Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan website atau aplikasi yang menghubungkan seorang penjual dengan pembeli melalui internet atau marketplace untuk memperluas jangkauan pasar.
Untuk mendorong hal itu, perseroan menjalin kerja sama dengan Yayasan Doktor Sjahrir dan Shopee untuk memberikan pelatihan berbasis digital marketplace kepada para mitra binaannya, terutama ibu-ibu, agar lebih sadar teknologi dan bisa memasarkan produknya secara daring.
“Kami senang dan bangga bahwa program pemberdayaan masyarakat yang kami lakukan mampu mencetak pengusaha-pengusaha sukses yang menjadi contoh di komunitas masing-masing. Namun kita harus terus mencari dan membuka akses ke pasar yang lebih luas, sehingga lingkup usaha UMKM tidak terbatas di komunitasnya saja, agar usaha mereka bisa terus berkembang,” ujar Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas Elim Sritaba dalam siaran pers, 28/01/2021.
“Pelatihan tentang niaga elektronik digelar secara virtual dan mengajarkan perihal bisnis daring, peningkatan kerja sama, praktek fotografi, pengenalan dasar copywriting dan sebagainya.”
“Sistem niaga elektronik sangat efektif untuk memperluas jangkauan ke pasar, tanpa harus memiliki toko secara fisik di area lain,” tambahnya.
Baca: Ini Deretan Layanan dan Inovasi Shopee untuk Maksimalkan Pengalaman Belanja
Mengutip data We Are Social kuartal pertama 2020, tren belanja daring meningkat hingga 300 persen, bahkan trafik belanja pada platform niaga elektronik naik di angka 400 persen.
Menurut Direktur Shopee Indonesia Christin Djuarto dengan peluang yang besar tersebut, ada banyak cara yang bisa dilakukan para UMKM dalam memasarkan produknya secara maksimal dan menarik para calon pembeli melalui platform niaga elektronik dan memanfaatkan sosial media untuk memperluas jaringan usaha ke berbagai kalangan.
Christin menjelaskan UMKM di Indonesia, secara tidak langsung merupakan salah satu bagian penting yang turut mendorong perputaran roda perekonomian Indonesia. “Selain program Sobat UKM Shopee yang kami hadirkan untuk memberikan panduan dasar dalam berniaga di platform Shopee, kami juga menyediakan program Kampus Shopee, bagi para penjual yang memerlukan bimbingan yang lebih komprehensif. Program-program ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung keberhasilan para pelaku UMKM di platform kami, khususnya di tengah situasi pandemi seperti saat ini.”
Saat ini, Shopee sudah mengedukasi para UKM dari Aceh hingga Jayapura Papua hingga 40 kota di Indonesia. Dari lebih dari 60.000 UKM di Indonesia yang sudah diedukasi, sebanyak 61 persen mengalami peningkatan transaksi.
Nurmala Kartini Sjahrir dari Yayasan Doktor Sjahrir menuturkan bahwa di masa pandemi, tantangan yang dihadapi tidak hanya terkait kesehatan tetapi juga bagaimana mempertahankan kondisi perekonomian di tengah daya beli masyarakat yang menurun, terutama di daerah-daerah di luar kota besar di Indonesia.
Ia menggarisbawahi pentingnya program pemberdayaan perempuan dalam ketahanan, kesehatan dan ketangguhan di komunitasnya. Hal itu dimaksudkan agar beragam keahlian para perempuan yang berawal dari aktivitas di rumah, bisa dijadikan peluang bisnis untuk meningkatkan pendapatan ekonomi sehari-hari.
Baca: Sinar Mas dan Microsoft Bekerja Sama Membangun Digital Indonesia














