ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Agentic AI akan Mentransformasi Cara Pelanggan dan Karyawan Berinteraksi di 2026

Fauzi
25 December 2025 | 11:47
rubrik: Business Solution
Zoom Perkenalkan Jajaran Fitur Baru Berbasis AI

Head of Asia Zoom, Lucas Lu (Paling Kiri) dalam sebuah acara konferensi pers

Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 2026 diperkirakan akan menjadi periode penting, di mana agentic AI akan bertransformasi dari sekadar teknologi pendukung menjadi teknologi krusial dan strategis, yang menopang kinerja utama perusahaan. Dampaknya tidak hanya dapat dilihat pada pengalaman interaksi pelanggan, tetapi juga pada cara karyawan berkolaborasi, belajar, dan tetap terhubung satu sama lain.

Terkait hal ini, Head of Asia Zoom, Lucas Lu, telah merangkum sejumlah tren utama yang patut dicermati di tahun 2026:

1.Agentic AI menjadi infrastruktur utama
Agentic AI dengan keempat kemampuan utamanya — berpikir secara mandiri, mengingat dan memahami konteks, mengeksekusi pekerjaan, serta mengoordinasikan proses kerja — diperkirakan akan semakin mengubah cara karyawan bekerja di tahun 2026, khususnya dengan kemampuan teknologi ini dalam mengubah hasil percakapan dan diskusi ke dalam format yang mudah untuk ditindaklanjuti.

Berbeda dari asisten AI konvensional, agentic AI bisa mengambil tindakan, mengkoordinasikan tugas, dan menjalankan alur kerja secara mandiri tanpa perlu perintah langsung dari pengguna manusia. Dalam skenario lain yang lebih kompleks, pengguna akan bisa memanfaatkan sistem “AI chain-of-command”, di mana agen AI saling berkomunikasi sehingga dapat menghemat waktu yang digunakan untuk kolaborasi manual.

Hal ini menjadikan AI sebagai lapisan penting yang terintegrasi dalam alur pengalaman pelanggan dan kolaborasi karyawan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas rutin maupun memberikan inisiatif strategis. Bahkan, berdasarkan survei terbaru yang dilakukan Zoom, 98% responden di Indonesia menyatakan telah menggunakan AI di lingkungan kerja mereka di tahun ini.

2.Agen virtual berevolusi menjadi “anggota tim” yang dapat diandalkan
Dari sisi pengalaman pelanggan, manfaat AI tidak hanya sekadar menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar atau otomatisasi pekerjaan berulang. Ke depannya, AI juga akan mampu menentukan kapan agen virtual perlu terlibat, jenis agen yang paling tepat untuk digunakan (baik scripted bot, model agentic, maupun asisten suara), serta kapan percakapan pelanggan perlu dialihkan ke agen manusia.

BACA JUGA:  Laptop Infinix XBOOK B14 Meluncur di Indonesia

Guna memastikan keseimbangan optimal antara manusia dan AI dalam setiap interaksi pelanggan, proses pengalihan ini akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti biaya, dampak, dan kualitas pengalaman pelanggan.

Hal tersebut menjadi sangat relevan di Indonesia. Riset yang dilakukan Zoom terhadap para AI natives di Indonesia (pekerja berusia 18 hingga 24 tahun yang tumbuh bersama AI) menunjukkan bahwa 68% dari mereka mengharapkan agen manusia sudah memahami konteks permasalahan secara menyeluruh tanpa perlu pengulangan. Maka dari itu, mereka menginginkan adanya proses peralihan yang mulus antara agen AI dengan agen manusia dalam sebuah percakapan. Di sisi lain, 78% AI natives juga mengharapkan layanan AI yang lebih cepat dan efisien, ini adalah yang tertinggi di kawasan Asia-Pasifik. Hal ini menegaskan bahwa penentuan keseimbangan yang tepat antara peran manusia dan AI akan menjadi faktor kunci keberhasilan bisnis di tahun 2026.

Seiring berbagai organisasi membangun model kolaborasi antar manusia dan AI masing-masing, agen virtual diperkirakan akan berkembang menjadi anggota tim yang berperan strategis dan dapat dievaluasi berdasarkan metrik kinerja, biaya, serta kualitas pengalaman, sebagaimana halnya karyawan manusia.

3.Agentic AI bantu menyelesaikan pekerjaan manual agar karyawan fokus pada pekerjaan yang lebih penting
Para karyawan akan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pekerjaan penting berkat integrasi agentic AI ke dalam alur kerja sehari-hari. Saat ini, AI mendukung para anggota tim dengan menangani pekerjaan manual dan repetitif, seperti memperbarui status proyek, menjadwalkan rapat, merangkum diskusi, dan mengelola daftar pekerjaan yang perlu dilakukan.

Pada 2026, Zoom melihat bahwa agentic AI akan membawa hal tersebut ke tingkat yang lebih tinggi dengan kemampuan teknologi ini untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Misalnya, intelligent agents dapat memberikan rekomendasi rapat yang bisa dilewatkan berdasarkan informasi sebelumnya mengenai peran dan partisipasi pengguna dalam rapat tersebut, atau memberikan perintah proaktif sehingga pengguna bisa memahami agenda rapat, tugas-tugas dari percakapan sebelumnya, serta informasi penting sebelum rapat dimulai. Dengan demikian, karyawan dapat memusatkan waktu dan energi mereka pada kreativitas, strategi, dan hubungan antarmanusia — faktor-faktor yang tetap penting di era AI ini.

BACA JUGA:  Finnet, Penyedia Layanan Payment Gateway Andal Kandidat TOP Digital Awards 2024

“Tantangan utama saat ini adalah kualitas AI yang menjadi titik penting bagi perusahaan yang ingin memperluas kemampuan agentic AI. Riset yang sama menemukan bahwa frustrasi terbesar dalam penggunaan AI di tempat kerja bagi kelompok AI natives di Indonesia (42%) adalah keterbatasan pemahaman konteks pada sistem AI yang digunakan untuk memberikan rekomendasi yang dibutuhkan,” jelas Lucas.

“Kami memperkirakan bahwa untuk mengatasi masalah kualitas ini, banyak perusahaan akan mengadopsi pendekatan federated terhadap AI, yakni dengan memanfaatkan berbagai model AI untuk mencapai akurasi, fleksibilitas, dan efisiensi biaya yang lebih tinggi. Dengan demikian, perusahaan dapat memastikan bahwa sistem AI mereka tetap adaptif, tangguh, dan siap menghadapi masa depan di mana penggunaan agentic AI diperluas ke seluruh unit bisnis mereka,” tandasnya.

Tags: Agentic AIAIZoomZoom Video Communication
Previous Post

Indosat, Arsari Group dan Northstar Group Berkolaborasi Perkuat Tulang Punggung Digital Nasional

Next Post

Ucapan Natal Bisa Jadi Perangkap! BNI Peringatkan Nasabah Soal Penipuan Digital Berkedok Hadiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Muaro Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geber Digitalisasi, BTN Grand Launching Super Apps bale by BTN

    2 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Red Hat Tech Day: Jakarta 2026, Red Hat Tempatkan Realitas AI Melampaui Hype

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto