ItWorks.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Sepanjang tahun 2026, Pemkot Tangerang menargetkan pembangunan 10 Pojok Literasi Masyarakat (POLIMA) yang akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis dan mudah diakses warga.
POLIMA dirancang dalam bentuk booth literasi modern yang dilengkapi QR Code. Melalui pemindaian QR Code tersebut, masyarakat dapat mengakses ribuan koleksi buku digital milik Perpustakaan Daerah Kota Tangerang dengan mudah menggunakan gawai masing-masing.“POLIMA merupakan bagian dari transformasi digital layanan literasi. Dengan konsep ini, masyarakat tidak lagi terbatas ruang dan waktu untuk membaca. Koleksi buku digital yang tersedia juga sangat beragam, sehingga bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan,” ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi dilansir Diskominfo Pemkot Tangerang melalui portal web resminya, baru-baru ini.
Dikatakan, pembangunan POLIMA akan difokuskan di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas warga, salah satunya Griya Kita Bersama (GKB) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Tangerang.“Kami menargetkan tahun ini pembangunan atau penyediaan 10 POLIMA bisa direalisasikan. Saat ini prosesnya sudah dalam tahap koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk dengan Dinas Perkimtan untuk menentukan lokasi strategis yang tepat,” ujarnya.
Menurutnya, GKB dan community center dipilih karena menjadi ruang publik yang aktif dan berada di tengah kawasan permukiman, sehingga diharapkan mampu mendekatkan akses literasi langsung ke masyarakat.
Pemkot Tangerang memproyeksikan kehadiran POLIMA dapat mengakselerasi peningkatan minat baca sekaligus mempermudah akses literasi di ruang-ruang publik. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu solusi inovatif dalam menghadapi tantangan literasi di era digital.
Pemkot Tangerang optimistis target pembangunan 10 POLIMA pada 2026 dapat tercapai sesuai rencana, sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaat dari terobosan layanan literasi tersebut.“Harapannya, POLIMA tidak hanya menjadi fasilitas membaca, tetapi juga ruang belajar bersama yang mendorong tumbuhnya masyarakat Kota Tangerang yang lebih literat dan berdaya saing,” pungkasnya.














