Sederet inovasi positif, khususnya terkait TI, dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Projotamansari, Kabupaten Bantul, Provinsi Jawa Tengah membuatnya terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business.
Secara umum, aktivitas usaha Perumdam Tirta Projotamansari, sebelumnya bernama PDAM Tirta Dharma Bantul, sebagai salah satu unit usaha milik daerah yang bertujuan melayani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih dengan sistem perpipaan baik dari segi kuantitas, kualitas dan kontinuitas sehingga dapat memberikan profit bagi Perusahaan dan Pemerintah Daerah (PAD).
Kinerja Bisnis
Sebagai Finalis TOP BUMD Awards 2021, Perumdam Tirta Projotamansari telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada 15 Juni 2021. Mewakili perusahaan dalam kesempatan ini Arinto Hendro Budiantoro, S.E selaku Direktur.
Dalam presentasinya kepada dewan juri, ia menjelaskan kinerja perusahaan yang dipimpinnya, “Penilaian Kinerja berdasarkan Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999, berdasarkan hasil audit kinerja, selama periode 2018 – 2020, kami memiliki kinerja yang “Baik” dengan hasil penilaian > 60 berdasarkan 3 aspek kinerja yaitu indikator Keuangan, Operasional, dan Administrasi. Untuk capaian nilai kinerja Tahun 2020 sebesar 68,5.”
“Kemudian, penilaian berdasarkan Indikator BPPSPAM, Hasil Penilaian Tingkat Kesehatan dengan kategori “Sehat” berdasarkan 4 Aspek (Keuangan, Operasional, Pelayanan, dan Sumber Daya Manusia) menunjukan bahwa capaian nilai kinerja Tahun 2020 sebesar 3,88.”
“Saat ini, Jumlah Langganan (SL): 36.971; Cakupan Layanan: Teknis: 25, 45 persen dan Administrasi: 22, 20 persen; Tingkat NRW: 25,03 persen; dan Rata-rata Jam Layanan/hari: 24 jam/hari.”

Kepada dewan juri, Arinto mengungkapkan untuk pencapaian target kinerja bisnis berdasar Perda/penugasan oleh Kepala Daerah. “Sejak tahun 2017 hingga 2020, kami mencatat kinerja bisnis yang baik.”
“Setoran PAD selalu meningkat, untuk tahun 2019 sebesar Rp688,063,700 dan 2020 sebesar Rp742.156.800,00. Laba perusahaan juga selalu meningkat, di tahun 2019 sebesar Rp1,251,024,97 dan 2020 sebesar Rp1.349.376.110,00.”
“Saldo Kas dan Setara Kas juga selalu selalu meningkat, untuk tahun 2019 sebesar Rp11,770,632,104 dan 2020 sebesar Rp14.791.748,31.”
“Demikian juga jumlah pelanggan. Bahkan di tahun 2020 lalu, untuk pertama kali kami berhasil menggaet 3.000 pelanggan baru. Jika tahun 2019, berjumlah 33.889 meningkat menjadi 36,971 di tahun 2020 lalu,” tuturnya.
Baca: Optimalkan Pemanfaatan TI, Perumdam Tirta Kencana Kembali Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2021
Ia melanjutkan pemaparannya, “Kinerja keuangan kami tahun 2019-2020 mengalami peningkatan, diantaranya Laba Bersih Setelah pajak, Equitas, Kas dan setara kas, Pendapatan Operasi, Penerimaan Rekening Air, Total Aktiva.”
Pencapaian target kinerja bisnis itu, menurut Arinto, juga sebagai kontribusi perusahaan ke pemerintah daerah.
Terkait aspek pelayanan/kepuasan pelanggan, perusahaan juga sudah melakukan survei kepuasan pelanggan dengan membagikan kuisoner kepada pelanggan setiap semester pertahunnya dan dilaporkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul.
“Hasil survei dari tahun 2019 sampai tahun 2020 menunjukkan bahwa perusahaan mengalami peningkatan mutu pelayanan dari predikat Baik menjadi Sangat Baik 3,” ujar Arinto kepada dewan juri.
Ia kemudian melanjutkan presentasi dengan menjelaskan berbagai terobosan, inovasi, atau Prestasi bidang Pemasaran/ Layanan Pelanggan, “Platform pembayaran sudah bisa dilakukan diberbagai e-commerce, antara lain: Bukalapak, Link Aja, DANA, Tokopedia, GoPay, dan I-Saku.”
Kemudian, akses informasi bisa lebih mudah didapat dengan aplikasi PDAM yang terdapat di Playstore yaitu PDAM Bantul SIAP PRIMA.
Baca: Ternyata, Perumdam Tirta Bahari Pakai Social Media untuk Pemasaran
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Terkait pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam operasional perusahaan, ia menjelaskan, “Inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi melalui Android (PDAM SIAP PRIMA). Dalam aplikasi ini pelanggan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan informasi seperti mengetahui jumlah tagihan rekening air, gangguan aliran air, pemasangan sambungan baru, penyampaian pengaduan dan informasi penting lainnya. Pemanfaatan teknologi ini juga bagian untuk mewujudkan Bantul Smart City yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera.”
“Berikutnya, SMART (Sistem Manajemen dan Analisa Rekening Terpadu), APPLE (Aplikasi Penerimaan Pendapatan Lengkap), pelayanan berbasis SMS Center, SICATER (Sistem Informasi Pencatatan Meter) dan SIA (Sistem Informasi Akuntansi Terpadu).”
“Kami juga telah membuat Peta Jaringan dengan GIS (Geography Information System).”
Perbaikan Sistem/Inovasi Bisnis
Kemudian ia menjelaskan perbaikan sistem/inovasi bisnis yang telah dijalankannya, “Salah satunya dengan menerapkan sistem berbasis online. Selain membuat sebuah aplikasi yang dapat meningkatkan pelayanan, perusahaan juga berkolaborasi dengan pihak lain dalam mempermudah sistem pembayaran konsumen.”
“Dengan berbasis online, pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee. Selain itu pelanggan dapat membayar melalui agen-agen resmi perusahaan seperti indomart, kantor pos, bank BRI dan lain lain sehingga tidak perlu datang langsung ke perusahaan.”
Manfaat dari inovasi itu, lanjut Arinto, dengan sistem berbasis online secara internal dapat memudahkan dan mempercepat pekerjaan administratif perusahaan secara tepat.
Sedangkan bagi eksternal, pelanggan dapat lebih mudah dalam melakukan pembayaran dan pengaduan terkait pelayanan perusahaan. Selain itu, dengan adanya pembukaan agen-agen pembayaran, perusahaan memberikan kesempatan kepada masyarakat mendapatkan peluang pekerjaan dan juga memberikan tambahan pendapatan bagi pihak lain seperti Indomaret, kantor pos, dll.
Seiring dengan adanya Pandemi Covid-19 dan Era Kenormalan Baru, Perumdam Tirta Projotamansari telah menerapkan salah satunya sistem berbasis online untuk mengurai kepadatan pelayanan ataupun mengurangi mobilitas pelanggan sehingga dapat mengurangi penyebaran/penularan Covid-19
Menurut Arinto, manajemen perusahaan telah mendukung visi presiden salah satunya di aspek Reformasi Birokrasi (yang mempercepat layanan masyarakat): Inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi melalui Android (PDAM SIAP PRIMA). Dimana Pemanfaatan teknologi ini juga bagian untuk mewujudkan Bantul Smart City yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera.”
“SMART (Sistem Manajemen dan Analisa Rekening Terpadu), APPLE (Aplikasi Penerimaan Pendapatan Lengkap), pelayanan berbasis SMS Center, SICATER (Sistem Informasi Pencatatan Meter) dan SIA (Sistem Informasi Akuntansi Terpadu), dan Pembuatan Peta Jaringan dengan GIS (Geography Information System),” tutur Arinto kepada dewan juri.
Baca: Inilah Perusahaan Daerah yang Sarat Manfaatkan TI, Perumdam Tirta Sanjiwani Kab. Gianyar














