Telkomsigma berkomitmen untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia terkait format standard keamanan yaitu National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS) dan penggunaan 6 digit personal identification number/PIN yang akan diberlakukan mulai awal tahun 2016.
Kebijakan ini ditetapkan oleh Bank Indonesia ini sebagai tindakan preventif dan meningkatkan keamanan transaksi keuangan melalui alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) seperti credit card dan debit card. Sebagai dukungan atas kebijakan Bank Indonesia ini , Telkomsigma yang merupakan perusahaan penyedia solusi dan layanan perbankan berbasis ICT terbesar di Indonesia, telah siap dengan solusi handal dan terpercaya untuk diimplementasikan oleh seluruh Bank di Indonesia. Didukung oleh pengalaman sebagai mitra industri perbankan hampir 3 dekade, Telkomsigma yang didukung oleh lebih dari 1000 personel berpengalaman dibidangnya, Telkomsigma siap menjadi mitra teknologi bank – bank di Indonesia dalam mendukung diterapkannya kebijakan NSICCS ini.
“Sejak berdirinya Telkomsigma telah menjadi bagian dari industri perbankan dengan menangani lebih dari 50 bank di Indonesia, sehingga kami akan selalu melakukan inovasi untuk mendukung solusi berbasis teknologi yang dibutuhkan perbankan secara market ataupun sesuai regulasi Bank Sentral. Dalam hal NSICCS, telkomsigma sangat siap untuk implementasikan solusi ini , komitmen kami untuk mendukung implementasi tepat waktu sehingga seluruh nasabah Bank Pundi telah menggunakan Chipcard untuk transaksi yang menggunakan kartu pada tahun 2016 nanti. Kami juga berharap dapat selalu menjadi bagian dari pertumbuhan industri perbankan di Indonesia, ujar Judi Achmadi , CEO Telkomsigma disela Judi menutup konfrensi pres., PT. Bank Pundi Indonesia menggandeng Telkomsigma dalam mengimplementasikan solusi pendukung berbasis IT untuk NSICCS Specification versi Bank Indonesia tersebut.
“Telkomsigma telah menjadi mitra teknologi kami untuk seluruh solusi dan layanan berbasis ICT yang diimplementasikan oleh Bank Pundi dengan kompetensi yang dimiliki Telkomsigma, kami tidak ragu lagi, kembali menggandeng Telkomsigma untuk mengimplementasikan solusi untuk Chipcard ini , ujar Paulus Wiranata, Direktur Utama, Bank Pundi. Solusi berbasis ICT yang terintegrasi ini akan mulai diimplementasikan oleh Bank Pundi pada tahun ini dan akan mulai dioperasikan pada awal tahun 2016 yang akan datang.
“Meski secara regulasi penerapan penggunaan chipcard masih pada tahun 2016, tetapi kami bergerak lebih awal dengan mulai mengimplementasikan solusi untuk Chipcard ditahun ini sedangkan penggunaan 6 digit PIN telah mulai diimplementasikan sebelumnya. Sehingga pada awal 2016 nanti seluruh nasabah kami telah mulai menggunakan chipcard untuk melakukan transaksi yang menggunakan kartu, “tegas Paulus.
Paulus juga menambahkan bahwa implementasi kartu berbasis chip ini memang tidak mudah dilaksanakan, namun demikian, Bank Pundi tetap mendahulukan kenyamanan dan keamanan para nasabah dalam melakukan transaksi perbankannya di Bank Pundi. Saat ini Bank Pundi memiliki lebih dari 150 ribu nasabah penabung dengan jumlah kartu ATM lebih dari 50 ribu. Rasa aman dan nyaman tentunya akan membangun loyalitas nasabah Bank Pundi. (red)














