ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Samsung Rajai Pasar Monitor Gaming Global 6 Tahun Berturut-turut

Fauzi
5 May 2025 | 18:00
rubrik: Product
Samsung Rajai Pasar Monitor Gaming Global 6 Tahun Berturut-turut
Share on FacebookShare on Twitter

Samsung Electronics Co., Ltd. belum lama ini mengumumkan keberhasilannya mempertahankan posisi sebagai merek monitor gaming nomor satu di dunia selama enam tahun berturut-turut, berdasarkan data terbaru dari International Data Corporation (IDC).

Berdasarkan total pendapatan, Samsung memimpin pangsa pasar untuk monitor gaming global sebesar 21,0% pada tahun 2024[1], menegaskan kembali dominasinya dalam industri yang berkembang pesat dan berorientasi pada performa ini. Samsung juga menempati peringkat pertama di segmen monitor OLED global selama dua tahun berturut-turut, dengan meraih pangsa pasar 34,6% hanya dalam dua tahun sejak meluncurkan model OLED pertamanya.

“Momentum Samsung di pasar layar gaming mencerminkan upaya kami yang tiada henti dalam berinovasi dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan para gamer saat ini,” kata Hoon Chung, Executive Vice President, Visual Display Business, di Samsung Electronics.

“Mulai dari pengalaman 3D yang imersif hingga kinerja OLED terdepan di industri, kami sedang membentuk masa depan gaming,” sambungnya.

Pertumbuhan berkelanjutan Samsung didorong oleh lini produk monitor gaming Odyssey yang powerful, yang menetapkan standar untuk pengalaman gaming yang imersif dan berperforma tinggi melalui berbagai model:

  • Samsung Monitor Odyssey 3D (model G90XF): Monitor revolusioner berukuran 27 inci yang menghadirkan pengalaman gaming 3D tanpa kacamata yang imersif, didukung oleh teknologi pelacakan mata dan teknologi unggulan lensa lentikular dari Samsung. Dengan konversi video 2D ke 3D yang mulus melalui Reality Hub, refresh rate 165Hz, dan response time yang sangat cepat 1ms GTG, monitor ini mendefinisikan ulang interaktivitas dan realisme.
  • Samsung Monitor Odyssey OLED G8 (model G81SF): Monitor gaming OLED canggih berukuran 27 inci atau 32 inci dengan resolusi 4K dan refresh rate 240Hz yang menghadirkan akurasi warna luar biasa serta performa sangat cepat berkat teknologi QD-OLED terbaru. Monitor ini memiliki kerapatan piksel tertinggi di kelasnya, response time 0,03ms GTG, serta fitur Samsung OLED Safeguard+ untuk melindungi layar dari dari burn-in.
  • Samsung Monitor Odyssey OLED G6 (model G60SF): Monitor QHD QD-OLED berukuran 27 inci dengan refresh rate yang sangat cepat 500Hz dan response time 0,03ms GTG — dijadwalkan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2025. Odyssey G6 memperluas kepemimpinan Samsung ke segmen gaming yang kompetitif, dengan menghadirkan kecepatan dan responsivitas tingkat elite.
BACA JUGA:  Samsung Tekankan Pentingnya Ekosistem Terbuka untuk Home AI yang Lebih Optimal

Jantung dari dari lini produk generasi terbaru ini adalah teknologi unggulan Quantum Dot OLED dari Samsung, yang meningkatkan akurasi warna, kontras, dan kecerahan dari semua sudut pandang — menjadikannya pilihan utama bagi para gamer yang mencari kualitas gambar yang memukau sekaligus performa kelas atas. Kinerja ketiga Samsung monitor ini semakin ditingkatkan dengan kompatibilitas NVIDIA G-SYNC dan dukungan AMD FreeSync™ Premium Pro[3], yang membantu mengurangi stuttering, gambar patah-patah, dan lag untuk menghadirkan pengalaman gaming OLED terbaik.

Samsung Monitor Odyssey 3D dan Odyssey G9 sudah tersedia untuk pre-order di Indonesia sejak 24 April hingga 9 Mei 2025. Harga mulai dari Rp 14.999.000 hingga Rp 24.999.000. Sementara Odyssey OLED G6 akan tersedia secara global pada paruh kedua tahun 2025.

Tags: IDCMonitor GamingSamsung
Previous Post

Rilis di Indonesia, Apa Saja Kelebihan Smartphone Tri-Fold HUAWEI Mate XT

Next Post

KORIKA Inisiasi Kolaborasi Pengembangan Teknologi AI Untuk Prediksi Penyakit Akibat Perubahan Iklim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto