ItWorks.id- Meningkatnya ancaman kejahatan siber yang terus berkembang menuntut keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan ruang digital nasional. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pun berharap Ikatan Alumni Sandi Negara (Ikasara) dapat mengambil peran lebih strategis sebagai pusat pemikiran (think tank) dan jembatan kolaborasi dalam memperkuat ketahanan siber Indonesia.
Harapan tersebut disampaikan Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, saat memberikan arahan dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikasara Periode 2025–2028 di Aula dr. Roebiono Kertopati, Depok, (3/6/2026). Menurut Nugroho, kompleksitas ancaman siber yang dihadapi Indonesia saat ini membuat BSSN tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, peran komunitas profesional dan para alumni yang memiliki kompetensi di bidang persandian dan keamanan siber menjadi semakin penting.
“Di sinilah Ikasara harus hadir sebagai kekuatan pendukung yang solid. Pengabdian alumni tidak berhenti saat purna tugas atau berpindah tugas, tetapi berlanjut melalui kontribusi intelektual dan kolaborasi strategis demi persandian dan keamanan siber Indonesia,” tegasnya dilansir dalam rilis pers.
Nugroho menilai pengukuhan pengurus baru harus menjadi momentum bagi Ikasara untuk bertransformasi menjadi think tank yang mampu menghasilkan kajian mendalam, gagasan strategis, hingga inovasi teknologi yang dapat mendukung penyusunan kebijakan keamanan siber dan persandian nasional yang adaptif terhadap perkembangan ancaman digital.
Di tengah meningkatnya serangan siber terhadap sektor pemerintahan, bisnis, hingga masyarakat, keberadaan Ikasara diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan komunitas keamanan siber. Dengan demikian, upaya menjaga kedaulatan dan keamanan ruang siber nasional dapat dilakukan secara lebih kolaboratif.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Ikasara Pratama Dahlian Persadha memimpin prosesi pengukuhan pengurus baru. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penganugerahan tanda anggota kehormatan “Sandi Rakshaka” kepada Kepala BSSN sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam pengembangan sumber daya manusia serta kemajuan ekosistem persandian dan keamanan siber nasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para mantan Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), pengurus Ikasara periode sebelumnya, serta jajaran pimpinan tinggi BSSN. Melalui penguatan peran alumni dan kolaborasi lintas sektor, BSSN berharap tercipta ruang siber nasional yang semakin aman, andal, dan tepercaya di tengah tantangan kejahatan siber yang terus meningkat.














