ItWorks.id-IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui kegiatan “Bakti IPC TPK” bertema “Sehari Mengenal Dunia Petikemas Bareng IPC TPK” di SMA Negeri 13 Jakarta.
Kegiatan edukasi dan aksi peduli ini diinisiasi sebagai jembatan sinergi antara perusahaan dengan masyarakat sekitar di luar lingkungan operasional Pelabuhan. Aksi ini dilakukan sekaligus sebagai upaya memperkenalkan industri logistik dan terminal peti kemas kepada generasi muda, khususnya para siswa-siswi di wilayah Jakarta Utara.
Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko IPC TPK, Yanuar Evyanto, menyampaikan, melalui program Bakti IPC TPK, pihaknya ingin membuka wawasan para siswa/siswi mengenai pentingnya peran pelabuhan dan rantai pasok dalam mendukung perekonomian nasional. “Kami juga sangat mendukung kegiatan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah karena selaras dengan prinsip ESG yang diterapkan di IPC TPK” ujarnya dalam rilis pers (23/06/2026), di Jakarta.
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat di bidang pendidikan, lingkungan, dan pengembangan generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, IPC TPK memperkenalkan industri logistik dan terminal petikemas kepada para siswa di Jakarta Utara agar lebih memahami peran pelabuhan dalam mendukung perekonomian nasional.
Direktur Keuangan, Yanuar Evyanto, menambahkan bahwa program Bakti IPC TPK selain bertujuan membuka wawasan pelajar mengenai pentingnya pelabuhan dan rantai pasok, sekaligus mendorong kesadaran pengelolaan sampah yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan perusahaan.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan materi mengenai bisnis terminal petikemas, serta penyerahan bantuan fasilitas kebersihan berupa tempat sampah dan mesin pencacah sampah untuk mendukung pengelolaan sampah mandiri di lingkungan sekolah. Acara juga dikemas secara interaktif melalui kuis dan permainan edukatif yang melibatkan para siswa.
Selain edukasi, IPC TPK turut memberikan ruang pengembangan bakat melalui coaching clinic futsal yang dipandu oleh pekerja IPC TPK sekaligus mantan atlet Futsal Timnas Indonesia, Randy Satria. Dalam sesi tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pelatihan teknik bermain futsal, tetapi juga pembelajaran mengenai sportivitas, kerja sama tim, dan semangat juang yang menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Yanuar menegaskan, IPC TPK berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pengelolaan lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan potensi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.














