ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kreator & Agensi di Asia Tenggara Bentuk Asosiasi Kreator Regional

Fauzi
14 March 2025 | 10:30
rubrik: Digital
Kreator & Agensi di Asia Tenggara Bentuk Asosiasi Kreator Regional

Ilustrasi, Image: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

Para content creator, talent management agency dan konsultan komunikasi di Asia Tenggara bersatu untuk mendirikan Creators Association of Southeast Asia (CASA), yang bertujuan untuk membangun industri kreator di kawasan ini. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), CASA hadir sebagai platform untuk mendukung para kreator agar terus tumbuh, memajukan standar industri, serta mendorong kolaborasi lintas negara.

Peluncuran CASA menandai langkah besar dalam memperkuat industri content creator dengan bersama-sama memanfaatkan peluang, mengatasi tantangan, serta mendorong praktik kemitraan yang sesuai untuk kemajuan industri ini.

MoU ini ditandatangani oleh para pemimpin industri yang berpengaruh di ekosistem kreator. Beberapa diantaranya adalah Vanya Qinthara, CEO DKCIndo dan pemimpin komunitas IndoBeautyVlogger, memiliki peran sangat penting dalam membangun jaringan kreator kecantikan yang kuat di Indonesia. Selain itu, Jehian Panangian Sijabat, pendiri Mantappu Corp juga turut dalam penandatanganan MoU ini. Saat ini Mantappu telah mengelola beberapa influencer terkemuka seperti Jerome Polin, Koreanreomit, dan Alex Boboholokal. Influencer lainya yang turut berpartisipasi adalah Vina Muliana, seorang influencer dengan 9,8 juta pengikut di TikTok, serta meraih penghargaan Best of Learning & Education di TikTok Indonesia Awards 2021 dan menjadi salah satu pembicara di World Economic Forum (WEF) Davos 2024.

Disamping para kreator, Vero sebagai konsultan komunikasi terbesar di Asia Tenggara juga turut andil dalam kesepakatan ini untuk mewakili industri komunikasi. Di pimpin oleh CEO Brian Griffin, Vero berada di garis depan dalam komunikasi strategis, pemasaran influencer, dan manajemen reputasi. Perusahaan ini baru saja dianugerahi penghargaan Influencer Marketing Agency of the Year oleh Campaign Asia.

“Menjadi content creator bukan sekadar tren—content creator bisa menjadi sebuah jalur karier. Namun, masih banyak kreator yang membutuhkan bimbingan, pengembangan profesional, dan sistem yang menjamin kompensasi yang layak,” ujar Vina Muliana. “CASA akan membantu kreator membangun karier mereka dengan mendorong transparansi, fair pay, dan peluang pengembangan profesional di kawasan Asia Tenggara.”

BACA JUGA:  PaDi UMKM Gelar PaDi Business Forum & Showcase 2025, Sebegini Nilai Transaksinya

Ekonomi kreator di Asia Pasifik pada 2023 diperkirakan mencapai USD 135,2 miliar, dengan lebih dari 207 juta kreator penuh waktu dan paruh waktu yang berkontribusi dalam industri ini. Berdasarkan survei 2025 Influencer Outlook yang dilakukan oleh Vero menemukan bahwa influencer di Asia Tenggara semakin melihat content creation sebagai karier yang menjanjikan, dengan pertumbuhan signifikan dalam konten video, influencer-led events, serta social commerce berbasis AI.

“Saat ini kreator bukan hanya sekedar pembuat konten; mereka adalah pengusaha, pendidik, dan agen perubahan,” kata Jehian Sijabat. “Sebagai talent manager, saya melihat potensi luar biasa dari industri influencer di Asia Tenggara, meskipun di satu sisi mereka juga masih menghadapi beberapa tantangan seperti memahami isi kontrak, mengelola ekspektasi brand partner mereka, dan pertumbuhan karier jangka panjang. CASA akan memberikan struktur dan dukungan yang diperlukan bagi para kreator untuk berkembang—baik di tingkat lokal maupun global.”

Sebelum penanda tanganan MoU ini, CASA telah mengadakan sesi pre-kick-off pertama pada November 2024 mempertemukan kreator dan pemimpin industri dari Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam untuk membentuk visi dan roadmap CASA. Dalam sesi ini mereka berdiskusi mengenai bagaimana memperkuat misi CASA, mengatasi tantangan industri, serta mendorong kolaborasi lintas negara untuk menciptakan aktivitas yang berdampak dan dapat memperkuat ekonomi kreator di Asia Tenggara.

“Content creators Asia Tenggara adalah salah satu yang paling aktif dalam memproduksi konten di dunia, yang menunjukkan kekuatan kita dalam menyampaikan narasi dan berbagi cerita,” kata Vanya Qinthara. “CASA adalah langkah menuju penguatan industri dengan membuat peluang, membuat standar baru, dan membangun suara kolektif untuk mendorong kolaborasi yang lebih baik dengan brands dan agensi.”

BACA JUGA:  Gandeng D&AD, ADGI Siap Gelar Pameran Karya Desain Grafis Terbaik Dunia di Jakarta

Sebagai bagian dari ekspansi regional, CASA akan memperluas jangkauannya ke Vietnam dengan bekerja sama dengan Vietcetera, sebuah perusahaan media Vietnam yang dikenal luas dalam mendukung digital storytelling dan thought leadership di industri kreatif.

“Saat ini ekonomi kreator di Vietnam berkembang pesat, tetapi mereka masih menghadapi tantangan dalam hal monetisasi, standar industri, dan pertumbuhan lintas negara,” kata Hao Tran, CEO Vietcetera. “Kami ingin membawa CASA ke Vietnam, menghubungkan ekosistem kreator lokal dengan komunitas yang lebih luas di Asia Tenggara, serta memastikan mereka memiliki alat, dukungan, dan jejaringan untuk mengembangkan pengaruh mereka.”

Para content creator di Asia Tenggara menyambut CASA sebagai inisiatif yang dibutuhkan untuk menciptakan brand partnership yang transparan, kontrak kemitraan yang setara, serta perlindungan yang lebih baik bagi para content creators.

“Saya sangat terinspirasi melihat bagaimana CASA dapat berkembang dari sekadar ide menjadi sebuah inisiatif yang luar biasa yang mampu menyatukan para pemimpin industri di Indonesia dan Vietnam, dan semoga segera merangkul seluruh ASEAN,” ujar Brian Griffin. “CASA merepresentasikan kolaborasi di era yang baru, di mana influencer, brands, konsultan komunikasi dan talent managers dapat bekerja bersama untuk membangun ekosistem yang lebih kuat dan berkelanjutan. CASA bukan sekadar asosiasi—ini adalah gerakan menuju pertumbuhan jangka panjang dan kesejahteraan bagi industri kreator. Dan ini baru permulaan. Kami berharap dapat menyambut lebih banyak mitra yang memiliki visi yang sama untuk membentuk masa depan industri content creation di kawasan ini.”

Ke depan, CASA akan menyelenggarakan diskusi regional, lokakarya, dan kolaborasi industri di sepanjang 2025 yang akan mempertemukan content creator, talent managers, dan para pemangku kepentingan. Dengan bergabung di CASA, para anggota akan memiliki kesempatan untuk bersama-sama membangun standar industri, memperjuangkan praktik kemitraan yang layak, dan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan content creation di Asia Tenggara.

BACA JUGA:  Digitalisasi Penyiaran Dorong Lahirnya Konten Kreator Baru
Tags: AICASAContent Creator
Previous Post

Aman Bebas Kadmium, Layar Quantum Dot Samsung Kantongi Sertifikasi SGS

Next Post

Melenggang di Indonesia, Segini Banderol Xiaomi Pad 7 Series

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Desty, Startup Teknologi Berkomitmen Berdayakan UMKM di Tanah Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antares, Platform IoT Telkom Diakui Dunia Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Exynos 2200 dengan Xclipse GPU Berbasis AMD RDNA 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto