ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ungkap Kekayaan Hutan Tropis, BRIN Tawarkan Platform Kolaborasi Riset Ke Asean

Ahmad Churi
17 June 2025 | 10:55
rubrik: Event
BRIN Dan Google Arts & Culture Luncurkan Platform Digital Gambar Cadas Prasejarah Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Hutan hujan tropis di negara-negara Asean, khususnya Indonesia menyimpan kekayaan biodiversitas sangat tinggi hingga dikenal dengan Megadiversity Country. Sayangnya, sebagian besar kekayaan biodiversitas ini belum ‘tereksplore’, padahal ia menawarkan peluang yang sangat besar untuk berbagai penemuan ilmiah.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Nurkanto dalam acara Research Collaboration Special Session pada Pertemuan 21st ASEAN Ministerial Meeting on Science, Technology and Innovation (AMMSTI-21) dan 87th Meeting of the Committee on Science, Technology and Innovation (COSTI-87) yang berlangsung (16/06/2025), di Audiorium B.J. Habibie BRIN, Jakarta dilansir portal web Brin, baru-baru ini.

Dalam paparannya yang bertajuk “Terrestrial Biodiversity Expedition”, Arif menjelaskan tujuan program ekspedisi dan penelitian terkait keanekaragaman hayati hutan hujan tropis Indonesia yang berfokus pada riset biosistematika, evolusi, dan ekologi. Selain itu, menurutnya kegiatan ini juga untuk membangun dan memperkuat kapasitas SDM ilmuwan, khususnya peneliti bidang taksonomi yang kini keberadaannya di Indonesia semakin sedikit.

Ekspedisi dibagi menjadi 2 batch, yaitu batch 1 tahun 2025-2027 berlokasi di Kalimantan Barat dan Sumatra dan batch 2 tahun 2028-2030 di Wallacea area sebagai hot spot megabiodiversity area di Indonesia. Program ekspedisi ini menurutnya erat kaitannya dengan agenda nasional, regional, dan global.

“Mewujudkan kehidupan yang selaras dengan alam untuk memastikan keberlanjutan semua bentuk kehidupan di Indonesia melalui konservasi, pemanfaatan berkelanjutan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penguatan sumber daya alam seperti yang tercantum dalam Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan 2025-2045,” tuturnya.

Selain itu selaras juga dengan agenda ASEAN yang tercantum dalam dokumen ASEAN Biodiversity Plan yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi di antara negara anggota ASEAN dalam upaya konservasi, pengelolaan berkelanjutan, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati, serta pembagian manfaat yang adil dari pemanfaatan sumber daya hayati yang kaya di kawasan ASEAN.

BACA JUGA:  Transformasi Digital BLUD, Khususnya RSUD Meningkat Pesat

Secara global, program ini untuk memenuhi target Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework tahun 2050, yaitu keanekaragaman hayati dihargai, dilestarikan, dipulihkan, dan dimanfaatkan secara bijaksana, dan memberikan manfaat yang esensial bagi semua penduduk bumi.
Lebih lanjut Arif menjelaskan persiapan Ekspedisi batch 1 yang melibatkan Kementerian Kehutanan dengan beberapa taman nasional seperti TN Betung Kerihun dan TN Danau Sentarum serta Universitas Tanjungpura dan Universitas Indonesia.

“Topik penelitian dalam ekspedisi ini dibagi menjadi 3 cluster taksa, yaitu flora, fauna, dan mikroorganisma yang tidak hanya menghasilkan data, namun spesimen ilmiah yang sangat berharga, ” ujar Arif. Selanjutnya ia menyebutkan target yang ingin dicapai pada ekspedisi batch 1 ini per tahunnya yaitu: 20 publikasi ilmiah internasional, 5000 spesimen koleksi yang disimpan di National repository di BRIN, 35 spesies baru (new spesies) atau koleksi baru (new record). Ia juga berharap ekspedisi batch 1 dapat melibatkan 80-100 peneliti serta menghasilkan 20-40 mahasiswa S2 dan S3 per tahunnya.

Dalam sesi tersebut, Arif juga membuka peluang kolaborasi riset yang didanai LPDP ini kepada ASEAN member dalam hal riset bersama (joint research), pendanaan bersama (co-funding), pertukaran peneliti (exchange researcher), program postdoktoral dan peneliti tamu di BRIN (postdoctoral and visiting researcher working at BRIN), pengembangan kapasitas peneliti muda (capacity building for young researcher), dan menghasilkan mahasiswa master dan doktor (master students and doctorate candidate), khususnya untuk bidang taksonomi.

Previous Post

Eufy Doorbell 2 Pro, Bel Rumah Pintar dengan Dual Kamera resolusi 2K HD

Next Post

Menkomdigi: Infrastruktur Digital Kunci Pemerataan AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Xiaomi dan Inisiatifnya Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Perkuat Konektivitas Intra-Asia, Berikan Layanan Perdana Pelayaran SCJX Feeders

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto