ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BI: Likuiditas Ekonomi Menguat, Uang Beredar Tumbuh 10,8 Persen

Ahmad Churi
23 June 2026 | 20:07
rubrik: Event
BI: Likuiditas Ekonomi Menguat, Uang Beredar Tumbuh 10,8 Persen
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Likuiditas perekonomian nasional menunjukkan penguatan pada Mei 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp10.415,9 triliun atau tumbuh 10,8% secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 9,2% pada April 2026.

“Peningkatan likuiditas tersebut didorong oleh membaiknya penyaluran kredit perbankan, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), serta penguatan aktiva luar negeri bersih,” ungkap Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, dalam rilis pers (23/06/2026), di Jakarta.

Disebutkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Mei 2026, M2 tumbuh sebesar 10,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan April 2026 sebesar 9,2% (yoy) sehingga mencapai Rp10.415,9 triliun. Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 15,3% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,0% (yoy).

Perkembangan M2] pada Mei 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 10,8% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada April 2026 sebesar 9,4% (yoy).[2] Sementara itu, aktiva luar negeri bersih pada Mei 2026 tumbuh sebesar 5,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,7% (yoy).

Dari sisi komponen penyusun, uang beredar sempit (M1) tumbuh 15,3% menjadi Rp6.025 triliun, terutama didorong kenaikan giro rupiah yang meningkat 23,9%. Sementara itu, uang kuasi tumbuh 6 persen menjadi Rp4.319,3 triliun, ditopang oleh pertumbuhan giro valuta asing sebesar 10,5 persen dan tabungan lainnya yang naik 22,2%.

Tercatat penyaluran kredit perbankan juga terus meningkat. Hingga Mei 2026, kredit tercatat mencapai Rp8.759 triliun atau tumbuh 10,8%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 9,4 persen pada April 2026. Pertumbuhan kredit terutama berasal dari segmen korporasi yang melonjak 17,2 persen, sedangkan kredit kepada debitur perorangan tumbuh 3,4%.

BACA JUGA:  Talasi.com Berdayakan Ekonomi Masyarakat Petani

Berdasarkan jenis penggunaannya, Kredit Investasi (KI) menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 20,5%, terutama mengalir ke sektor keuangan, real estat, jasa perusahaan, transportasi, dan komunikasi. Kredit Modal Kerja (KMK) tumbuh 7,9%, sementara Kredit Konsumsi (KK) tetap meningkat 5,8 persen meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Di sisi penghimpunan dana, DPK perbankan mencapai Rp9.698,7 triliun atau tumbuh 10,8 %secara tahunan. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan giro sebesar 20,4 % dan tabungan sebesar 10,2%. Berdasarkan kelompok nasabah, DPK korporasi tumbuh 18,6%, jauh lebih tinggi dibandingkan DPK perorangan yang naik 3,5 %.

Kinerja sektor properti juga tetap solid. Kredit properti tumbuh 17,2%, didukung peningkatan KPR, KPA, kredit konstruksi, serta kredit real estat yang tumbuh 14,5%. Sementara itu, kredit UMKM mulai menunjukkan perbaikan dengan pertumbuhan 0,6 persen, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,2%, terutama ditopang kredit investasi UMKM yang tumbuh 12,5%.

Data BI menunjukkan likuiditas perbankan masih berada pada level yang memadai untuk mendukung pembiayaan sektor riil. Menguatnya pertumbuhan kredit, simpanan masyarakat, dan aktivitas korporasi dinilai menjadi sinyal positif bagi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II 2026.

Pada Mei 2026, M2 tumbuh sebesar 10,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan April 2026 sebesar 9,2% (yoy) sehingga mencapai Rp10.415,9 triliun. Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 15,3% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,0% (yoy).

Tags: uang beredar
Previous Post

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Gulirkan Delapan Stimulus

Next Post

IPC TPK Jalankan TJSL, Kenalkan Industri Petikemas dan Dukung Pengelolaan Sampah di Sekolah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus Harus Kuasai Teknologi untuk Dukung Indonesia Masuk 10 Ekonomi Terbesar Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ingram Micro Indonesia Jalin HiAware Hadirkan Inovasi Solusi Keamanan Siber

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei MatePad 11.5 PaperMatte Edition Resmi Rilis di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto