BPR BKK Purbalingga terpilih menjadi finalis TOP BUMD Awards yaitu kegiatan corporate rating atau pemberian penghargaan kepada BUMD-BUMD terbaik se-Indonesia. Tahun 2023, kinerja bisnis BPR BKK Purbalingga mengalami kenaikan.
Sejalan perkembangan zaman dan memenuhi kebutuhan pelanggan, BPR BKK pun memanfaatkan Teknologi Informatika (TI).
TOP BUMD Awards 2024 diselenggarakan oleh majalah TOP Business bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta sejumlah lembaga lain dengan mengusung tema ”Penguatan Tata Kelola Dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD.”
Di sesi Penjurian TOP BUMD Awards 2024 secara online, Senin, 12/02/2024, Supriyono, SH selaku Direktur Utama memaparkan kinerja BPR BKK Purbalingga di tahun 2023.
Teknologi Informatika
Sejalan perkembangan zaman dan memenuhi kebutuhan pelanggan, lanjut Supriyono, BPR BKK pun memanfaatkan Teknologi Informatika (TI).
Pertama, Virtual Account bekerjasama dengan Bank Umum secara Host to Host dipadukan dengan Core Banking dalam hal pembayaran angsuran dan setoran tabungan.
Kedua, E-Mobile Collection yaitu aplikasi untuk yang melakukan sistem jemput bola kepada nasabah. yang memungkinkan marketing, AO melakukan transaksi diluar kantor dengan mudah, cepat dan tepat. Sehingga seluruh transaksi terintergrasi dengan CoreBanking secara realtime.
“Kami juga menjalankan LAKU MAS yaitu Layanan Keuangan Masyarakat,” kata Supriono.
Pemanfaatan TI berikutnya, API Bank Permata yaitu Layanan Transfer Online Real Time Antar Bank bekerjasama Host to Host dengan Bank Umum.
CASH IT PT BPR BKK PURBALINGGA (Perseroda) yaitu aplikasi berbasis Web elektronik yang disusun untuk kelancaran operasional perusahaan.
“Terakhir, layanan pembayaran QRIS untuk pelaku UMKM,” tutup Supriono.
Turut hadir dari BRK BKK Purbalingga: Rudiyanto, SH selaku Direktur Pemasaran; Sutoyo, SE selaku Direktur Umum dan Kepatuhan; Riyanto, SH selaku Kepala Bidang Pemasaran; dan Rasman S.Kom selaku Kepala Bidang Manrisk dan Kepatuhan.
Sedangkan bertindak selaku Dewan Juri TOP BUMD Awards 2024: Satya Arinanto, Kusuma Prabandari, Melani K. Harriman, Dwinda Ruslan, dan Subandi.














