Layanan ramah teman tuli itu berupa penyediaan layanan dengan Bahasa Isyarat di gerai layanan Telkomsel yakni GraPARI yang diharapkan mampu mempermudah teman tuli mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan lebih optimal.
Direktur Sales Telkomsel, Adiwinahyu Basuki Sigit mengatakan, “Menurut data terbaru dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, terdapat sekira 22,97 juta atau sekitar 8,5% dari jumlah penduduk Indonesia merupakan penyandang disabilitas. Hal tersebut mendorong pentingnya komitmen seluruh elemen bangsa untuk menghadirkan aksesibilitas yang sesuai bagi penyandang disabiltas.”
“Untuk itu, bersamaan dengan peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional yang biasa diperingati setiap 23 September, serta sebagai bagian dari upaya dalam memperkuat aspek keadilan dan persamaan hak kepada penyandang disabilitas untuk mendapatkan pengalaman yang setara, Telkomsel terus berupaya menghadirkan layanan pelanggan yang lebih baik dan ramah bagi masyarakat penyandang disabilitas, salah satunya melalui penyediaan layanan khusus yang akan memberikan kemudahan aksesibilitas bagi teman tuli di sejumlah layanan pelanggan GraPARI,” imbuhnya dalam siaran pers, 23/09/2023.
Inisiatif itu diwujudkan Telkomsel dengan menggandeng Silang.id, perusahaan teknologi untuk mendukung ekosistem inklusif bagi teman tuli, untuk mempelajari Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo).
Para petugas layanan Telkomsel menerima edukasi dari para edukator ahli yang disiapkan oleh Silang.id, tidak hanya belajar bahasa isyarat tapi juga mempelajari budaya tuli, ekspresi, gestur, hingga filosofi dari gerakan bahasa isyarat.
Setelah teredukasi dengan baik maka para petugas layanan Telkomsel yang sudah dibekali keterampilan tersebut diharapkan mampu dengan lancar memberi solusi maupun bantuan kepada teman tuli yang datang ke GraPARI.
Sebagai langkah awal, sebanyak 19 titik GraPARI yang tersebar di seluruh Indonesia dan disiapkan melayani kebutuhan teman tuli tersebut.
Secara bertahap Telkomsel berencana memperluas inisiatif itu dengan menghadirkan lebih banyak titik layanan pelanggan inklusif yang ramah bagi masyarakat tuli maupun penyandang disabilitas lainnya dengan konsisten melakukan pelatihan peningkatan kapabilitas bahasa isyarat ke seluruh petugas layanan di semua GraPARI.
Dalam dukungan meningkatkan kesetaraan layanan bagi penyandang disabilitas lainnya, Telkomsel juga menyiapkan GraPARI tersebut dengan fasilitas infrastruktur khusus untuk teman tuli berupa informasi tertulis yang lebih jelas dan mudah diakses.
“Melalui inisiatif ini juga Telkomsel berharap dapat memberikan inspirasi dalam meningkatkan inklusifitas di industri telekomunikasi di Indonesia,” tutup Sigit.
Baca juga: Dukung KTT ke-43 ASEAN, Telkomsel Pastikan Kesiapan & Kemudahan Akses Jaringan dan Layanan














