ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Bagaimana Industry 4.0 Telah Mendefinisikan Kembali Sektor Manufaktur di Indonesia

Fauzi
6 May 2024 | 18:00
rubrik: Expert
Bagaimana Industry 4.0 Telah Mendefinisikan Kembali Sektor Manufaktur di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Eric Ananda, Country Lead Indonesia, Zebra Technologies

Evolusi teknologi adalah perjalanan yang menarik di sepanjang waktu. Sejak awal, evolusi ini penuh dengan tonggak sejarah yang mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Dan, di jantung revolusi abad ke-21, Industry 4.0 telah menjadi katalisator utama dalam modernisasi di berbagai sektor, terutama manufaktur, yang mendefinisikan ulang produksi dan operasional perusahaan di era digital.

Pilar Manufaktur
Industry 4.0, yang diartikulasikan dengan otomatisasi, big data dan konektivitas, telah memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor manufaktur, dan melontarkannya ke era modernisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pertama, otomatisasi, yang didorong oleh kemajuan robotika dan kecerdasan buatan menurut McKinsey & Company, telah memungkinkan pengerjaan tugas-tugas yang kompleks menjadi lebih efisien, sehingga perusahaan di sektor ini bisa beradaptasi secara tepat waktu dengan perubahan tuntutan pasar yang cepat dan presisi.

Penerapan Big Data sangat penting untuk membuat keputusan yang lebih tepat. Dengan kemampuannya untuk mengumpulkan, menganalisa, dan memanfaatkan data dalam jumlah besar, penerapannya telah mengoptimalkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan memberikan keunggulan kompetitif. Di saat yang sama, konektivitas, yang direfleksikan dengan sensor dan scanner cerdas, telah memungkinkan kita menciptakan lingkungan produksi yang lebih cerdas dan terhubung, sehingga meningkatkan kolaborasi internal dan rantai pasokan.

Peluang ini sejalan dengan peluncuran peta jalan terintegrasi, Making Indonesia 4.0, oleh pemerintah Indonesia, sebagai upaya menerapkan sejumlah strategi untuk mempercepat masuknya era Industry 4.0. Pemerintah telah mengidentifikasi rencana Indonesia untuk memperkuat posisinya di Industry 4.0 yaitu menyiapkan lima sektor manufaktur yang menjadi penggerak utama dalam memperkuat struktur fundamental industri nasional, yaitu: Makanan dan Minuman, Otomotif, Elektronika, Kimia, dan Tekstil.

BACA JUGA:  Adopsi Teknologi Zebra, Dunex Sukses Tingkatkan Throughput secara Signifikan

Implementasi Industry 4.0 diyakini akan membawa peluang besar untuk merevitalisasi sektor manufaktur dan mendukung visi Indonesia untuk menjadi salah satu dari 10 negara dengan ekonomi teratas di dunia pada tahun 2030. Untuk meraih hasil yang optimal, industri di Indonesia harus memenuhi sejumlah prasyarat seperti: ketersediaan sumber listrik yang melimpah, murah, dan berkesinambungan, ketersediaan infrastruktur jaringan Internet yang menyediakan bandwidth cukup besar dan jangkauan luas, ketersediaan pusat data dengan kapasitas penyimpanan yang memadai, aman dan terjangkau, kebijakan ketenagakerjaan yang efektif, dan tersedianya infrastruktur logistik.

Zebra Technologies, Memandu Revolusi
Zebra Technologies, penyedia solusi digital terdepan yang memungkinkan perusahaan menghubungkan data, aset, dan sumber daya manusia secara cerdas, telah mendorong transformasi digital dan pengadopsian Industry 4.0. Dengan pendekatan inovatifnya, perusahaan ini telah membuka jalan menuju masa depan teknologi yang lebih maju dengan ruang kerja yang efisien dan fleksibel.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem manufaktur di Indonesia yang sepenuhnya memanfaatkan teknologi mutakhir dan Industry 4.0. Oleh sebab itu, setiap hari kami berusaha untuk mengonsolidasikan portofolio solusi dan layanan yang bisa memberdayakan perusahaan dan kolaborator sehingga mereka dapat meraih kesejahteraan dalam lingkungan bisnis yang semakin terdigitalisasi,” kata Eric Ananda, Country Lead Indonesia, Zebra Technologies.

Perusahaan telah mengembangkan berbagai teknologi tracking dan traceability, mulai dari identifikasi dan evaluasi aset secara real-time hingga optimasi manajemen teknologi mobile, meningkatkan standar kualitas perusahaan, sehingga memungkinkan mereka meraih keunggulan yang berkelanjutan di pasar.

Inovasi Berkelanjutan, Masa Depan Sektor Manufaktur
Pengadopsian teknologi baru, kolaborasi yang strategis, dan pelatihan staf yang berkelanjutan merupakan elemen utama untuk memaksimalkan manfaat Industry 4.0. Oleh karena itu, penting bagi dunia usaha untuk mengembangkan budaya inovatif dengan inovasi sebagai pilar kuatnya. Menyediakan teknologi yang canggih bagi karyawan menjadi strategi tepat yang selain meningkatkan efisiensi operasional, juga memberikan kepuasan kerja yang lebih besar.

BACA JUGA:  Peran 3D Machine Vision di Dalam Transformasi Sektor Logistik dan Pergudangan

Bahkan, Global Shopper Study Zebra edisi ke-16 menyoroti bahwa karyawan melihat potensi besar pada tools seperti visibilitas inventaris real-time (85%) dan RFID (82%) untuk meningkatkan kinerja mereka. Solusi-solusi ini juga meningkatkan efisiensi dengan memungkinkan pengendalian menyeluruh terhadap rantai pasokan, mulai dari penerimaan bahan mentah hingga pengiriman produk jadi ke distributor dan pedagang.

Selain itu, otomatisasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas di sektor ini. Teknologi seperti pemindai RFID dan machine vision mentransformasi industri dengan kemampuannya melakukan pengendalian mutu secara ketat, memperluas kemampuan pemindaian, dan menghadirkan presisi yang unik dalam operasional, sehingga memungkinkan para pemimpin operasional memenuhi peraturan dan mempertahankan standar tinggi.

Sama halnya dengan traceability yang berdasarkan pasokan dan sensor suhu dalam cold chain (rantai pasok yang menjaga suhu tetap rendah) secara signifikan meningkatkan pengendalian mutu dan melindungi integritas produk hingga mencapai konsumen.

“Pengadopsian teknologi mutakhir, ditambah implementasi konsep Industry 4.0 di sektor yang kompetitif seperti manufaktur, sangat penting untuk meningkatkan kualitas, agilitas, dan pengambilan keputusan. Hal ini memungkinkan terciptanya industri yang cerdas dan berkemampuan, yang merespons permintaan pasar dengan tepat waktu,” pungkas Ananda.

Tags: Zebra Technologies
Previous Post

KemenPANRB Adakan Bimtek Implementasi Mal Pelayanan Publik Digital

Next Post

Zoan Partner Summit Tampilkan Rangkaian Produk Elektronik Berbasis IT Bersertifikat TKDN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mendukung NVIDIA Nemotron, Dataiku Hadirkan Framework Open Source untuk Explainability Agen AI Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramaikan Indo Intertex 2026, Hikari Hadirkan Mesin Jahit Berteknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Luncurkan HUAWEI Mate 80 Pro, Bawa Kamera Canggih dan Durabilitas Terdepan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT KAI -BSSN Perkuat Keamanan Siber Infrastruktur Transportasi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto