Mandaya Hospital Group menegaskan posisinya sebagai salah satu pemimpin transformasi digital rumah sakit di Indonesia melalui presentasi strategis pada TOP Digital Awards 2025. Paparan yang disampaikan Chief Technology Officer (CTO) Benedict Sulaiman menekankan bahwa digitalisasi kini menjadi faktor krusial peningkatan kualitas layanan kesehatan modern.
“Transformasi digital bukan lagi elemen pendukung, tetapi key enabler bagi operasional dan masa depan rumah sakit,” ungkap Benedict dalam sesi Penjurian TOP Digital Awards 2025, Jumat (28/11/2025).
Standardisasi Sistem untuk Efisiensi Nasional
Mandaya Hospital Group melakukan penyelarasan strategi dan sistem IT di seluruh unit—Mandaya Puri, Mandaya Karawang, dan Mandaya Antasari—untuk mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi, serta memastikan pengalaman pasien yang lebih konsisten. Langkah ini mencakup integrasi proses bisnis, aplikasi klinis, infrastruktur jaringan, hingga penguatan pusat data berbasis cloud.
Arsitektur Layanan Terintegrasi
Dalam ajang tersebut, Mandaya memperkenalkan arsitektur sistem masa depan yang menghubungkan HIS, EMR/EPR, CPOE, Billing, SCM, hingga PACS–VNA. Ekosistem ini didukung platform digital Care Dokter, yang menawarkan penjadwalan, antrean tunggal, chat, pelacakan pasien, serta integrasi dengan kiosk mandiri dan kanal pembayaran.
“Target kami adalah menghadirkan pengalaman pasien yang mulus dari awal hingga akhir kunjungan,” tambah Benedict.
Inovasi Digital Berbasis AI
Mandaya juga memaparkan inovasi berbasis otomasi dan kecerdasan buatan, termasuk:
- AI untuk laporan MCU, hasil lab, dan radiologi
- Automasi proses medis, HR, dan approval benefit
- Self Payment Kiosk
- Pharmacy Delivery melalui Grab API
- Sistem manajemen keluhan pasien terintegrasi
- Penguatan infrastruktur dengan MFA, WAN optimization, dan network refresh
Program loyalitas pasien dan integrasi TADA turut memperkuat hubungan dengan pengguna layanan kesehatan.
Menuju Sertifikasi Global
Mandaya Hospital Group menargetkan pencapaian standar internasional seperti HIMSS EMRAM & INFRAM, ISO 27001, dan Joint Commission International (JCI) 8th Edition. Seluruh upaya ini diperkuat oleh investasi besar dalam pengembangan kompetensi SDM IT.
“We dare to set new standards—teknologi harus memperkuat manusia, bukan menggantikannya,” tegas Benedict.
Mandaya Hospital Group: Menetapkan Standar Baru
Mandaya mengusung filosofi The Spirit of Mandaya: People Who Dare to Set New Standards, dengan fokus pada pengalaman pasien yang holistik dan berpusat pada manusia.
Benedict menuturkan: “Inti dari Mandaya adalah perawatan yang dipersonalisasi, didukung teknologi medis canggih. Kami menciptakan rumah sakit seperti tidak ada yang lain.”
Tentang Mandaya Hospital Group
Mandaya Hospital Group mengelola rumah sakit bertaraf internasional, termasuk Mandaya Royal Hospital Puri dengan lebih dari 250 tempat tidur, 6 ruang operasi, dan peralatan medis mutakhir. Mandaya Hospital Karawang, yang kini terakreditasi PARIPURNA KARS, menjadi pusat layanan trauma dan jantung terkemuka di Jawa Barat.
Mandaya terus berkomitmen menjadi rumah sakit rujukan nasional yang memadukan layanan klinis kelas dunia dengan pengalaman pasien yang nyaman, personal, dan holistik.
TOP Digital Awards merupakan kegiatan Pembelajaran Bersama sekaligus Pemberian Penghargaan tahunan terbesar tingkat nasional yang diberikan kepada Perusahaan/Instansi yang dinilai berhasil dalam pemanfaatan Teknologi-Informatika, Telekomunikasi, dan Solusi Digital untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan kepada pelanggan atau masyarakat.
Ajang ini diselenggarakan Majalah It Works sejak tahun 2016, didukung dan bekerja sama dengan sejumlah asosiasi, lembaga konsultan, serta pakar, di bidang TI-Telekomunikasi-Solusi Digital terkemuka di Tanah Air.
Editor: Teguh IS.














