Kementerian Komunikasi dan Informatika minta ekosistem komunikasi dan informatika untuk memberikan dukungan teknologi informasi dan komunikasi yang bisa memperlancar ibadah jemaah haji asal Indonesia. Mengingat Indonesia sebagai negara dengan jumlah jamaah haji terbesar tahun ini.
“Indonesia adalah yang terbesar dengan lebih dari 100 ribu jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji. Yang kedua Pakistan, lalu India, Bangladesh, dan kelima Nigeria. Negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah, Asia Timur, dan Afrika, menjadi negara dengan umat Muslim yang melaksanakan ibadah haji terbesar di dunia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam siaran pers, Jumat, 08/07/2022.
Baca: Wisata Edukasi Haji 3D Interaktif Hadir di Metropolitan Mall Bekasi
Menteri Johnny berharap, pelaksanaan ibadah haji tahun dapat berjalan lancar dan baik, khususnya bagi para jemaah haji asal Tanah Air. “Saya meyakini Pemerintah Kerajaan Saudi sudah menyiapkannya itu semua dengan baik. Termasuk Bapak Wakil Presiden kita mendapat kesempatan undangan khusus dari Kerajaan Saudi Arabia untuk mengikuti ibadah haji tahun 2022 ini,” ujarnya.
Menteri Johnny meminta agar sivitas Kementerian Kominfo dan mitra kerja menyiapkan teknologi informasi dan komunikasi dari berbagai aplikasi teknologi digital untuk membantu penyelenggaraan dan pelaksanaan ibadah haji secara lebih baik dan lebih memudahkan jemaah.
“Sebab teknologinya sudah tersedia, sebagai contoh pemanfaatan virtual reality, augmented reality, atau bahkan sekarang Metaverse yang bisa membantu calon-calon jemaah haji sebelum keberangkatan, sehingga memudahkan bagi calon jemaah haji di Saudi Arabia di Mekah,” harapnya.
Baca: Dukung Ibadah Haji, IOH Luncurkan Paket Komunikasi dengan Kuota Besar dan Harga Terjangkau














