Qualcomm dikabarkan telah mengumumkan chipset generasi berikutnya untuk wearable device, yakni Snapdragon Wear 4100 dan 4100+. Berdasarkan nomor model yang digunakan, chip ini nampaknya berbasis SoC mobile Snapdragon 729.
Chip Qualcomm Snapdragon Wear 4100+ mencakup di dalamnya SoC utama, co-prosesor Always-On (AON) untuk kondisi rendah daya, bersama dengan chip pendamping termasuk PMIC, RF untuk modem/GPS dan Wi-Fi/Bluetooth, dan RFFE.
Sementara Snapdragon Wear 4100 tidak memiliki co-processor AON. Itulah yang membedakan dari keduanya.
Snapdragon Wear 4100+ dikembangkan pada proses 12nm dan memiliki CPU quad-core Cortex-A53 berkecepatan 1.7GHz, GPU Adreno 504, dukungan untuk memori 750 MHz LPDDR3 dan storage eMMC 4.5, serta dual ISPs dengan dukungan untuk kamera 16 MP.
Chip Snapdragon Wear 4100+ dirandang untuk memberikan kinerja 85% lebih baik dari Wear 3100, sementara modem 4G LTE juga berbasis pada teknologi pemrosesan 12 nm, sekarang memiliki DSP khusu, fitur rendah daya, dan mendukung Cat.4 LTE dan antenna ganda.
Adapun co-processor AON yang lebih cerdas, meningkatkan masa pakai baterai dan sekarang dapat menampilkan hingga 64 ribu warna (dibandingkan dengan 16 warna pada Wear 3100). Chip ini juga dapat mendeteksi detak jantung dan pemantauan tidur, penghitungan langkah, alarm, times, dan haptics, serta memiliki daya tanggap tilt-to-wake lebih cepat.
Secara umum chip seri Wear 4100 memiliki fitur Wi-Fi a/b/g/n dan Bluetooth 5.0 yang menghemat konsumsi daya sekitar 25%. Platform ini dimaksudkan untuk digunakan dengan Wear OS dan platform open source lain yang ditujukan untuk itu.
Mengutip informasi lansiran GSMarena Qualcomm telah mengungkap bahwa Mobvoi TicWatch Pro 3 akan ditenagai oleh chip baru. Pun dengan Imoo yan gdisebut akan meluncurkan smartwatch Z6 Ultra untuk anak menggunakan Wear 4100 dalam 30 hari ke depan. (Fauzi)














