Penulis: Irawan
Editor: Teguh IS.
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., (Bank Muamalat) telah mengembangkan Teknologi Informasi (TI) yang capable dan secure untuk menjadi lembaga keuangan syariah yang unggul dan berkesinambungan serta berorientasi investasi yang inovatif.
“Untuk mencapai hasil yang maksimal, pengembangan TI di Bank Muamalat tertuang dalam peta jalan (roadmap),” kata Awaldi AW selaku Direktur Operasi Bank Muamalat dalam Penjurian TOP Digital Awards 2022, 08/11/2022.
TOP Digital Awards adalah ajang pembelajaran dan penghargaan bidang TI tingkat nasional, diselenggarakan majalah It Works sejak tahun 2016 bekerjasama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga konsultan TI dan Telco.
Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2022 ini adalah “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business & Government.”
Dalam kesempatan ini, bertindak sebagai dewan juri yaitu Garuda Sugardo, Dwinda Ruslan, Nurul Yakin SB., dan Subandi.
Peta Jalan Digitalisasi
Dalam kesempatan ini, Awaldi menjelaskan pengembangan TI di Bank Muamalat pada tahun 2018 diawali dengan tahap Assessment. “Untuk tahun 2019 hingga 2020, dilanjutkan dengan tahap Eksekusi,” ujarnya.
Pada periode tahun tahun 2020 hingga 2022, Bank Muamalat fokus menghadirkan operasional unggul dan inovasi. “Dengan menyelaraskan TI dengan bisnis, memperkuat integrasi sistem, memperkuat digitasi sistem, dan memperkuat MIS dan Data Warehouse,” ungkap Awaldi.
Inisiatif berikutnya, lanjutnya, Bank Muamalat juga memperkuat manajemen risiko TI, mengadopsi teknologi praktik terbaik, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, peningkatan sistem secara terus menerus, serta kolaborasi dengan fintech dan ekosistem digital.
Baca: Ada Apa di Dalam Mobile Banking Bank Muamalat Digital Islamic Network?
Inovasi Digital Terbaru
Lebih lanjut memaparkan digitalisasi di Bank Muamalat, Awaldi pun mengutarakan inovasi digital terbaru yang telah dihadirkan Bank Muamalat. “Ada tiga inovasi digital eksternal, untuk mempermudah pelayanan perbankan.”
Pertama, Customer on Boarding (MDIN), inovasi ini diimplementasikan tahun 2022. Berupa pengembangan sistem yang mengacu pada kebutuhan bisnis. Berkat MDIN (Muamalat Digital Islamic Network), kini pembukaan rekening dapat dilakukan 24 jam.
“MDIN juga dilengkapi fitur biometric dan security serta mampu meningkatkan pelayanan nasabah secara digital,” imbuh Awaldi.
Kedua, Register and Payment Haji,inovasi ini diimplementasikan tahun 2021. Prohajj merupakan layanan pengurusan haji dengan skema bundling pembiayaan dan tabungan. Ia juga dilengkapi robotic processing agent (RPA) percepatan proses pengajuan sampai dengan akad dengan SLA selama 3 hari.
Ketiga, QRIS yangdiimplementasikan tahun 2021. Layanan Bank Muamalat ini berupa peningkatan fitur opsi pembayaran MDIN untuk merchant. MMA (Muamalat Merchant App) dapat memproses data uang elektronik yang diterbitkan oleh pihak lain atau Bank Muamalat berupa aplikasi uang elektronik berbasis server.
Selain inovasi digital eksternal, Bank Muamalat juga menghadirkan untuk internal. Management Office Automation, inovasi untuk memberikan solusi otomatisi terintegrasi untuk peningkatan produktivitas dan peningkatan kinerja karyawan.
“Smart Operations Branch Delivery System, inovasi untuk peningkatan platform operasi front-end cabang terintegrasi,” tutur Awaldi.
Sementara untuk Bank Indonesia, Bank Muamalat menggunakan Al-Basith ANTASENA sebagai solusi Kesiapan Pelaporan ANTASENA BI untuk kepatuhan peraturan.
Turut hadir dari Bank Muamalat dalam Penjurian TOP Digital Awards 2022 yaitu Syaekhan, dan Marjuki Markhasan.














