Peneliti keamanan Kaspersky, David Jacoby dalam keterangannya, 7/8/2021 mengatakan berkencan daring dapat dianggap sebagai petualangan yang berisiko, karena pada awal perkenalan kita tidak mengetahui informasi apapun tentang satu sama lain
Menurut David penipuan tersebut dapat dicegah dengan selalu memperhatikan beberapa tanda bahaya dan tetap waspada serta mengawasi perilaku digital teman daring tersebut.
Pertama, jika mereka meminta sejumlah uang atau detail pribadi pada hari pertama atau kedua kencan daring, maka lebih baik pertimbangkan apakah komunikasi tersebut layak untuk dilanjutkan.
Kedua, menerapkan langkah keamanan dasar dapat menjadi cara yang berguna untuk menjaga pengalaman kencan daring kita tetap aman dan menyenangkan. Guna melindungi diri sendiri, diperlukan kepekaan untuk mengetahui apa yang diincar para penipu daring. Penipu biasanya mengincar sejumlah hal, seperti uang, data, identitas, atau keinginan untuk menguntit dan melakukan pemerasan secara emosional.
Ketiga, agar terhindar dari aksi penipuan saat berkencan daring, disarankan untuk memeriksa kembali pengaturan privasi di seluruh akun media sosial serta aplikasi kencan untuk memastikan informasi sensitif, seperti alamat rumah atau tempat kerja tidak dipublikasikan.
Terakhir, gunakan solusi keamanan efektif yang menawarkan perlindungan tingkat lanjut di beberapa perangkat.
Survei global Kaspersky baru-baru ini mencatat sebanyak 38 persen responden takut menggunakan aplikasi kencan, karena khawatir menjadi korban para penipu daring.
Sementara 34 persen responden mengungkapkan bahwa mereka tidak mempercayai orang-orang dalam aplikasi kencan. Sebanyak 15 persen responden menjadi sasaran pelaku kejahatan siber, dan 31 persen responden yang mengontak para penipu berhasil menghindari serangan.














