ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Pemerintah Akan Lacak Covid-19 Gunakan Teknologi Komunikasi

Teguh Imam Suyudi
7 June 2020 | 11:00
rubrik: Digital
Pemerintah Akan Lacak Covid-19 Gunakan Teknologi Komunikasi

Pemerintah Akan Lacak Covid-19 Gunakan Teknologi Komunikasi

Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi kepada jajarannya yang mampu memenuhi target pengujian spesimen sebanyak 10.000 per hari sebagaimana yang sebelumnya telah ditetapkan. Selanjutnya, selain meningkatkan capaian tersebut, Presiden juga meminta agar pelacakan secara agresif kini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komunikasi.

Demikian disampaikan oleh Kepala Negara saat memimpin rapat terbatas mengenai percepatan penanganan pandemi Covid-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (04/06/2020).

“Saya menyampaikan terima kasih bahwa target pengujian spesimen yang dulu saya targetkan 10.000 ini sudah terlampaui. Saya harapkan target berikutnya ke depan adalah 20.000 per hari. Ini harus mulai kita rancang ke sana,” ujarnya.

“Saya minta pelacakan penyebaran Covid-19 dilakukan dengan lebih agresif dan mulai memanfaatkan sistem teknologi telekomunikasi. Dibanding menggunakan cara konvensional, penerapan teknologi tentunya dapat memungkinkan sistem pelacakan menjadi lebih cepat.”

Presiden JoKo Widodo

“Seperti yang kita lihat di negara-negara lain, misalnya di Selandia Baru, mereka menggunakan digital diary. Kemudian Korea Selatan juga mengembangkan mobile GPS untuk data-data sehingga pelacakan itu lebih termonitor dengan baik,” tuturnya.

Digital Diary

Mengutip berbagai sumber, Digital Diary yang dimaksud adalah aplikasi ponsel pintar bernama NZ COVID Tracer, diluncurkan pemerintah Selandia Baru pada 20 Mei 2020. NZ COVID Tracer adalah aplikasi Kementerian Kesehatan yang mendukung pelacakan kontak (contact tracing) secara cepat dan efektif dengan menciptakan diari digital dari tempat-tempat yang Anda kunjungi.

Aplikasi digital diary bisa dipasang di ponsel bersistem operasi Android maupun Apple. Pengguna aplikasi perlu memasukkan email dan membuat password di aplikasi itu terlebih dahulu, termasuk mengisi data diri (opsional).

Cara kerja diari digital ini adalah lewat pemindaian (scan) kode QR lewat aplikasi ini. Bila si pengguna aplikasi ini sedang bepergian di suatu tempat, misalnya restoran atau pusat perbelanjaan, di restoran atau pusat perbelanjaan tersebut akan tersedia poster QR code yang bisa dipindai oleh si pengguna aplikasi.

BACA JUGA:  Tangani Penyebaran Corona, Kemenristek Bentuk Konsorsium Covid-19

Dengan pemindaian QR code yang disediakan pemerintah itu, terlacaklah pergerakan pengguna aplikasi NZ COVID Tracer. Riwayat perjalanan pengguna aplikasi bisa dilihat di menu aplikasi ini. Informasi mengenai riwayat perjalanan ini bakal terhapus otomatis setelah 31 hari.

Bila pengguna aplikasi teridentifikasi pernah berkontak jarak dekat dengan orang yang terjangkit COVID-19 di suatu lokasi, Layanan Kontak Dekat Nasional (NCCS) akan segera menghubungi si pengguna aplikasi dan menjadwalkan pengetesan untuk Anda. NCCS juga akan menanyai pengguna aplikasi mengenai siapa saja orang-orang yang telah dilihatnya.

Mobile GPS

Sedangkan Mobile GPS adalah pelacakan menggunakan aplikasi sistem pemosisi global yang mulai digunakan di Korsel pada pertengahan Maret, di Daegu dan Gyeongsang Utara, dua lokasi yang dulu sempat dilanda penularan COVID-19 terparah di Korsel, bahkan di dunia.

COVID-19 Smart Management System (COVID-19 SMS), bukan sekadar aplikasi melainkan suatu sistem. Sebelum sistem ini ada, Korsel melakukan pelacakan kontak kasus COVID-19 secara manual. Namun setelah COVID-19 SMS hadir, maka seluruh proses contact tracing didigitalisasi.

Sistem telah membuat pelacakan kontak lebih cepat dan lebih ringan. Sistem ini diklaim mampu mempersingkat 24 jam pelacakan kontak (contact tracing) menjadi 10 menit saja. Sistem ini menyediakan analisis rute penularan, deteksi hotspot penularan, namun tetap melindungi data pribadi lantaran butuh persetujuan otoritas sebelum pihak berkepentingan mengakses data orang yang hendak dilacak.

Cara kerjanya, aplikasi ini akan memonitor orang yang dikarantina. Bila mereka pergi dari lokasi karantina, sistem akan mengaktifkan alarm.

Tags: Covid-19presiden jokowi
Previous Post

Shopee Bekerja Sama Dengan Gramedia

Next Post

Inilah Empat Keunggulan Teknologi Wireless

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Laporan Mengungkap Meningkatnya Kecanggihan Ancaman Dunia Maya

    BRIN Dan UNSRI Perkuat Riset Keamanan Siber dan Blockchain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal IPOT, Aplikasi Super untuk Investasi dari Indo Premier

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluas Portofolio Home Appliances, Acerpure Hadirkan Lini Air Conditioner Acerpure Chill di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tencent Cloud Perluas Rangkaian Solusi Agen AI Internasionalnya ke Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

Ahmad Churi
17 July 2026 | 14:17

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi prioritas transformasi digital di berbagai organisasi. Namun, di tengah antusiasme tersebut, banyak perusahaan masih berfokus...

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

Ahmad Churi
14 July 2026 | 23:20

ItWorks.id- Teknologi Agentic AI ERP diproyeksikan menjadi generasi baru sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mendorong percepatan transformasi digital...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto