Jakarta, ItWorks- PT Moduit Digital Indonesia, perusahaan teknologi finansial (fintech) mengajak masyarakat agar bijak memanfaatkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran Idul Fitri 2022. Tak harus dihabiskan sesaat, namun disarankan untuk disisihkan untuk kegiatan menabung atau investasi.
Biasanya pekerja atau karyawan akan menerima THR, baik mendekati hari H (Lebaran) ataupun sejak awal Ramadan, karena berdasarkan peraturan pemerintah, paling lambat THR diberikan ke karyawan tujuh hari sebelum Lebaran.
Sayangnya, masyarakat seringkali tidak mampu mengelolanya dengan baik bonus tahunan seperti THR, karena banyak yang tiba-tiba menjadi lebih boros setelah menerima THR. Terlebih, budaya menyambut Lebaran biasanya merogoh kocek yang cukup dalam. Mulai dari membeli pakaian baru, biaya konsumsi lebaran, kiriman parsel, hingga berbagi angpao. Ada juga yang menggunakan THR untuk membayar utang dan biasanya tidak banyak yang menggunakannya untuk kegiatan menabung dan investasi.
“Perencanaan dan pengelolaan keuangan menjadi sangat penting, agar THR benar-benar dapat bermanfaat optimal. Perencanaan dalam anggaran, skala prioritas dan membagi pengeluaran dalam persentase tertentu menjadi faktor penting dalam kesuksesan pengelolaan THR,” ujar Manuel Adhy Purwanto selaku Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, dalam rilis pers (08/04/2022), di Jakarta.
Untuk pengelolaan dana THR ini, ia memberikan ilustrasi, Anda bisa menggunakan 30% dari THR untuk membayar kewajiban dan maximal 30% untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Lalu alokasikan sebanyak 20% untuk dana darurat untuk pengeluaran tak terduga, sehingga tidak mengganggu cashflow bulanan Anda. Sedangkan 20% lainnya dialokasikan untuk investasi agar untuk kebutuhan keuangan kita di masa depan.
Ditambahkan salah satu cara yang cukup mudah untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan adalah dengan investasi Reksa Dana, dimana dana yang diinvestasikan akan dikelola oleh Manajer Investasi ke dalam aset-aset keuangan seperti saham, obligasi dan pasar uang.
“Untuk tujuan keuangan jangka pendek dan menegah, kita bisa memilih Reksa Dana pasar uang dan pendapatan tetap. Sementara untuk tujuan jangka panjang, investasi Reksa Dana campuran dan saham bisa menjadi pilihan. Namun tetap sesuaikan dengan profil resiko kita masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, membeli Reksa Dana dapat dilakukan secara mudah melalui platform digital seperti Moduit. PT Moduit sebagai platform investasi reksa dana online telah mendapatkan izin dari OJK dan terdaftar di Kominfo. (AC)














