PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) mengincar pertumbuhan pendapatan sekitar Rp 15 triliun pada akhir 2022.
“Target perusahaan ke depan tahun ini kita punya top line bertumbuh minimal 20% atau sekitar Rp15 triliun di 2022,” jelas Head of Investor Relation MCAS Stanley Tjandra dalam paparan publik virtual, Rabu (13/7/2022).
Untuk gambaran, MCAS telah membukukan penjualan bersih sejumlah Rp 3,04 triliun sepanjang Kuartal I-2022. Capaian ini turun 7,39% dari RP 3,28 trilin di Kuartal I-2021.
Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk MCAS mencapai Rp 14,69 miliar per Maret 2021 dari Rp 16,50 miliar.
Stanley mejelaskan segmen logistik, digital advertising and contents, enterprise communication, dan motor listrik menjadi pendorong pertumbuhan pendapatan perseroan hingga kuartal pertama ini.
Selain itu, segmen bisnis baru MCAS, yakni audio visual yang akan menjadi pintu masuk MCAS masuk ke dunia metaverse juga sudah memberikan kontribusi pada pertumbuhan perseroan.
“Sampai dengan kuartal I-2022, segmen audio visual ini sudah sudah memberikan kontribusi kurang lebih 12% ke gross profit kami,” ungkapnya.
Untuk mendorong pengembangan bisnisnya, MCAS telah mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 200 miliar sampai dengan Rp 250 miliar untuk tahun ini.
Baca: Telkomsel dan Anak Usaha MCASH Hadirkan Solusi Kasir Digital “T-Kiosk”














