Indonesia dan Jepang menjalin kerja sama yang cukup intens, termasuk di bidang penerapan teknologi digital atau implementasi industri 4.0.
Penerapan kolaborasi di bidang ini meliputi program pelatihan dan pendampingan kepada tenaga kerja industri dan mahasiswa sejak tahun 2021 di Politeknik STMI Kemenperin dan PIDI 4.0, yang juga dikoordinasikan oleh Indonesia-Japan Business Network (IJBNet) dalam program Lean Monozukuri for Making Indonesia 4.0 (LEMMI 4.0).
“Dalam mendukung program Making Indonesia 4.0, IJBNet menjadi local coordinator yang bertugas melakukan pendekatan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Indonesia, di antaranya Kementerian Perindustrian melalui BPSDMI, ILMATE, PIDI 4.0, serta BRIN, dan pihak industri dalam program Lean Human Resource Development Program,” Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Masrokhan di Jakarta Selatan, Kamis (10/08/2023).
Ia mengapresiasi kepada IJBNet yang di tahun ini masih berfokus mengembangkan SDM industri melalui program kerja unggulan yang akan dikerjasamakan dengan Jepang.
“Karena di era industri 4.0 saat ini SDM industri perlu beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai solusi dan upaya peningkatan daya saing,” tegas Masrokhan.
IJBNet merupakan sebuah lembaga yang didirikan sejumlah pelaku industri pada tahun 2018 untuk menampung aspirasi dan gagasan para pelaku industri dan para pihak yang terkait dalam meningkatkan hubungan kerja sama bisnis dan teknologi antar kedua negara.














