ItWorks.id- IPC Terminal Petikemas Area Jambi memperkuat dukungan terhadap ekspor kayu manis asal Jambi melalui optimalisasi layanan logistik di Pelabuhan Talang Duku. Langkah ini dilakukan seiring kerja sama strategis antara PT Pelabuhan Indonesia Regional 2 Jambi dan Cassia Co-Op untuk mendorong ekspor kayu manis Kerinci ke berbagai negara tujuan.
Melalui kolaborasi tersebut, ekspor kayu manis menggunakan petikemas ditargetkan mencapai 1.500 ton sepanjang 2026 dengan tujuan pasar Amerika, Eropa, hingga Asia. Kayu manis menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia di pasar global, dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap pasokan dunia. Sementara itu, wilayah Kerinci, Jambi, dikenal sebagai salah satu sentra utama penghasil kayu manis berkualitas ekspor.
Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, mengatakan kesiapan operasional terminal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus ekspor komoditas daerah. “Sebagai operator terminal, kami memastikan kesiapan layanan logistik agar tetap efisien dan terintegrasi sehingga distribusi dapat berlangsung lebih lancar dan tepat waktu. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga daya saing komoditas unggulan daerah di pasar global,” ujarnya dilanasir dalam rilis pers, baru-baru ini.
Menurut Wedhar, Jambi tidak hanya memiliki potensi ekspor kayu manis, tetapi juga sejumlah komoditas unggulan lain seperti kopi, karet, dan pinang yang berpeluang besar menembus pasar internasional. Karena itu, keberadaan pelabuhan dan sistem logistik yang andal dinilai menjadi penghubung penting bagi produk lokal untuk menjangkau pasar dunia.
“Pada prinsipnya, pelabuhan siap mendukung geliat ekspor komoditas asli Jambi. Tidak hanya kayu manis, masih banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan bersama. Tentunya hal ini membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, serta seluruh pemangku kepentingan agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan,” ujarnya.
Dukungan logistik yang efisien dinilai tidak hanya memperlancar distribusi barang, tetapi juga membuka akses pasar internasional yang lebih luas bagi komoditas lokal. Selain meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha, penguatan rantai logistik juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani kayu manis di daerah penghasil.
Ke depan, IPC TPK Area Jambi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan dan efisiensi operasional guna memperkuat peran Pelabuhan Talang Duku sebagai gerbang ekspor komoditas unggulan Jambi ke pasar internasional.














