Jakarta, ItWorks- Menyiasati kondisi pandemi covid-19 sekaligus meningkatkan daya saing dan layanannya, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) terus melakukan inovasi produk dan layanan berbasis digital. Salah satunya dilakukan dengan menghadirkan inovasi aplikasi online trading bernama Brights.
Strategi bisnis secara umum BRIDS sebagai securities house yang berfokus pada pengembangan bisnis retail, memiliki fokus strategi pada aspek pengembangan sistem dan digitalisasi. Terutama untuk mendukung optimalisasi penggunaan sistem aplikasi online trading Brights dalam upaya meningkatkan pangsa pasar, percepatan sinergi dengan Grup BRI, peningkatan brand awareness, tranformasi internal, serta penguatan tatakelola dan manajemen risiko.
Dalam hal ini telah dilakukan inovasi aplikasi on line trading Brights, yang memungkinkan nasabah BRI Danareksa Sekuritas untuk bertransaksi saham, reksadana dan obligasi sekaligus melalui satu akun, satu bank pembayaran dan satu sistem reporting. Sistem Brights juga telah mendukung integrasi dalam pembukaan rekening dan juga menggunakan sistem teknologi Open API, sehingga dalam hal teknologi telah siap berintegrasi dengan partner perusahaan.
“Ke depan terkait dengan upaya pencapaian-Level Industri 4.0 atau society 5.0, aplikasi on line trading Brights akan dilakukan inovasi baru dengan teknologi eKYC & Smart AML yang secara Artificial Intelligence (AI) akan mampu mendeteksi dan memverifikasi calon nasabah. Selain itu juga pengembangan Big Data & machine learning untuk dapat memberikan informasi investasi yang dibutuhkan oleh nasabah sesuai profile resiko yang ada dari para nasabah,” ungkap Kepala Divisi Information Technology BRI Danareksa Sekuritas, Mohammad Djuarsa, dalam sesi wawancara penjurian “Top Digital Awards 2022” yang diselenggarakan Majalah ItWorks bekerjasama dengan sejumlah Asosiasi TI &Telco Indonesia dan konsultan independent, dilakukan beberapa waktu lalu secara virtual melalui aplikasi video conference (vidcon).
Tahun ini untuk pertama kalinya PT BRI Danareksa Sekuritas lolos mengikuti wawancara penjurian Top Digital Award 2022. TOP Digital Awards merupakan kegiatan corporate rating atau ajang penilaian untuk penghargaan di bidang IT dan Telco atau teknologi digital yang diberikan kepada perusahaan/ instansi yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan inovasi pemanfaatan teknologi digital (transformasi digital). Terutama dalam upaya meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan atau masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh majalah ItWorks, bekerja sama serta didukung beberapa asosiasi dan Lembaga konsultan IT & TELCO di Indonesia.
Salah satu kelebihan dari penjurian ini yakni adanya sesi “Nilai Tambah”, di mana pada sesi ini, Dewan Juri memberikan pendapat, masukan, dan saran-saran kepada peserta. Diharapkan masukan dan saran dewan juri ini, dapat menjadi feedback untuk perbaikan kedepan. Sesi ini merupakan sesi yang terus dibudayakan dalam kegiatan Wawancara Penjurian Award yang diselenggarakan oleh majalah It Works dan majalah-majalan lain yang diterbitkan oleh Madani Solusi Internasional (MSI) Group, agar terus dapat memberikan kemanfaatan bagi para peserta. Adapun tema yang diangkat dalam TOP DIGITAL Awards 2022 adalah “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business & Government”.
Turut hadir dalam presentasi dan wawancara penjurian, di antaranya Moh. Burhan S. Widodo, Kepala Divisi Corporate Secretary BRI Danareksa Sekuritas, serta Agam Satria Pratama, Ass. Manager Corporate Communication BRI Danareksa Sekuritas. Adapun dewan juri terdiri, DR. Melani K. Harriman (CEO Melani K. Harriman & Associates), Lim Kurniawan (Awesome Consulting), serta Febrizal Efendi (Aspiluki) yang dipandu moderator Ahmad Chury (Managing Editor Majalah ItWorks).
Dalam presentasi berjudul “Strategi Dan Implementasi Digitalisasi Bisnis BRI Danareksa Sekuritas”, Mohammad Djuarsa, juga berkesempatan memaparkan panjang lebar proses transformasi digital yang dilakukan di perusahaannya. Mulai dari sistem perencanaan dengan menyusun IT masterplan, struktur organisasi di IT, implementasi sistem IT, pengembangan aplikasi, tata kelola IT, hingga dampak yang telah dirasakan perusahaan dengan melakukan transformasi digital ini.
Ditambahkan, untuk daya saing perusahaan, proses transformasi digital terus ditingkatkan melalui berbagai inovasi baru. Sejauh ini, transformasi digital yang dilakukan juga sudah mulai terlihat dampaknya bagi peningkatan kinerja perusahaan. Misalnya penghematan biaya (reduce cost) karena adanya integrasi sistem manajemen dengan ERP yang menjadi semakin paperless, peningkatan brand equity, dan lainnya.
Ia memaparkan bahwa Transformasi Digital melalui sistem aplikasi yang dijalankan oleh BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), telah mencakup semua lini. Mulai dari sistem manajemen, termasuk integrasi data untuk Big Data & Analytics; pengembanqan IoT, Security System; Digital Business Platform; hubungan pelanggan, portal website, dan lainnya . Begitu juga di internal, termasuk pengelolaan SDM dengan adaya beberapa aplikasi pendukung.
Adapun IT Masterplan terkait kebijakan TI Perusahaan, BRI Danareksa yang merupakan Perusahaan anak dari Bank Rakyat Indonesia(BRI) telah memiliki perencanaan ITdalam 5 tahun dari2021 2025 yang telah disusun pada IT Master Plan perusahaan,. Di antaranya pada tahun 2021 telah melakukan pengembangan sistem perdagangan Ritel yang merupakan Langkah Strategi suntuk mendukung tujuan strategis perusahaan dengan peluncuran Sistem OnlineTrading Brights yang secara end to end mendukung pengembangan bisnis ritel dari calon nasabah melakukan registrasi sampai dapat bertransaksi semua dilakukan dengan proses digital di antaranya terdapat proses eKYC dan paperless dalam proses registrasi, penguatan keamanan Informasi merupakan sesuatu hal yang penting untuk mendukung transformasi Digital. Di perusahaan dan penguatan tersebut akan terus ditingkatkan, Di samping itu, perusahaan akan terus berupaya meningkatkan SDM, infrastuktur, dan sistem pelayanan bagi nasabah atau pelanggan.
BRI Danareksa Sekuritas yang merupakan Perusahaan anak dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki perencanaan IT dalam 5 tahun dari 2021-2025 yang telah disusun pada IT Master Plan perusahaan. Di antaranya pada tahun 2021 telah melakukan pengembangan sistem perdagangan Ritel yang merupakan Langkah Strategis untuk mendukung tujuan strategis perusahaan dengan peluncuran Sistem OnlineTrading Brights. Inovasi ini secara end-to end mendukung pengembangan bisnis ritel dari calon nasabah melakukan registrasi sampai dapat bertransaksi semua dilakukan dengan proses digital. Di antaranya terdapat prosese KYC dan paperless dalam proses registrasi, dan penguatan keamanan Informasi untuk mendukung transformasi Digital di perusahaan secara berkelanjutan.(AC)














