Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru mendorong Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta akan mengembangkan pusat ekonomi digital Indonesia dan dunia. Untuk memaksimalkan potensi dan mewujudkan aspirasi tersebut, Pemerintah DKI Jakarta perlu melakukan perbaikan dan pengembangan transformasi digital yang inklusif, memberdayakan dan berkelanjutan.
Laporan Digital Competitiveness Index Tahun 2022 yang disusun East Ventures menunjukkan transformasi digital di DKI Jakarta belum berlangsung secara inklusif. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi isu sumberdaya manusia di bidang digital, salah satunya mengenai korelasi antara keberagaman di Jakarta dengan tingkat literasi digital masyarakat.
“Dengan beragamnya latar belakang penduduk Jakarta, tentunya cara mereka menyerap dan membagikan informasi akan sangat beragam. Keragaman ini kemudian juga akan berdampak pada pola penerimaan dan persebaran hoaks,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mira Tayyiba dalam Jakarta Digital Outlook 2022 yang berlangsung secara virtual dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, 10/03/2022.
Tantangan sumberdaya manusia di bidang teknologi digital patut menjadi perhatian untuk mencapai aspirasi Pemerintah DKI Jakarta mewujudkan pusat ekonomi digital Indonesia.
“Untuk mencapai aspirasi sebagai pusat ekonomi digital, transformasi digital di DKI Jakarta perlu memperhatikan kemampuan tenaga kerja di bidang digital. Selain itu, kita juga harus memberi pendampingan bagi tenaga kerja yang rentan terhadap digitalisasi, yaitu kelompok pekerja operator dan perakit mesin serta pekerja kasar. Kita perlu memastikan bahwa mereka tidak tertinggal di tengah derasnya arus teknologi digital,” tandasnya.
Jakarta Digital Outlook 2022 dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania; Board of Advisor Halodoc, Aldi Haryopratomo; Deputy EVP Customer Experience and Digitalisation sekaligus Chief Digital Business Office Telkom Indonesia, Sri Safitri; Co-Founder dan CEO Investree, Adrian A. Gunadi; dan Venture Partner East Ventures dan Managing Partner Impactto, Italo Gani.
Baca: Ini Tantangan Jakarta untuk Jadi Pusat Ekonomi Digital














