Redaksi It Works yang berbasis di Jakarta, Indonesia diundang untuk mengikuti konferensi virtual Fortinet Accelerate 2020 untuk kawasan Asia-Pasifik, 13/5. Dalam acara ini Chief Marketing Officer Fortinet John Maddison menjelaskan, secara panjang lebar dan cepat, tentang berbagai pembaruan terkini dari portofolio jaringan dan keamanan yang telah dilakukan Fortinet.
Mengikuti dengan seksama penjelasannya, maka bisa disimpulkan bahwa 2020 adalah tahun yang sibuk bagi Fortinet.
Meski banyak dari presentasinya, dalam webminar untuk APAC itu, yang menjelaskan satu per satu komponen-komponen yang membentuk struktur keamanan Fortinet, Maddison juga memberi penjelasan lebih mendalam untuk beberapa pengumuman terbaru yang dirilis Fortinet.

Antara lain, peluncuran prosesor jaringan NP7, firewall generasi berikutnya (Next Generation Firewall-NGFW) Fortigate 1800F dan 4200F, dan kemampuan baru yang diaktifkan oleh FortiOS 6.4.1, yang akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.
Tidak seperti banyak vendor yang mengandalkan perangkat keras kotak hitam atau virtual network function (VNF) yang berjalan pada chipset x86 tradisional, Fortinet memiliki tradisi panjang dalam melakukan sesuatu dalam perangkat keras, khususnya menggunakan ASIC (Application Scientific Integrated Circuit).
ASIC adalah microchip atau semikonduktor yang dirancang untuk aplikasi dengan fungsi yang sangat spesifik atau CPU (Central Processing Unit) untuk keperluan khusus sesuai dengan tujuan chip tersebut dibuat.
Dan Fortinet senang membuat perbedaan itu di setiap kesempatan. Maddison mengklaim investasi Fortinet di ASIC telah memungkinkan perangkat kerasnya melompati para pesaingnya dalam hal kinerja.
NP7, yang diluncurkan pada pertengahan Februari tahun ini dengan Fortigate 1800F NGFW, dirancang untuk mempercepat aliran jaringan besar, membebaskan CPU untuk fungsi-fungsi lainnya.

NP7 menawarkan fungsionalitas NGFW pada throughput hingga 200 Gb/s, dan ada dua di antaranya pada 1800F. Prosesor ini juga memungkinkan akselerasi perangkat keras dari fitur-fitur seperti distributed denial of service (DDoS), virtual extensible LAN (VXLAN), dan logging, tambah Maddison.
Fortinet pekan lalu juga meluncurkan FortiGate 4200F NGFW, yang didukung empat prosesor NP7. “Ini adalah firewall generasi baru yang menakjubkan,” klaimnya.
FortiOS Fortinet juga mendapatkan beberapa peningkatan substansial dengan merilis versi 6.4, termasuk SD-WAN orchestrator baru yang menawarkan kontrol lebih rinci dan detail atas struktur keamanan perusahaan dan analitik aplikasi. Orchestrator yang ditingkatkan ini memungkinkan pelanggan untuk menerapkan kebijakan ke SD-WAN dan NGFW pada saat yang sama, menurut Maddison.
Pembaruan perangkat lunak itu juga memperkenalkan zero-trust networking, termasuk native device visibility and profiling, improved user identification and management, dan on-and off-network visibility.
Baca: Fortinet: Keamanan dan SD-WAN Jadi Kebutuhan Penting, Terlebih Saat Pandemi














