ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

KemenPANRB Susun Pedoman Teknis Pembentukan MPP

Ahmad Churi
18 February 2021 | 09:03
rubrik: E-Gov
KemenPANRB Susun  Pedoman Teknis Pembentukan MPP
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan masyarakat, terutama melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) yang terintegrasi dengan sistem teknologi informasi terpadu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah menyusun naskah akademik tentang Pedoman Teknis Pembentukan Mal Pelayanan Publik. Diharapkan ini bisa menajadi acuan bagi pembentukan MPP di seluruh Indonesia.

Keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai daerah tingkat II terus diperkuat dengan dukungan regulasi. Saat ini, unit kerja Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tengah menyusun naskah akademik Peraturan Menteri PANRB tentang Pedoman Teknis Pembentukan Mal Pelayanan Publik. Beleid tersebut nantinya akan mengatur tentang prosedur pembentukan MPP, hingga MPP sebagai paradigma baru untuk pelayanan terpadu.

“Naskah akademik atau policy note memiliki peran penting dalam menciptakan suatu produk hukum yang baik dan berkualitas,” ujar Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, saat rapat virtual penyusunan naskah akademik Peraturan Menteri PANRB tentang Pedoman Teknis Pembentukan MPP, Rabu (17/02) dirilis Humas KemenPANRB, baru-baru ini.

Peraturan Menteri tersebut merupakan aturan pelaksana dari Peraturan Presiden tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. Namun, Perpres tersebut masih dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.
Poin penting dari naskah akademik yang sedang disusun, antara lain prosedur dan mekanisme pendirian MPP, penyiapan landasan hukum pembentukan MPP di daerah, dan standar layanan minimal di MPP. Diah menyampaikan, naskah ini juga mencakup peningkatan kinerja pelayanan dan kepuasan warga, konsep layanan terpadu, pengelolaan MPP, juga strategi peningkatan kinerja layanan.

“Serta MPP sebagai paradigma baru pelayanan terpadu,” ungkapnya.
Rapat rapat virtual penyusunan naskah akademik Peraturan Menteri PANRB tentang MPP kali ini juga diikuti oleh anggota Tim Independen Reformasi Birokrasi (TIRBN) Harris Turino, serta Tenaga Ahli Madya Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Frida Rustiani.

BACA JUGA:  Begini Perkembangan Dugaan Kebocoran Data Pribadi Penduduk Indonesia

Harris Turino menerangkan, kunci keberhasilan penyelenggaraan MPP salah satunya adalah informasi yang jelas tentang layanan yang disajikan. MPP juga membutuhkan transparansi, perlakuan setara, mengurangi tatap muka, dan meningkatkan kualitas layanan. “Layanan MPP juga mengurangi biaya transaksi dan biaya birokrasi antara masyarakat dan pemerintah,” ungkapnya.

Ditambahkan, monitoring penyelenggaraan MPP juga harus dilakukan dari kacamata pelanggan atau masyarakat sebagai penerima layanan. Pengukuran kualitas layanan mencakup waktu, kecepatan, biaya, dan prosedur. Pemerintah kota atau kabupaten sebagai penyelenggara MPP harus melakukan perbaikan yang konsisten serta memanfaatkan teknologi. “Harapannya, MPP bukan building saja, tapi MPP juga aplikasi. Tatap muka harus dikurangi,” imbuh Harris.

Sementara itu, Frida Rustiani memberi rekomendasi sentralisasi proses administrasi. Proses awal dan akhir menjadi satu pintu dengan kewenangan tetap melekat pada pihak lain sesuai dengan aturannya.

Menurut Frida, harus ada penetapan standar layanan secara keseluruhan, terutama waktu, biaya, dan persyaratan. “Standar yang berlaku untuk seluruh negeri akan mengarahkan pada kepastian berusaha,” ungkapnya.
Peraturan ini nantinya akan melingkupi penetapan standar meta data yang sama untuk seluruh lembaga terlibat, sehingga data bisa dipertukarkan. Penting juga untuk penetapan kode etik dan budaya integritas, panduan perilaku yang menjadi nilai-nilai baik dalam pelayanan.

Rekomendasi lain adalah penguatan whistleblowing system yang merupakan bagian dari pengawasan internal. Instansi wajib meningkatkan partisipasi dan memastikan perlindungan bagi pelapor yang merasa kurang puas dengan layanan yang diberikan. Terakhir, adanya MPP harus berorientasi pada kepuasan pengguna layanan. (AC)

Previous Post

Tantangan Industri Fintech di 2021, Salah Satunya Wajib Lapor per 1 April

Next Post

Dukung PEN, OJK Dorong Perbankan Tingkatkan Kredit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramaikan Indo Intertex 2026, Hikari Hadirkan Mesin Jahit Berteknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mendukung NVIDIA Nemotron, Dataiku Hadirkan Framework Open Source untuk Explainability Agen AI Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Luncurkan HUAWEI Mate 80 Pro, Bawa Kamera Canggih dan Durabilitas Terdepan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT KAI -BSSN Perkuat Keamanan Siber Infrastruktur Transportasi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto