PT Sucofindo menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PT Sucofindo tahun 2022 di Kabupaten Badung, Bali, Kamis, 22/09/2022. Lewat Rapimnas itu, Sucofindo memberikan pengalaman digital ke peserta.
Ketua Panitia Rapat Pimpinan Nasional PT Sucofindo tahun 2022 Suprapto menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan hingga 23 September itu diikuti oleh 280 orang peserta yang berasal dari 53 unit kerja dan terbagi dalam 24 unit kerja kantor pusat, 1 SBU Laboratorium dan 28 Cabang di seluruh Indonesia.
Sesuai dengan strategi Sucofindo sebagai Digital TIC Company, pada Rapimnas kali ini, kami ingin memberikan pengalaman digital kepada peserta mulai dari sebelum keberangkatan,” ungkapnya di Kabupaten Badung, Bali, Kamis, 22/09/2022.
Digital experience ini diberikan seperti melalui pesan WhatsApp, aplikasi Sucofindo Event, maupun proses registrasi melalui automatic walk in check-in, menggunakan teknologi Radio Frequency Identification tagging pada kartu peserta, untuk meningkatkan kenyamanan peserta dalam hal administrasi.
Agenda Rapimnas
“Rapimnas Sucofindo membahas penyelarasan strategi pertumbuhan dan model operasi dan memperluas integrasi teknologi informasi dengan teknologi operasinya guna mempercepat proses transformasi digital,” kata Direktur Utama PT Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi.
Kegiatan itu juga akan memberikan informasi terbaru terkait kondisi terkini perusahaan dan dinamika lingkungan bisnis, terutama pada masa pandemi COVID-19 yang belum berakhir dan era adaptasi kebiasaan baru, serta ancaman resesi global.
Selain itu, Rapimnas juga membahas penyusunan strategi dan program kerja Rencana Keuangan dan Anggaran (RKAP) pada tahun 2023. Pada tahun 2023, perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan kolaborasi dan integrasi antara anggota IDSurvey, dan mendorong inovasi jasa pada sektor sekunder (infrastruktur, retail & e-commerce) dan tersier (otomotif dan life science) melalui partnership dan akuisisi.
Rapimnas mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Melalui Transformasi Korporat dan Integrasi Bisnis””Akselerasi pertumbuhan ini sebenarnya kami sudah tumbuh dari 3 tahun lalu kemudian di tahun 2021 revenue sudah meningkat sekitar Rp2,6 triliun. Oleh sebagai milestone psikologi tahun ini harus menembus angka Rp3 triliun. Kami sudah tumbuh namun pertumbuhan ini harus dipercepat,” kata Mas Wigrantoro.
Baca: Teknologi Digital Sucofindo Wujudkan Smart Digital TIC Company














