ItWorks- Kaspersky, pengembang solusi IT Security telah menemukan sebuah kampanye phishing yang menargetkan pengguna kripto di seluruh dunia. Skema ini menampilkan taktik yang terus berkembang yang digunakan oleh penjahat siber yang mencerminkan meningkatnya daya tarik pada aset kripto.
Peneliti Kaspersky baru-baru ini menemukan kampanye phishing bertarget yang dirancang khusus untuk mengeksploitasi pemilik cold wallet. Kampanye ini dimulai dengan email yang menyamar sebagai pertukaran asset kripto terkemuka, Ripple, memikat penerima dengan janji untuk berpartisipasi dalam pemberian token XRP.
Pada musim semi 2023, solusi antispam Kaspersky berhasil mendeteksi dan memblokir lebih dari 85.000 email penipuan yang ditujukan untuk pengguna asset kripto. Kampanye berbahaya ini mencapai puncaknya pada bulan Maret, dengan lebih dari 34.000 pesan berbahaya yang dicegat. Kaspersky terus melindungi pengguna kripto pada bulan April dan Mei, masing-masing menggagalkan sekitar 19.902 dan 30.816 email penipuan di periode tersebut.
Dengan lebih dari 400.000.000 pemilik dompet aset kripto secara global, seperti yang dilaporkan oleh Crypto.com, lonjakan popularitas hot crypto wallets berasal dari sifatnya yang mudah diakses. Layanan penyimpanan online seperti pertukaran kripto dan aplikasi khusus telah menjadi target utama penjahat siber karena konektivitas internetnya yang konstan.
“Kami menyaksikan lonjakan popularitas aset kripto yang sedang berlangsung, dan dengan itu, kebutuhan pengguna menerapkan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi aset digital mereka, juga harus ditingkatkan. Sangat penting untuk memverifikasi keaslian pengirim dan berhati-hati sebelum mengklik tautan apa pun atau menyerahkan informasi sensitif, ” kata Roman Dedenok, pakar keamanan di Kaspersky dilansir dalam rilis pers (12/07/2023) yang diterima redaksi, di Jakarta.
Disebutkan, serangan phishing yang ditujukan pada pengguna hot crypto wallet biasanya menggunakan taktik yang relatif sederhana, seringkali mengeksploitasi individu non-teknis. Aktor berbahaya menyamar sebagai penukaran kripto terkenal melalui email penipuan, mendesak pengguna untuk memvalidasi transaksi atau mengonfirmasi ulang keamanan dompet mereka.
Korban yang tidak waspada yang mengklik tautan diarahkan ke halaman web palsu dan meminta mereka untuk memasukkan seed phrase mereka — elemen penting untuk pemulihan dompet. Dengan mendapatkan akses ke frase awal, scammers dapat menguasai dompet korban dan mentransfer dana ke akun mereka sendiri.
Alih-alih mengarahkan korban ke halaman phishing, penipu menggunakan teknik yang lebih canggih dengan membuat postingan blog yang menipu yang meniru desain situs web Ripple. Blog ini menawarkan kesempatan kepada pengguna untuk mengikuti giveaway token XRP, internal platform aset kripto, dengan mengikuti tautan yang ditentukan.
Setelah mengikuti tautan ke halaman Ripple palsu menggunakan nama domain yang sangat mirip dengan domain Ripple resmi (serangan phishing Punycode), korban diminta untuk menghubungkan dompet perangkat keras mereka, seperti Trezor atau Ledger, ke situs penipuan. Interaksi ini memungkinkan penipu mendapatkan akses ke akun korban dan melakukan transaksi penipuan.
Untuk menjaga keamanan aset kripto, pakar Kaspersky juga merekomendasikan hal berikut:
• Hanya membeli dari sumber resmi: Belilah dompet perangkat keras dari sumber resmi dan tepercaya, seperti situs web pabrikan atau pengecer resmi.
• Periksa dompet Anda: Pindai dompet perangkat keras baru Anda dari tanda-tanda perusakan sebelum menggunakannya.
• Verifikasi firmware: Selalu verifikasi bahwa firmware pada dompet perangkat keras adalah sah dan terbaru. Ini dapat dilakukan dengan memeriksa situs web pabrikan untuk versi terbaru.
• Amankan seed phrase Anda: Saat menyiapkan dompet perangkat keras, pastikan untuk menulis dan menyimpan seed phrase dengan aman. Solusi keamanan yang andal, akan melindungi detail kripto yang tersimpan di perangkat seluler atau PC Anda.
• Gunakan kata sandi yang kuat: Jika dompet perangkat keras Anda mengizinkan kata sandi, pilih kata sandi yang kuat dan unik. Hindari menggunakan kata sandi yang mudah ditebak atau menggunakan kembali kata sandi dari akun lain. (AC)














