha kuliner. Sehingga kami hadirkan pelatihan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha agar mitra dapat memperoleh pemasukan tambahan,” ujar Monita.
Dalam upaya untuk menumbuhkan jiwa wirausaha para mitra driver, Pelatihan Wirausaha yang dihadirkan turut membahas mengenai strategi bisnis langsung dengan merchant Go-food. “Tidak hanya itu, kami pun turut mendukung para mitra driver agar dapat mengelola pemasukan tersebut,” lanjut Monita.
Sementara CO-CEO Jouska, Farah Dini Novita mengatakan, sebagai salah satu partner Gojek dalam BBM pelatihan pengelolaan keuangan, pihaknya berupaya memberikan kesempatan pengetahuan tambahan bagi mitra driver Gojek tentang manajemen pengelolaan keuangan yang diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup mereka, serta dapat mengangkat kesejahteraan keluarganya. “Para mitra yang dibekali pelatihan keuangan dalam BBM akan lebih mengerti cara mengatur keuangan sehingga lebih sejahtera,” ujar dia. (AC)














