Bank Rakyat Indonesia (BRI) bekerja sama dengan Ayoconnect, penyedia platform Open Finance, untuk membangun solusi berbasis Open Banking. Tujuannya untuk meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air. Kerja sama ini dapat menguntungkan kedua belah pihak karena implementasi use case open banking menjadi lebih beragam.
Open Banking merupakan sistem yang menjembatani interoperabilitas antara perusahaan perbankan dengan berbagai perusahaan lainnya. Hal ini dilakukan lewat teknologi berbasis API (Application Programming Interface).
Baca: Traveloka dan Bank BRI Siap Luncurkan PayLater Card
“BRI terus memacu transformasi digital untuk merealisasikan visi sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion. Kerja sama yang terjalin antara BRI dan Ayoconnect merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam berkolaborasi dan bertumbuh bersama, untuk menghadirkan layanan keuangan berbasis digital yang mudah diakses, serta mampu menjawab kebutuhan pasar dan perkembangan di era digital,” kata Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha dalam acara penandatangan kerja sama tersebut di Jakarta, 09/03/2022.
Ia menjelaskan sejak tahun 2018, BRI sudah gencar mengembangkan inisiatif solusi Open Banking melalui BRIAPI dengan use case yang beragam. Selain Direct Debit, BRIAPI juga dapat diintegrasikan ke berbagai lini bisnis, seperti BRIVA (Virtual Account), Fund Transfer, isi ulang kartu BRIZZI, tarik tunai tanpa kartu, serta API informasional yang dapat membantu tata kelola keuangan bisnis.
“Hingga saat ini, jangkauan BRIAPI telah digunakan oleh lebih dari 380 mitra dari berbagai sektor bisnis, baik digital maupun non-digital,” ungkap Arga.
Kolaborasi BRI dengan Ayoconnect bukan hal yang baru. Sebelumnya, kedua perusahaan telah bekerja sama dalam penyediaan fitur Direct Debit API bagi perusahaan-perusahaan yang telah bermitra dengan Ayoconnect. Direct Debit itu menjadi fitur pembayaran online bagi nasabah, dengan cara pendebitan dana dari rekening secara langsung. Nasabah dapat membayar tanpa melakukan transfer atau berpindah aplikasi.
Perluas kerjasa sama dalam hal akses ke Open Banking ini diharapkan mengakselerasi misi bersama mereka dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mencapai pemulihan ekonomi Indonesia.
Open Banking diyakini memiliki potensi yang luar biasa dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mengakselerasi pertumbuhan bisnis perusahaan berbagai skala.
Baca: Perbanyak Co-branding di 2022, BRI Gaet Bank Jatim Luncurkan Kartu JATIM BRIZZI
“Bagi masyarakat, Open Banking menghadirkan layanan keuangan yang lebih cepat dan aman berkat adanya pertukaran data yang terintegrasi antar lembaga. Bagi pelaku bisnis, beragam API Open Banking dari berbagai penyedia jasa yang terdapat dalam satu ekosistem terbuka juga mengizinkan perusahaan meluncurkan fitur-fitur finansial dalam waktu beberapa minggu saja,” kata Jakob Rost, CEO dan Founder Ayoconnect.
Kerja sama ini juga sejalan dengan tujuan financial inclusion dan transformasi ekonomi digital yang menjadi salah satu agenda prioritas yang diusung dalam Presidensi G20 Indonesia pada 2022.
Baca: Ayoconnect Raih Pendanaan Pra-Seri B Senilai US$ 10 juta














