ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Adopsi AI di Sektor Keuangan Melesat di Tengah Kesenjangan Tata Kelola dan Kendala Infrastruktur

Fauzi
23 June 2026 | 11:03
rubrik: Digital
Adopsi AI di Sektor Keuangan Melesat di Tengah Kesenjangan Tata Kelola dan Kendala Infrastruktur

Image: Nutanix

Share on FacebookShare on Twitter

Nutanix mengumumkan temuan dari laporan tahunan Financial Sector Enterprise Cloud Index (ECI) yang kedelapan. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun organisasi layanan keuangan mengadopsi AI dengan cepat, banyak di antaranya yang masih kesulitan untuk memperluas skala pemanfaatannya secara efektif karena aspek tata kelola, infrastruktur, dan kesiapan operasional mereka masih tertinggal.

Temuan-temuan utama:

  • Shadow AI kian marak dan menimbulkan risiko yang signifikan: sebanyak 66% eksekutif IT melaporkan bahwa karyawan menggunakan AI yang tidak diizinkan resmi, sementara 86% di antaranya mengatakan bahwa fenomena tersebut menimbulkan risiko bisnis.
  • Tata kelola dan proses menjadi hambatan terbesar: Kompleksitas proses (38%) dan faktor organisasi, termasuk kepemimpinan dan keahlian (34%), lebih besar pengaruhnya dibandingkan keterbatasan teknis (28%) saat meningkatkan skala penerapan AI.
  • Kedaulatan data menciptakan ketegangan yang semakin meningkat: Meskipun 79% organisasi memprioritaskan kedaulatan data, 62% di antaranya masih menjalankan beban kerja yang berbasis kontainer di public cloud, sehingga menciptakan “Sovereignty Debt” yang terus menumpuk.
  • Kontainerisasi semakin dipercepat sebagai fondasi bagi AI: Sebanyak 90% mengatakan bahwa AI memacu pengadopsian kontainer, sementara 89% memperkirakan tren kontainerisasi ini akan terus berkembang.

Hasil temuan ini menunjukkan adanya titik balik bagi industri layanan keuangan, di saat berbagai organisasi saling berlomba untuk meningkatkan skala penerapan AI di tengah meningkatnya tekanan regulasi dan operasional.

Di tengah upaya organisasi memacu implementasi, 68% mengakui bahwa infrastruktur mereka belum sepenuhnya siap untuk mendukung beban kerja AI secara on-premises, sementara hampir dua pertiga (64%) memilih untuk mengandalkan penyedia pihak ketiga untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Untuk beranjak dari sekadar tahap adopsi menuju penerapan skala besar, organisasi perlu menyelaraskan infrastruktur, tata kelola, dan proses operasional secara lebih padu demi memastikan AI dapat dijalankan secara aman sekaligus tunduk pada regulasi yang berlaku.

BACA JUGA:  ManageEngine Kenalkan Kemampuan DEX di Endpoint Central

Jay Tuseth, Vice President, APJ di Nutanix, mengatakan “Di seluruh wilayah APJ, persaingan kini bukan lagi sekadar tentang siapa yang memiliki model AI paling canggih, melainkan tentang siapa yang mampu meningkatkan skala penerapannya secara aman dan bertanggung jawab. Di saat lembaga keuangan menghadapi peningkatan risiko yang semakin besar terkait kedaulatan data dan penggunaan AI yang tidak diizinkan resmi, keberhasilan menuntut peralihan ke arah platform berbasis kontainer yang fleksibel, yang mampu menyatukan berbagai beban kerja di seluruh lingkungan hybrid. Pemenang dalam kompetisi ini bukanlah mereka yang sekadar memiliki anggaran komputasi terbesar, melainkan mereka yang berhasil menyelaraskan infrastrukturnya dengan tuntutan regulasi regional dan kedaulatan data.”

Untuk tahun kedelapan berturut-turut, Nutanix memprakarsai studi riset global untuk menilai kondisi adopsi cloud, kontainerisasi, dan penerapan aplikasi GenAI. Dilaksanakan pada November 2025 oleh Wakefield Research, survei ini mengumpulkan tanggapan dari 1.600 eksekutif di bidang cloud, TI, dan engineering dengan jabatan minimal setingkat manajer.

Para responden mewakili berbagai organisasi yang memiliki 500 karyawan atau lebih di sejumlah negara, meliputi Australia, Brasil, Prancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Meksiko, Belanda, Kerajaan Arab Saudi, Singapura, Spanyol, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.

Tags: AIfinancial technologyGenerative AINutanix
Previous Post

Indonesia Jadi Mitra INNOPROM 2026, Perkuat Kerja Sama Industri dengan Rusia dan Eurasia

Next Post

Studi: Hanya 14% Orang Indonesia Merasa Sangat Aman Secara Finansial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hytera Luncurkan Smart PoC Radio P60 di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rilis di Indonesia, Begini Spek Lengkap dan Harga Samsung Galaxy A25 5G

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkom Test House, Tempat Uji Perangkat Jaringan dan Infrastruktur Telekomunikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Gelar Digiland Run 2026, Telkomsel Berkomitmen Tanam 26.325 Pohon Mangrove

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto