Jakarta, ItWorks- Zipmex, salah satu bursa aset kripto yang saat ini tengah berkembang, mengumumkan peraihan dana investasi sebesar US$ 41 Juta melalui pendanaan seri B. Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan beragam produk dalam ekosistem Zipmex dan berbagai layanan untuk Indonesia.
Beberapa investor yang ikut berinvestasi dalam pendanaan seri B ini adalah Krungsri Finnovate, modal ventura korporasi anak perusahaan Bank of Ayudhya, serta dua perusahaan multimedia terkemuka Thailand yang telah terdaftar di bursa, Plan B Media dan Marter Ad (MACO). Pendanaan ini menandai pertama kalinya bank papan atas dan perusahaan media multinasional di Asia Tenggara berinvestasi secara terbuka di platform aset digital.
Zipmex sendiri merupakan salah satu platform jual beli aset digital terkemuka di Asia Tenggara. Didirikan pada 2018, Zipmex aktif saat ini beroperasi di empat negara, yakni Indonesia, Singapura, Thailand, dan Australia. “Komitmen dari Krungsri Finnovate ini merupakan sebuah langkah yang bermakna besar bagi kami. Selain menunjukkan keberhasilan dari model bisnis dan pendekatan yang kami terapkan untuk berinovasi, pendanaan ini juga menunjukkan bahwa aset digital berpotensi menjadi bagian utama dari gaya hidup kita. Sinergi aset digital dan perbankan tradisional dapat menciptakan serta menghadirkan pengalaman baru yang lebih inovatif dari sekadar menggunakan mata uang fiat,” kata CEO dan Co-Founder Zipmex, Marcus Lim dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual pada Jumat, (03/09/ 2021).
Sebelumnya, Krungsri Finnovate telah berpartisipasi dalam pendanaan Seri A untuk sejumlah perusahaan startup dari berbagai bidang fintech secara strategis terkait dengan bisnis Krungsri. Beberapa di antaranya perusahaan blockchain, pinjaman, e-commerce, insurtech, dan pengiriman uang lintas batas. Portofolio mereka mencakup Grab, Flash Express, Synqa dan Finnomena.
“Krungsri Finnovate sangat mementingkan teknologi dan inovasi keuangan dalam segala hal. Kami percaya bahwa teknologi dan inovasi akan menjadi pendorong lahirnya berbagai solusi yang berfokus pada tantangan serta peluang di bidang ekonomi dan kebutuhan masyarakat guna mewujudkan visi negara di masa depan,” ujar Sam Tanskul, Managing Director di Krungsri Finnovate.
Investasi dan kemitraan baru ini akan membantu Zipmex menjangkau jutaan pelanggan di seluruh kawasan Asia-Pasifik secara efektif. Terutama bagi Indonesia yang merupakan salah satu basis investor terbesar Zipmex. Investasi ini nantinya akan digunakan untuk mengembangkan beragam produk dan layanan di ekosistem Zipmex Indonesia.
Berbelanja, menabung dan berinvestasi melalui token native Zipmex (ZMT)
Di dalam ekosistem Zipmex, pengguna dapat berinvestasi melalui beragam produk dengan berinvestasi dan membelanjakan asetnya menggunakan token native Zipmex ZMT (Zipmex Token). Beberapa contoh produk investasi Zipmex di antaranya adalah ZipUp — rekening fleksibel yang dapat diakses dan ditarik kapan saja di mana saja. Lalu ada ZipLock – rekening tabungan berjangka yang dapat diakses tanpa minimum nominal.
Awal bulan ini, Zipmex juga akan memperkenalkan Zipmex Card, yaitu kartu pembayaran baru yang didukung Visa dan akan diluncurkan akhir tahun ini. Fasilitas ini akan memberi pengguna Zipmex kebebasan untuk membelanjakan aset digital mereka di lebih dari 70 juta merchant dari jaringan pembayaran global Visa.
Tak hanya itu saja, Zipmex juga telah meluncurkan versi beta ZipWorld di Thailand dan akan menyusul juga di Indonesia. ZipWorld adalah produk dari Zipmex yang memberikan ruang bagi pengguna untuk menikmati produk lifestyle eksklusif dan pengalaman unik menggunakan ZMT. Selain itu juga akan ada Z Launch — platform yang memberi pengguna akses investasi lebih awal ke berbagai proyek token baru. Zipmex juga berencana mengintegrasikan ZipWorld dengan ruang non-fungible token (NFT) yang saat ini tengah naik daun. (AC)














