ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Naikkan Belanja Teknologi, Tingkatkan Daya Saing Industri Pergudangan Indonesia

Fauzi
29 September 2023 | 14:00
rubrik: Expert
Naikkan Belanja Teknologi, Tingkatkan Daya Saing Industri Pergudangan Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Eric Ananda, Country Manager for Indonesia, Zebra Technologies

Setelah naik ke peringkat 75 pada tahun 2010, Indeks Kinerja Logistik/Logistics Performance Index (LPI) Indonesia turun ke posisi 61 di antara 139 negara, menurut LPI 2023 dari Bank Dunia. Berdasarkan peringkat terbaru ini, performa logistik di Indonesia kurang kompetitif dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan bahkan Vietnam.

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengakselerasi daya saing adalah dengan mengadopsi teknologi. Dalam Warehousing Vision Study Zebra terbaru, sekitar 57% staf gudang mengatakan bahwa perusahaan mereka meningkatkan kondisi kerja dan mengadopsi teknologi yang mempermudah pekerjaan mereka.

Hampir 87% operator pergudangan dalam studi Zebra yang sama setuju bahwa mereka harus menerapkan teknologi baru agar dapat bersaing di era on-demand economy ini, dengan 80% mengonfirmasi bahwa pandemi telah mendorong mereka untuk berevolusi dan melakukan modernisasi dengan lebih cepat.

Eric Ananda, Country Manager for Indonesia, Zebra Technologies

Tantangan utama dalam memberikan kemudahan pada pekerja
Para pekerja frontliner mengandalkan perangkat wearable dan tablet tangguh yang dapat menjalankan aplikasi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), sekaligus sebagai sarana panduan tugas yang real-time. Mobile printer juga diharapkan menjadi lebih umum karena operator ingin meminimalisir mobilitas dan memenuhi pesanan dengan lebih cepat. Yang perlu diperhatikan, ada juga ketertarikan yang tinggi untuk menggunakan software pengukuran mobile yang dapat melakukan pengukuran paket dan karton secara otomatis. Ini akan menjadi kabar baik bagi mereka yang ingin melepaskan pita pengukur dari sabuk perkakas mereka.

Menariknya, Studi Zebra yang sama melaporkan bahwa staf gudang tidak lagi ragu-ragu untuk menyambut autonomous mobile robots (AMR) di area kerja mereka. Dari sudut pandang para staf, hampir 80% mengatakan bahwa mengurangi jalan kaki per hari akan membuat pekerjaan mereka lebih menyenangkan, meskipun mereka harus mengambil atau menangani lebih banyak barang, dan banyak yang sekarang sangat percaya bahwa AMR dapat membuat pekerjaan gudang jadi tidak terlalu menyebabkan stres. Sebagian besar staf (83%) yang bekerja bersama AMR saat ini mengonfirmasi bahwa produktivitas mereka meningkat dan waktu untuk berjalan/traveling jadi berkurang. Sekitar tiga perempat juga mengklaim bahwa tingkat akurasi mereka membaik, dan hampir dua pertiga menyebutkan AMR berperan atas promosi mereka ke posisi atau peluang yang baru.

BACA JUGA:  Menjembatani Teknologi Masa Kini dan AI di Masa Depan

Faktanya, dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan teknologi membuat lingkungan gudang menjadi lebih menarik bagi para pekerja, terutama pada saat rantai pasokan mengalami kesulitan, dan lebih banyak bantuan yang dibutuhkan. Sebanyak 83% staf yang disurvei saat ini lebih memilih bekerja untuk perusahaan yang memberikan mereka perangkat modern untuk digunakan dalam mengerjakan tugas dibandingkan dengan perusahaan yang memberikan perangkat yang lebih tua atau tanpa perangkat sama sekali.

Kepuasan pekerja adalah kuncinya
Responden Studi Zebra secara umum percaya bahwa otomatisasi dapat membantu mempertahankan lebih banyak orang dalam pekerjaan mereka dan mengisi lowongan yang ada. Oleh karena itu, operator pergudangan berbelanja lebih banyak teknologi yang mendukung penambahan tenaga kerja dan otomatisasi alur kerja. Faktanya, 27% operator pergudangan di seluruh dunia telah menggunakan AMR saat ini. Dalam lima tahun, jumlah tersebut diperkirakan akan tumbuh menjadi 90% di seluruh dunia.

Selain itu, 85% pengambil keputusan di gudang mengatakan bahwa mereka telah menerapkan solusi mobilitas, dan sebagian besar merasa bahwa mereka telah mengoptimalkan penggunaan perangkat tersebut dengan baik agar sesuai dengan tugas, keselamatan, dan persyaratan ergonomis. Para pengusaha juga memanfaatkan teknologi untuk menciptakan shift kerja yang lebih fleksibel, supaya mereka tetap terdepan dalam persaingan dan menarik talenta terbaik di industri ini, di tengah-tengah krisis tenaga kerja yang intens di kawasan ASEAN.

Operator pergudangan dan pengambil keputusan juga sedang mempertimbangkan untuk membangun dan memodernisasi infrastruktur mereka dengan berinvestasi lebih banyak pada radio frequency identification (RFID) dan sistem otomasi industri. Teknologi canggih ini memungkinkan visibilitas yang lebih baik, panduan real-time, dan kinerja berbasis data, serta secara bersamaan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tim. Operator pergudangan bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja dan daya saing pasar secara keseluruhan.

BACA JUGA:  Enam Langkah Dari Fortinet Untuk Mengamankan Tenaga Kerja Jarak Jauh

Membangun resiliensi ekosistem pergudangan dimulai hari ini
Perlu ada kolaborasi yang lebih besar antara simpul-simpul rantai pasokan untuk memperkuat resiliensi ekosistem gudang. Dengan kolaborasi yang lebih besar, kemajuan teknologi dapat terjadi lebih cepat untuk mengubah operasi dan memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat. Bisnis juga dapat mengharapkan pekerja menjadi lebih berdaya dan merasa senang dengan apa yang mereka kerjakan. Pekerja yang bekerja menggunakan teknologi seperti otomatisasi akan merasakan peningkatan produktivitas, mengurangi kesalahan, dan memungkinkan untuk maju ke posisi atau peluang baru.

Operator pergudangan di Indonesia harus mulai mengambil langkah berani untuk beralih dari proses berbasis kertas dan sistem bisnis lama. Selain itu, mereka harus melihat rencana dan proyek teknologi saat ini hingga selesai. Stabilitas tenaga kerja di masa depan dan kemampuan untuk memenuhi ekspektasi pelanggan bergantung pada tindakan yang diambil hari ini.

Bingung harus memulai dari mana dengan perombakan teknologi gudang Anda? Peta jalan berbasis fase ini dapat membantu.

Tags: Zebra Technologies
Previous Post

Panduan Gaji 2023, Tren Gaji Industri di Indonesia Stabil Dibanding Tahun 2022

Next Post

Waspada Dugaan Phishing Meniru WormGPT di Darknet

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Galaxy A02, Apa Bedanya dengan Galaxy A02s?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Digital Meningkat, Ritel Harus Perkuat Sistem Keamanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto